Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pramuka SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar Terima 73 Tamu Ambalan

Metro Bali
single-image
Peserta upacara Perkemahan Satu Hari (PERSARI) Penerimaan Tamu Ambalan, Sabtu (20/7/2019).
Setiap anggota pramuka hendaknya harus bermakna serba guna seperti lambang pramuka yaitu tunas kelapa yang melambangkan bahwa setiap anggota pramuka hendaknya serbaguna seperti kegunaan seluruh bahagian pohon kelapa tersebut. Keyakinan ini akan dapat sebagai pendorong untuk selalu berusaha dalam melakukan kreativitas dalam perkembangan kepribadian kemandirian dan percaya diri, sehingga pada akhirnya adik-adik menjadi generasi muda yang berguna dan bermanfaat bagi keluarga bangsa dan negara yang kita cintai ini.
Hal itu disampaikan oleh Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan, Dewa Gede Sukmantara, SE.,MM. dihadapan peserta upacara Perkemahan Satu Hari (PERSARI) Penerimaan Tamu Ambalan, Sabtu (20/7/2019).
Menurutanya, pengalaman telah membuktikan bahwa kegiatan kepramukaan berdampak positif dalam mengatasi berbagai masalah dan tantangan kaum muda serta mampu membentuk karakter, karena hakekat kegiatan kepramukaan adalah pendidikan non formal yang dilaksanakan diluar lingkungan sekolah dan diluar lingkungan keluarga sesuai yang tercatum dalam Satya Pramuka dan Dasa Darma Pramuka. “Oleh sebab itu kepada adik-adik pramuka selalulah berusaha berbuat baik  dalam menempuh kehidupan ini,” kata Dewa.
Rudianto, Selaku Pembina Pramuka menjelaskan Kegiatan Persari Penerimaan Tamu Ambalan adalah perkemahan yang dilakukan untuk menyambut siswa baru SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar, perkemahan ini dilaksanakan selama satu hari. Dengan tujuan supaya siswa baru SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar bisa mengenal Adat Pramuka SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar.
Dalam kegiatan ini siswa dituntut untuk menjadi siswa yang kreatif dan tangkas dan sudah menjadi tradisi Pramuka SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar dari Pramuka Penggalang menjadi Pramuka Penegak supaya adik-adik mampu meningkatkan ketaqwaan terhadap tuhan YME, memperkuat tali persaudaraan dan ikut mengembangkan jati diri bangsa, memperoleh pengalaman serta mengasah keterampilan dan sebagai sarana pendidikan kepramukaan sesuai Permendikbud Nomor 63 Tahun 2014 tentang Pendidikan Kepramukaan sebagai Kegiatan Ekstrakurikuler Wajib pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. “Melalui Persari ini mudah-mudahan bermanfaat dalam sehari-hari nantinya khususnya pengembangan generasi muda kedepan,” ujar Rudianto.
Lebih lanjut dikatakannya bahwa prosesi Pelantikan Adik-adik Pramuka Tamu Ambalan baru untuk menjadi anggota Gugus Depan 04.01-04.02 dengan Dewan Ambalan Patimura dan Martha Christina Tiahahu dilaksanakan dengan mengucapkan janji pramuka yaitu Tri Satya. Sebuah janji yang diikrarkan oleh para anggota Pramuka. Di dalam Tri Satya terdapat 6 kewajiban, yaitu Tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila, Sesama hidup, Masyarakat dan Dasa Darma. (hd)
Bagikan :
Baca Juga :
Ruwat-Rawat Borobudur digelar mulai 18 April

Leave a Comment

Your email address will not be published.