Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Polsek Densel Bongkar Jaringan Curanmor

Metro Bali
single-image

Nanang Prihasmoko

Denpasar (Metrobali.com) –

 Satuan Reskrim Polsek Denpasar Selatan (Densel) mengungkap jaringan curanmor (pencurian kendaraan bermotor). Dua orang sebagai pelaku utama, yakni Raka Bagus Herdani alias Colek (23) dan Muhamad Fatluhun Jali alias Lu’um (17). Sedangkan empat orang selaku penadah, Sakban (38), Cosmas Boy Sumba (31), Kadek Budayasa (31) dan Paijo.

Terungkapnya kasus curanmor ini, berawal saat anggota Reskrim melaksanakan operasi di kala subuh. Petugas mendapat infomasi dari masyarakat yang curiga terhadap Muhamad Fatluhun Jali yang sering gonta ganti motor kemudian ditawarkan ke teman-temannya.

“Mendapat informasi itu, anggota kami langsung mendatangi tempat tinggal Fatluhun di Jalan Palapa XIV nomor 3 Sesetan,” kata Kapolsek Densel Kompol Nanang Prihasmoko, dihubungi di Denpasar, Minggu (19/4).

Nanang menjelaskan, Fathluhun yang diinterogasi petugas, pada Senin (13/4) lalu mengakui perbuatannya dan hanya bertugas sebagai pengantar, sementara tersangka Colek melakukan aksi curanmor. Mendapat pengakuan Lu’um polisi langsung menggerebek kos Colek di Jalan Ceningan Sari, Sesetan dan ditemukan Satria FU dengan nomor plat palsu.

“Colek tidak bisa mengelak dan mengaku sudah beraksi di 10 TKP, yakni wilayah Densel, Kuta Selatan, Kuta, Denpasar Timur dan  Singaraja,” kata Nanang.

Tertangkapnya kedua pelaku, terungkap juga keterlibatan empat orang penadah, masing-masing  Sakban yang bekerja sebagai buruh bangunan tinggal di Jalan Palapa, Sidakarya. Cosmas Boy asal Sumba yang bekerja sebagai sopir taksi,  Kadek Budayasa asal Singaraja dan Paijo.

“Kami mengamankan 4 Suzuki Satria FU, 2 Vario, 2 Beat, 2 Revo, dan 1 Suzuki Thunder,” terang mantan Kapolsek Kerambitan Tabanan ini.

Sementara, salah seorang korban yang melapor ke Polsek Densel awal April 2015 lalu adalah Sukonco (22). Pria ini kehilangan Satria FU, Senin (30/3) saat parkir di Jalan Palapa IX, Gg Nemo, nomor 1 Sidakarya.

Baca Juga :
Kedutaan Besar AS Di Yaman Ditutup Buat Umum

“Kami masih kembangkan pengungkapan ini. Para tersangka baru pertama kali ditangkap alias belum ada tercatat sebagai residivis,” demikian Nanang. SIA-MB 

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.