Polisi Buru Oknum Pengganti Call Centre Asli

Metro Bali
single-image

Kasat Reskrim saat melakukan olah TKP.1

Jembrana (Metrobali.com)-

Modus penipuan melalui mesin anjungan tunai mandiri (ATM) kian meresahkan warga Kabupaten Jembrana. Bahkan dalam semalam dua mesin ATM BRI hendak dibobol. Kini pelaku penipuan dengan modus mengganti nomor call centre asli dengan nomor palsu diburu Polres Jembrana.

Dari informasi, Rabu (25/3), modus penipuan terjadi di ATM BRI Medina di Desa Kaliakah, Kecamatan Negara. Dalam aksinya itu, pelaku mengganti nomor call centre bank dengan nomor nomor call centre palsu dan memasukkan tusuk gigi ke dalam tempat memasukkan kartu ATM.

Upaya tersebut dengan maksud, jika ada warga yang hendak menarik uangnya lewat ATM, namun menemui kesulitan seperti kartu ATM tertinggal didalam pelaku berharap warga tersebut menghubungi nomor yang telah dipasang sebelumnya. Dengan demikian pelaku akan mudah untuk mengarahkannya.

Kasus ini terungkap ketika seorang warga dari Kaliakah akan menarik uang di ATM BRI Madina di desa Kaliakah. Benar, kartunya tertelan dan tidak bisa keluar. Tiba-tiba datang seseorang sambil meninjuk nomor call centre yang tercantum didalam ruang ATM untuk segera dihubungi.

Karena mencurigakan warga Kaliakah itu tidak menghiraukannya, namun menghubungi call centre asli yang telah diketahuinya. Ketika teknisi resmi datang, orang yang memberi tahu untuk menghubungi nomor palsu itu langsung pergi dengan menggunakan mobil jazz.

Kejadian kedua terjadi di ATM BRI di SPBU Desa Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo. Di SPBU ini, teknisi menemukan seorang lelaki sedang menempelkan stiker call centre palsu di ruang ATM, sementara dua lainnya berasda didalam mobil jazz.

Karena curiga teknisi ini kemudian menghubungi kerabatnya yang seorang polisi. Namun sebelum saudaranya datang, ketiga pria tersebut sudah melarikan diri dengan mobilnya.

Polisi bersama temannya kemudian melakukan pengejaran. Dalam pengejaran itu polisi hanya berhasil mengamankan mobil jazz yang ditinggalkan pelaku disebuah gudang serabut kelapa milik Ibu Tini (43) di Desa Yeh Sumbul, Kecamatan Mendoyo.

Mobil Honda Jazz warna silver metalik nopol B 2743 TP itu kemudian diamnkan di Polres Jembrana. Dari dalam mobil itu, polisi berhasil menemukan 4 koper pakaian, satu buah paspor dan kartu pers Majalah Metro Pol atas nama Lukman Nurul Hakim (40) asal Paya Kumbuh. Tiga buah jam tangan warna kuning, struk transfer BCA ke Rek 550501017852538 A.n. Kusuma Wahyu Ningsih. Satu photo perempuan dan beberapa botol air mineral dalam kemasan.

Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gusti Made Sudarma Putra seizing Kapolres Jembrana, Rabu (25/3) mengatakan dalam aksinya pelaku menutup nomor call centre asli dengan nomor call centre yang dibawa. “Kasusnya masih kami selidiki, apalagi pelaku sudah terekam CCTV” ujarnya.

Turut diamankan stiker call centre palsu, tusuk gigi dan sebuah mobil jazz yang diduga milik pelaku. MT-MB

Bagikan :
Baca Juga :
Kapolda : Korban Kebakaran Karubaga Masih Mengungsi

Leave a Comment

Your email address will not be published.