Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

PKKMB Penting Sebagai Kelengkapan Wisuda

Metro Bali
single-image

pkkmb universitas udayana

Denpasar (Metrobali.com)-

Calon mahasiswa hendaknya secara sungguh-sungguh mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) hingga lulus, sebab sertifikat yang diperoleh dapat sebagai kelengkapan dalam wisuda nanti.

“Mahasiswa dalam mengikuti proses pembelajaran mampu meraih indek prestasi tinggi, namun yang bersangkutan tidak dinyatakan lulus pada PKKNB tidak bisa diwisuda,” kata Rektor IKIP PGRI Bali, Dr. I Made Suarta, S.H., M.Hum di Denpasar, Kamis (4/9).

Oleh sebab itu, calon mahasiswa perlu dengan kesungguhan hati mengikuti semua kegiatan pengenalan kehidupan kampus, selain untuk meraih kelulusan juga merupakan bagian dari budaya akademik agar mempu meningkatkan daya saing bangsa.

Rektor Suarta pada acara pembukaan PKKMB mengingatkan bahwa mahasiswa baru dalam memasuki kehidupan kampus memerlukan proses adaptasi untuk dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan termasuk proses pembelajaran di perguruan tinggi.

Banyak mahasiswa baru yang secara psikologis belum siap untuk melaksanakan proses pembelajaran pendidikan tinggi, maka dari itu program ini dinilai penting karena akan berpengaruh terhadap kesuksesan yang bersangkutan dalam menempuh studinya.

Melalui PKKMB, calon mahasiswa akan diberikan pemahaman tentang berbagai aspek pengetahuan di bidang pendidikan tinggi termasuk sarana prasarana yang dapat dimanfaatkan serta cara memanfaatkannya, kata rektor yang didampingi sekretaris Yayasan Ngurah Oka SH.

Jadi setiap mahasiswa di lingkungan IKIP PGRI Bali wajib mengikuti kegiatan pengenalan kehidupan kampus, dengan maksud supaya setiap mahasiswa memiliki kesiapan lebh dini untuk beradaptasi dalam proses pembelajaran di sini, kata dia.

Ketua Panitia PKKMB IKIP PGRI Bali, Drs IGB Ardana Adnya MSi melaporkan bahwa calon mahasiswa yang mengikuti program ini tercatat sebanyak 626 orang, sekitar 200 calon mahasiswa di antaranya adalaah generasi muda asal Nusa Tenggara Timur.

Calon mahasiswa digembleng dalam program ini selama empat hari hingga 7 September 2014 di Kampus maupun di sekitar kelurahan Tonja dengan melakukan kegiatan bersih-bersih dan penutupan di areal Pura Gunung Raung Kabupaten Gianyar. AN-MBĀ 

Bagikan :
Baca Juga :
Oegroseno Usulkan Data Korupsi Gunakan Sistem Online

Leave a Comment

Your email address will not be published.