Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

PERWIRA Bali : Penggunaan Platform Digital Harus Mampu Tingkatkan Kewirausahaan UKM Bangli

Metro Bali
single-image

Talkshow Kewirausahaan Menyambut Hari Ibu’ di Toya DeVasya, Natural Hot Spring & Wellness Resort di Kintamani, Bangli, Kamis (12/12/2019).

Bangli (Metrobali.com) 

DPD Perkumpulan Perempuan Wirausaha (Perwira) Bali mengungkapkan bahwa potensi sektor UMKM di Bangli sangatlah besar dan diyakini mampu untuk meningkatkan pendapatan asli daerah sebab kekayaan hasil bumi berupa produk-produk pertanian, perdagangan dan industri yang prospeknya cukup baik di masa datang. Hanya saja perlu dikembangkan berbagai peluang dan terobosan yang inovatif terkait akselerasi pemasarannya yang efektif. Hal tersebut dikemukakan oleh Dra. A. A. Putri Puspawati, MM. Ketua DPD Perwira Bali saat “Talkshow Kewirausahaan Menyambut Hari Ibu’ di Toya DeVasya, Natural Hot Spring & Wellness Resort di Kintamani, Bangli, Kamis (12/12/2019).

Menurutnya, Bila mengacu pada pesatnya era teknologi digital 4.0 maka potensi kewirausahaan sektor usaha kecil dan menengah (UKM) di Bangli perlu digerakkan secara masif termasuk digitalisasi pemasarannya, artinya UKM harus melek teknologi dan harus cerdas dalam menyikapinya dengan perlahan mulai menggunakan platform digital secara online di dunia maya.

DPD Perwira Bali berencana dalam waktu dekat akann melakukan pemetaan (maping) dan pembekalan tata cara berjualan secara online dan pembuatan portal website untuk usahanya yang sederhana dan efektif.

Bahkan pihaknya akan memboyong produk-kerajinan dan handycraft untuk bisa di-display di salah satu mal terkenal di Jakarta, nantinya diharapkan akan terjalin linked dengan buyer nasional dan internasional.

Bupati Kabupaten Bangli yang diwakili oleh I Nyoman Widiana, Asisten II (Perekonomian dan Pembangunan) menjelaskan bahwa Bangli memiliki sekitar 44.068 UMKM dan 90 persen diantaranya masih dalam skala mikro. Adapun jumlahnya terbagi ke dalam empat kategori, berupa perdagangan, industri pertanian, industri non-pertanian dan aneka jasa.

Baca Juga :
BMKG Prediksi Puncak Hujan Januari-Februari 2015

“Jenis produk yang biasanya dipamerkan oleh para perajin Bangli yakni berupa kerajinan bambu, kerajinan kayu seperti sanggah, kerajinan perak, garmen, dupa, serta kuliner seperti betutu.

“Kami sedang gencarnya melakukan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan salah satunya adalah memajukan kewirausahaan bagi para pelaku industri terutama Small Medium Enterprise (SME).

Pihaknya nemberikan apresiasi kepada DPD Perwira Bali yang akan mensinergikan jalinan pemasaran hasil-hasil produksi UMKM ke level berskala nasional maupun internasional.

Hadir dalam diskusi tersebut Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, I Nyoman Widiana, Kadis Perdagangan diwakili I Ketut Sadia, Kadis Koperasi dan UKM diwakili I Wayan Tresna, Kadis Pariwisata diwakili Kabid Destinasi Pariwisata I Wayan Bona, Tim Penggerak PKK Bangli, Dharma Wanita Kab. Bangli, Pemberdayaan Perempuan Kab Bangli. (hd)

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.