Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Perdiknas Bagikan Sembako di Banjar Kangin Panjer,  “Menengok Tetangga” Ringankan Beban Warga

Metro Bali
single-image

Foto: Perdiknas membagikan paket sembako di Banjar Kangin, Desa Panjer, Denpasar, Jumat (5/6/2020).

Denpasar (Metrobali.com)-

Perdiknas (Perkumpulan Pendidikan Nasional) Denpasar terus menunjukkan kepedulian melakukan aksi kemanusiaan meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

Lewat konsep menengok tetangga, Perdiknas rutin memberikan bantuan sembako kepada sejumlah banjar di lingkungan terdekat dengan Perdiknas yang kemudian bantuan ini selanjutnya disalurkan kepada warga yang membutuhkan.

Kali ini bantuan sebanyak 30 paket sembako diberikan di Banjar Kangin, Desa Panjer, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar.

“Amunisi (anggaran,red) yang kami punya tidak terlalu banyak. Tapi kami ingin berbagi, meringankan saja beban saudara-saudara kita,” kata Ketua Perdiknas Denpasar Dr. A.A. Ngurah Eddy Supriyadinata Gorda, S.Sos., M.Si.,usai penyerahan bantuan ini.

Bantuan sembako ini merupakan bagian program yang dilakukan Perdiknas setiap dua minggu sekali atau sebulan dua kali yang diberikan kepada orang yang sama, yang merupakan warga yang terdampak pandemi Covid-19.

“Perdiknas hidup di Panjer, jadi lewat konsep menengok tetangga, kami ingin berbagi di lingkungan sekitar kami,” ungkap Eddy Supriyadinata Gorda yang akrab disapa Gung Eddy ini.

Kelian Mono (Kelian Adat) Banjar Kangin, Desa Panjer I Wayan Suarna menyampaikan apresiasi atas kepedulian Perdiknas kepada warga terdampak Covid-19.

Bantuan sebanyak 30 paket sembako ini lantas disalurkan kepada sejumlah kelompok penerima seperti warga yang tidak punya pekerjaan, mangku di wewidangan Banjar Kangin, serta beberapa penyandang disabilitas.

Ia mengungkapkan secara umum warga Banjar Kangin yang berjumlah 444 orang semuanya sudah pernah mendapatkan bantuan baik yang berada dari beberapa perusahaan di wilayah Panjer, dari desa adat, dana LPD, maupun dari program pemerintah.

“Kalau Covid-19 masih berlanjut semoga tetap ada bantuan untuk meringankan beban kami,” ujar Suarna. (wid)

Bagikan :
Baca Juga :
Inilah 16 Perempuan Dunia "Pemelihara Bumi"

Leave a Comment

Your email address will not be published.