Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Penuhi 7 kriteria Kabupaten Sehat, Badung Raih Swasti Saba Wistara

Metro Bali
single-image

Jakarta (Metrobali.com)-
                Upaya dan kerja keras Pemerintah bersama segenap stakeholders pembangunan termasuk dukungan dan partisipasi aktif masyarakat Kabupaten Badung dalam mewujudkan kondisi masyarakat Badung yang bersih, nyaman, aman dan sehat mendapat apresiasi oleh pemerintah pusat. Pemerintah  melalui Kementerian Kesehatan RI menganugrahkan  penghargaan tertinggi kepada Kabupaten Badung sebagai  Kabupaten Sehat katagori Swasti Saba Wistara.  Penghargaan kabupaten/Kota sehat  ini diserahkan oleh Menteri Kesehatan RI dr. Nafsiah Mboi yang terima langsung Bupati Badung A.A. Gde Agung serangkaian acara Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-49 di Hotel Merlyn Park Jakarta Pusat, Kamis (14/11). Dalam penerimaan penghargaan tersebut Bupati didampingi Kadis Kesehatan Badung dr. I Gede Putra Suteja dan Kabag Humas dan Protokol A.A. Gede Raka Yuda.
                Bupati Badung Anak Agung Gde Agung disela-sela acara tersebut mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras bersama, mulai dari jajaran pemerintahan di kabupaten badung, masyarakat termasuk dunia usaha semuanya memiliki peran yang amat penting terutama dalam mewujudkan  tatanan kehidupan masyarakat yang sehat dan mandiri. Bupati Gde Agung menekankan bahwa pembangunan kesehatan merupakan salah satu prioritas penting pemerintah kabupaten badung. Sektor kesehatan sebagai pilar utama untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia di kabupaten badung setelah pendidikan dan pembangunan ekonomi kerakyatan.
                Dikatakannya bahwa sebagai wujud kongkrit komitmen dalam meningkatkan derajat kesehatan ini pemkab badung melalui berbagai kebijakan strategis terutama dalam upaya meningkatkan akselerasi layanaan kesehatan melalui berbagai program baik yang bersifat promotif, prefentif dan kuratif  termasuk melalui layanan jaminan kesehatan yang dapat  mengcover semua jenis layanan kesehatan dengan dukungan APBD yang cukup besar bahkan telah melampui ketentuan yang diamanatkan oleh undang-undang yakni diatas 10% dari APBD Kabupaten Badung.        

 Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Badung  dr.  Gede Putra Suteja didampingi Kabag Humas dan Protokol Badung A.A. Gede Raka Yuda menjelaskan bahwa melalui intervensi program secara berkelanjutan di bidang kesehatan, berbagai indikator kesehatan masyarakat di kabupaten Badung sudah cukup baik. Jika dilihat perbandingan dengan angka Nasional maupun target MDGs maka keadaan yang harus dicapai pada 2015 telah dapat diraih.
                Putra Suteja secara rinci mengatakan bahwa penghargaan swasti saba wistara ini merupakan penghargaan tertinggi dibidang kabupaten/kota sehat. “Penghargaan Kabupaten/Kota Sehat diberikan setiap dua tahun sekali. Kabupaten Badung sudah tiga kali berturut-turut (2007, 2009, 2011) meraih penghargaan Kabupaten Sehat tingkat wiwerda. Untuk tahun 2013 ini Badung mampu meraih wistara sebagai penghargaan kabupaten/kota sehat taraf pengembangan,” jelasnya. Diungkapkan pula, dalam verifikasi yang dilakukan tim Pusat di Badung, ada 7 (tujuh) tatanan yang menjdi kreteria penilaian.

Diantaranya, kawasan pemukiman, sarana dan prasarana umum obyeknya di desa Mengwi, kawasan sarana lalu lintas tertib dan pelayanan trasportasi di Terminal Mengwi, kawasan hutan sehat di obyek Wisata Sangeh, kawasan pariwisata sehat di Kuta dan Nusa Dua, kawasan pangan dan gizi di Subak Mambal,  serta kehidupan masyarakat sehat yang mandiri dan kehidupan sosial yang sehat di desa Mengwi.

Ditambahkan, Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat berdasarkan Peraturan bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan Nomor 34 Tahun 2005, mengenai klasifikasi dan kriteria penghargaan Swasti Saba bagi Kabupaten/Kota Sehat yang melaksanakan tatanan Kabupaten/Kota Sehat. Disebutkan Swasti Saba diklasifikasikan dalam tiga katagori yakni, penghargaan Swasti Saba Padapa yang diberikan kepada Kabupaten/Kota Sehat pada taraf pemantapan. Kemudian penghargaan Swasti Saba Wiwerda yang diberikan kepada Kabupaten/Kota Sehat pada taraf pembinaan. Serta terakhir penghargaan Swasti Saba Wistara yang diberikan kepada Kabupaten/Kota Sehat pada taraf pengembangan.

                Menteri Kesehatan RI dr. Nafsiah Mboi memberi apresiasi yang setinggi-tingginya kepada bupati dan walikota yang telah meraih penghargaan swasti saba. Penghargaan ini diberikan karena  mereka  telah bekerja keras dan bersungguh mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri dan berkeadilan. “Kalau semua bupati dan walikota seperti bupati dan walikota yang meraih penghargaan ini, masyarakat indonesia akan sehat dan sejahtera,” ungkapnya seraya menambahkan mulai Januari 2014 pemerintah pusat akan mulai meluncurkan program jaminan kesehatan nasional. TAR-MB

Bagikan :
Baca Juga :
NU Tak Akan Lobi Terkait "Reshuffle"

Leave a Comment

Your email address will not be published.