Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pemilik Pia Janger Ditetapkan Tersangka Peniruan

Metro Bali
single-image

Denpasar (Metrobali.com)-

Pemilik produk oleh-oleh khas Bali, pia janger, Antonius Y Sako, yang diduga melakukan peniruan desain kemasan milik makanan serupa, pia legong ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Bali.

“Terlapor sudah kami tetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak peniruan desain kemasan kue pia legong,” kata Kepala Bidang Humas Polda Bali Kombes Pol Hariadi di Denpasar, Selasa (4/6).

Penetapan tersangka itu hasil dari pengembangan penyelidikan yang dilakukan pihaknya setelah korban Hentje, pemilik pia legong mengetahui akhir tahun lalu.

Terungkapnya kasus dugaan tersebut berkat pengaduan dari para pelanggan korban yang merasa tertipu dengan kemasan oleh-oleh yang hampir mirip antara pia janger dengan pia legong.

“Korban melaporkan hal itu karena pelanggannya merasa tertipu oleh kemasan yang sama sehingga dikira produk pia janger sama dengan pia legong padahal rasanya berbeda,” ujarnya.

Korban pun telah mendatangi toko oleh-oleh khas Bali yang menjual kedua produk makanan tersebut, dan menemukan desain kemasannya sangat mirip hanya gambar penarinya saja berbeda.

“Setelah mengumpulkan barang bukti dan saksi, korban akhirnya melapor ke Polda Bali, sesuai laporan polisi nomor: LP/276/XII/Bali/SPKT tanggal 26 Desember 2012,” ucapnya.

Pihaknya saat ini belum mengetahui kapan tersangka dan berkasnya akan dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Bali.INT-MB

Bagikan :
Baca Juga :
Hindari Kesan Jor-Joran Upacara Yadnya : Gubernur Minta Sulinggih Beri Pencerahan
15 Comments
  1. Avatar
    Bud_steng 6 years ago
    Reply

    Ini murni motif saingan bisnis…apakah salah orang berusaha. Kalau merk dagangnya dipalsukan baru pelanggaran. Inikan jelas beda. Satu Legong satunya lagi Janger…Jelas sekali perbedaannya……Kembalikan ke konsumen yang memilih. Di Jogja ada banyak merk pia….apakah itu pelanggaran.. Aneh sekali negeri ini………..siap yg membela yg punya uang bro……..

    • Avatar
      orang biasa 6 years ago
      Reply

      Jelas ini pelanggaran…udah terang meniru desain…kalo cuma nama sih ga masalah…

    • Avatar
      ADI 3 years ago
      Reply

      aneh sekali negeri ini? Situ yang aneh. Coba situ search di google undang-undang perlindungan desain. Desain termasuk HKI yang dilindungi. Jadi disini pia janger sudah melanggar UU desain. Search dulu baru komentar jangan bawa2 negeri bro

  2. Avatar
    LOGIC 6 years ago
    Reply

    Betul sekali,… yg merasa di tipu itu yg bodoh sebenarnya… ga bisa baca tulis kali…. uda jelas2 beda nama JANGER VS LEGONG sama ga ke 2 tulisan itu>>>>>??? yg bilang sama BOdohnya TIngkat Kepala desa dah….

    gw jamin kok masalah ini dimenangkan pihak terlapor….. kckcckc ada2 aje si pihak pelapor… ga berani saingan….

    btw itu DESAIN UDA DI PATENIN GA DI HAKI??? KALO DI HAKI pelangaran itu di katatakan jika si penjiplak benar2 menjiplak 100% desain, tulisan dan bentuk kemasan.. nah itu baru bisa di tuntut,…

    salam orng lugu…..

  3. Avatar
    sekuni 6 years ago
    Reply

    yang tiru itu hanjte orang cina yg niru nama legong milik budaya bali.. ntar dinas kebudayaan atupun tokoh seniman bali bisa tuntut juga loh penggunaan nama legong dan sejenisnya… itu kan jenis budaya tari yg di lestarikan orang bali.. kec si org cina ini… semua tiru budaya bali demi keuntungan perutnya dewe… polda juga kita tanya sudah tepat blom lid tersangkanya… jangan2 kong kali kong dengan chainise grup… cina oh cina…

  4. Avatar
    josh 6 years ago
    Reply

    makanya dipatenkan. klo gini ribut desain meniru, tu gambar warna, font, seorangnya semua di copyright

  5. Avatar
    Wong ndeso 6 years ago
    Reply

    Comment sih blh2 aja tp pliss deh gk usah bawa2 etnis, Cintailah keragaman yg ada, oke…..peace!

  6. Avatar
    Mike 6 years ago
    Reply

    Woi Sekuni, jangan rasis kalau comment, kayak orang engga berpendidikan aja anda ini. Tulis Chinese juga salah. Mending diem saja engga usa comment..

  7. Avatar
    Vonny 6 years ago
    Reply

    Saya tinggal di Bali sudah 12 thn dan sudah jadi pelanggan pia Janger sejak dia tinggal di jalan Tukad Balian, mrk sebetulnya bersaudara misan sama2 dr Makassar. Dari dulu saya ga pernah respek sama pemilik Pia Legong karena jutek super dan sok sekali orgnya sejak sebelum terkenal, makanya saya beli selalu ke pia Janger krn sama saja rasanya. Bagi siapa saja yg pernah alami bicara dengan pemilik Pia Legong dr awal2 dia berjualan, akan mengatakan hal yg sama, ga sopan sama customer dan sombong. Sekarang beliau sdh ga turun tangan dan pakai pegawai krn sudah ngetop dan banyak karyawan, tetep aja sombong. Geleng kepala saya baca berita ini… pemilik Pia Legong, jangan sombong2

  8. Avatar
    weliana 6 years ago
    Reply

    Pemilik pia legong tuh sombong. Jutek. Dibandingkan dgn pia janger. Soal rasa pia janger kaga ada beda. Saya rasa krn belakangan ini pia legong jualannya omzet menurun. Baru dia permasalahkan. Org jelas2 beda nama. Mana bisa bilang org tertipu. Legong – janger. Org buta huruf aja yg bisa tertipu. Makanya legong sadarlah jgn sombong. Jgn jutek. Anda butek konsumen. Konsumen punya uang. Kalo anda sombong lama2 langganan akan kabur. Kalo pelanggan udah mulai kabur jd kayak gini. Kelimpungan. Mulai cari kesalahan pesaing bisnis.

  9. Avatar
    Kasanja 5 years ago
    Reply

    Semua orang memiliki hak yang sama dlm dunia bisnis..
    semua orang juga berpotensi sama untuk berkesempatan berbisnis seperti di bidang makanan yaitu pia..
    Pemilik pia legong terlihat sombong,, angkuh,, dan tidak bersahabat kepada para pelanggan..
    Dia memperkerjakan kasir yang tidak memiliki etika dalam berjualan..
    strategi bisnis yang banyak berbuat dosa..
    dengan berkata ingin membantu pembeli,,tetapi pembeli diusir keluar dan tidak diperbolehkan membeli…
    berkata stok habis dan berbagai rasa pun tidak ada stoknya,,padahal didalam banyak stok yang belum laku terjual…
    agar terkesan mendapatkan pia legong seperti berjuang memperoleh sekantong berlian saja..
    hanya numpang populer n beken karena memakai nama pia dengan simbol tari legong khas orang bali..
    ingat karmaphala..
    apa yang ditanam pasti itulah yang dituai…
    sekalian saja tidak perlu berdagang..
    kalau cara berjualannya tidak berprikemanusiaan..
    seandainya saja di bali tidak ada pariwisata,,apakah usaha anda hanya khusus menjual bagi para wisatawan luar saja??
    tamu tamu dari luar daerah juga tamu..
    tamu adalah raja..
    sama sja mengusir tamu sama dengan mengusir rejeki dirumah sendiri…
    jika saya punya karyawan kasir seperti itu,,saya merasa rejeki yang saya peroleh akan sia sia tanpa berkah…

  10. Avatar
    Je Er Lo 5 years ago
    Reply

    Setuju … baru aja abis ngantri di legong pelayanan nya buruk bangeeeet … belom pernah ketemu ama ownernya seh …. tapi mudah2an JANGER jadi lbalada abis ngantri di lebih sukses and ngalahin legong yang karyawannya ga tauw attitude. NO WONDER kalo OWNER nya AROGAN apalagi CECUNGUK nya (maaf kasar)*keselbangetamakasirnya…. pengen nabok n cakar2in.

  11. Avatar
    Teodorus 5 years ago
    Reply

    Gua customer keduanya. Dan gua tau legong pertama dan beli karna deket airport tanpa tahu apa, dan enak memang.

    Terus tiba2 legong melegendaris. Dan sodara dateng bawa pia janger, enak jg. Dan beli pia janger karna gampang belinya.

    Memang jujur. Pia janger meniru total bungkus kemasan. Plekk. Cmn bedanya nama sama cewe di itu box.

    Tapi kalau di bilang belagu??? JANGER juga BELAGU!! Siapa bilang dia ga belagu?

    Pernah ga mereka terima kasih kalau beli? Bahkan order? Pernah ga? Ga pernah dari pengalaman gua beli sama janger dari di kirim sampai beli sendiri. Bahkan kenal sama yg punya. Jg ga pernah tuh humble. Belagunya sama aja sama legong!!

    Legong emang terkenal belagu dari dulu dan sampe di sebut pia belagu di jakarta.

    Janger kalau kenal yg punya jg mittt amiiitt juga belagunya. Dagang pia aja belagu.

  12. Avatar
    Pie Susu 4 years ago
    Reply

    Persaingan bisnis memang sering terjadi sehingga kita sebagai konsumen harus jeli akan produk yang akan kita beli.

  13. Avatar
    go 3 years ago
    Reply

    lucu ya banyak yang ga ngumpat2 pia legong karena keinginannya mendapatkan ga kesampaian, tanpa melihat bagaimana proses pembuatannya,

    dan bela2in puja puji janger yang jelas mencontek dan ga enak samasekali, karena untuk meluapkan kebencian ke pia legong yang tdk memenuhi keinginannya…

    waraskah semuanya?

Leave a Comment

Your email address will not be published.