Denpasar (Metrobali.com)

Pembangunan Proyek Pasar umum Gianyar direncanakan rampung pada 6 November 2021 mendatang Pasar yang memiliki 7 lantai, dua diantaranya basement ini merupakan pilot project dari PT Tunas Jaya Sanur (TJS) dengan mengimplementasikan konstruksi berbasiskan digital yang mengusung konsep ‘Green Building’.

Pasar umum dengan luas lahan sekitar 10.000 m2 dan nilai pagu proyek sekitar Rp 250 miliar dengan waktu pengerjaan dari 14 Agustus 2020 sampai 6 November 2021 (multi years). Sementara sumber dana merupakan dana dari APBD Gianyar.

“Pembangunan Pasar Umum Gianyar merupakan pilot project dari TJS untuk mengimplementasikan konstruksi berbasiskan digital yang dikembangkan oleh PT Glodon Indonesia yang kami yakini mampu menekan segala cost dan mampu memberikan berbagai efisiensi dari segi waktu pengerjaan,” kata I Made Budi Atmika, Direktur Utama PT. Tunas Jaya Sanur di Denpasar, Senin (7/9/2020).

Menurutnya, Pihaknya sengaja menggunakan Project Guidance ini agar menghasilkan “work-flow” baru di proyek dengan menggunakan Software BIM Cubicost yang bila dikaji secara enviromental dapat meminimalisasi dampak buruk lingkungan sebab nantinya proyek ini akan mengacu pada konsep ‘Green Building’ artinya pasar yang ramah lingkungan bahkan penerangan lampunya menggunakan energi tata surya.

Sehingga bisa menjadi contoh dan sekaligus acuan untuk diimplementasikan di project-project TJS lainnya dalam penggunaan software BIM di proyek, khususnya pada level 5D BIM (Building Information Modelling) untuk melakukan Cost Management.

Sementara itu, Account Manager PT Glodon Technical Indonesia memberikan apresiasi terhadap kegiatan PG yang akan diikuti oleh Tim Cipta Karya Kab. Gianyar selaku pemilik proyek. Dengan harapan, nantinya seluruh stakeholder yang terlibat dalam pengerjaan Konstruksi di Bali (baik Pemerintah, Konsultan & Kontraktor) mampu saling besinergi untuk memanfaatkan teknologi BIM demi berjalannya proyek konstruksi yang lebih efektif dan efisien dengan berbasikan digital. (hd)