Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pelaku Pencurian di Perumahan TNBB Dibekuk

Metro Bali
single-image

pelaku diamankan di Polres Jembrana

Jembrana (Metrobali.com)-

Pelaku pencurian di rumah dinas Taman Nasional Bali Barat (TNBB), Selasa (27/5) sore kemarin berhasil diamankan tim buser Reskrim Polres Jembrana. Yang mengejutkan, dua pelaku pencurian itu ternyata masih berstatus pelajar.  Dari aksinya itu, korban Made Sumanasa (51) seorang PNS di TNBB mengalami kerugian sekitar Rp.5 juta.

Kedua pelaku adalah Nyoman AWA (15) pelajar Sekolah Dasar (SD) di Gilimanuk yang lima kali tidak naik kelas dan Riski FA (17) pelajar salah satu SMA di Gilimanuk. Kedua pelaku diamankan di rumah masing-masing di Kelurahan Gilimanuk Kecamatan Melaya.

Dari informasi, penangkapan pelaku berasal dari informasi masyarakat, dimana saat kejadian kedua pelaku berada di lokasi. Kedua pelaku diketahui spesialis pencurian di rumah kosong dengan modus merusak pintu dengan menggunakan tang dan pisau lipat.

Waka Polres Jembrana Kompol Hagnyono didampingi Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gusti Made Sudarma Putra bersama Kasubag Humas Polres Jembrana AKP Wayan Setiajaya saat dikonfirmasi Rabu (28/5) membenarkan adanya penangkapan itu.

Dari hasil pengembangan, pelaku ternyata tidak saja mencuri di rumah dinas TNBB, namun di rumah kosong lainnya. Modusnya, masuk ke dalam rumah dengan merusak pintu atau rumah menggunakan tang dan pisau lipat. “Dari pengakuannya, sebelum beraksi mereka berdua melakukan pengintaian, dianggap aman (sepi) mereka lalu masuk” jelas Hagnyono. 

Menurutnya, hasil dari pencurian di rumah Made Sumanasa (51) seorang PNS TNBB, Nyoman AWA hanya kebagian sebuah Black Berry, sedangkan Riski FA kebagian HP Samsung Galaxy  tab 3, jam tangan  dan helm INK. “Pelaku kami jerat dengan pasal 363 KUHP dan barang buktinya sudah kami amankan” pungkasnya. MT-MB

Bagikan :
Baca Juga :
DPR desak pemerintah tangani kematian puluhan balita

Leave a Comment

Your email address will not be published.