Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Nyoblos di TPS 1, Bupati Artha Ajak Masyarakat Hormati Hasil Pemilu

Metro Bali
single-image

Bupati Jembrana I Putu Artha mencoblos di TPS 1, Banjar Pangkung Dedari, Desa Melaya, Kecamatan Melaya

Jembrana (Metrobali.com)-

Pemilu serentak 2019 yang ditunggu-tunggu seluruh rakyat Indonesia telah tiba, Rabu (17/4). Tahun ini masyarakat mencoblos 5 surat suara sekaligus. Lima jenis surat suara tersebut terdiri dari surat suara pemilihan presiden (Pilpres), pemilihan anggota legislatif (Pileg) dari tingkat Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Dalam perhelatan demokrasi tersebut Bupati Jembrana I Putu Artha mencoblos di TPS 1, Banjar Pangkung Dedari, Desa Melaya, Kecamatan Melaya yang jaraknya cukup dekat sekitar 200 meter dari rumahnya. Bupati Jembrana I Putu Artha tiba pukul 08:30 WITA yang ditemani istri dan anak kedua serta menantunya menggunakan hak pilihnya di TPS tersebut. Meski seorang Bupati, ia tetap mengikuti tahapan pemilihan sesuai ketentuan. Sementara Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan mencoblos di TPS 1 Banjar Cepaka Desa Pangyangan Kecamatan Pekutatan.

Usai melakukan pencoblosan, Bupati Artha kemudian melakukan pemantauan ke sejumlah titik TPS di Melaya hingga Negara. Dari pemantauan yang dilakukan bersama Kapolres Jembrana AKBP Budi P Saragih, Dandim 1617 Jembrana Letkol Kav. Djefri Marsono Hanok ,Kejari Jembrana Nur Elina Sari serta Sekda Jembrana I Made Sudiada. Secara umum pelaksanaan pileg dan pilpres di Jembrana berjalan lancar, meski terdapat beberapa kendala seperti jarak tempat pencoblosan yang berdekatan,akan tetapi sudah bisa diantisipasi.

Bupati Artha berharap kepada seluruh masyarakat Jembrana bisa menggunakan hak pilihnya serta dapat menghormati hasil pilpres dan pileg apapun hasilnya karena itu merupakan pilihan bersama. Siapapun yang memperoleh suara terbanyak dialah yang terbaik untuk memimpin Indonesia kedepan. “Dalam pilihan kita boleh berbeda, tapi siapapun yang mendapat suara terbanyak harus kita hormati dan dukung. Tidak ada lagi perbedaan karena ini adalah hasil aspirasi bersama tentu kita semua harus bersatu mendukung”, ujar Bupati Artha.(yogi/humas)

Baca Juga :
Bandara Bali Tidak Terpengaruh Awas Gunung Agung

Editor : Hana Sutiawati

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.