Ngelinggihang Ida Betara di Pura Desa dan Bale Agung Belimbing, Pupuan

Metro Bali
single-image
ngenteg linggih blimbing3
Tabanan (Metrobali.com)-


Bertepatan dengan Buda Kliwon Wuku Matal, Rabu (30/7),masyarakat Desa Pekraman Belimbing, Pupuan melaksanakan upacara Dewa Yadnya Pemakuhan, Pemelaspasan, Mendem Pedagingan, Ngelinggihan Ida Bethara, dan Pujawali di Pura Desa dan Bale Agung setempat. Hadir menyaksikan kegiatan tersebut Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya, Anggota DPRD Provinsi Bali, dan Camat Pupuan.

Pujawali yang digelar kali ini merupakan rangkain dari telah rampungnya pembangunan 31 pelinggih dan kori agung di pura setempat. Menurut Ketua Panitia I Made Purna, Pura Desa yang merupakan pura tri khayangan di Desa Pekraman Belimbing diusung 804 KK, yang terdiri dari 6 banjar adat. Dimana pembangunan yang dilakukan tersebut menghabiskan dana mencapai milyaran rupiah. Dana tersebut berasal dari urunan warga, punia umat dan bantuan pemerintah. “Dengan kebersaman ini, sedikit demi sedikit kami mampu membangun pura. Kami berterima kasih kepada semua pihak atas bantuannya, baik materiil maupun moril,” ucapnya.
Purna juga menambakan, kedepan upacara ngenteg linggih juga akan dilaksanakan, Setelah selesainya pembangunan sarana pendukung, seperti perbaikan jalan menuju pura dan setra setempat.
Pujawali yang berlangsung khidmat tersebut dipuput Ida Siwa dari Wanagiri dan Jero Mangku Tri Khayangan.

Yadnya yang dilaksanakan masyarakat Desa Pekraman Belimbing mendapat apresiasi dari Wabup Komang Gede Sanjaya. Menurutnya yadnya kehadapan Tuhan/ Ida Sang Hyang Widi Wasa merupakan salah satu kewajiban kita sebagai manusia. Karena dengan semangat persatuan yang tinggi, akan mampu mengantarkan masyarakatnya pada tataran kehidupan yang maju. “Yadnya yang kita laksanakan ini akan mampu memberikan kita keselamatan dan kerahayuan. Mari kita jaga semangat persatuan dan kebersamaan ini, sehingga visi Tabanan yang sejahtera, aman dan berprestasi dapat kita wujudkan,” harapnya.

Dirinya juga menyatakan, pembangunan pura yang dilakukan masyarakat memang sangat penting. Namun yang terpenting adalah bagaimana masyarakatnya bisa menjaga dan merawat serta memanfaatkan pura tersebut sesuai dengan fungsinya.

Pada kesempatan tersebut Wabup Sanjaya memberikan punia kepada panitia dan melaksanakan persembahyangan bersama dengan masyarakat.

 EB-MB 

Baca Juga :
Milenial berkontribusi bawa Indonesia keluar dari "middle income"
Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.