Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Masa Tenang, Bawaslu Jembrana Turunkan Paksa Ratusan APK

Metro Bali
single-image

Memasuki H+2 masa tenang Pemilu 2019, ratusan APK (Alat Peraga Kampanye) diturunkan paksa petugas gabungan dari Bawaslu Jembrana dan Sat Pol PP Jembrana, Senin (15/4).

Jembrana (Metrobali.com)-

Memasuki H+2 masa tenang Pemilu 2019, ratusan APK (Alat Peraga Kampanye) diturunkan paksa petugas gabungan dari Bawaslu Jembrana dan Sat Pol PP Jembrana, Senin (15/4).

Kegiatan tersebut menyasar sejumlah APK berupa berupa baliho dan spanduk yang masih terpasang di jalan protokol Jembrana. Nampak hadir pada kegiatan tersebut Komisioner KPU Jembrana Nengah Suardana.

“Ada 52 baliho dan 129 bendera dan 20 spanduk yang sudah diturunkan. Sementara APK-nya disimpan di kantor Sat Pol PP” ujar Ketua Bawaslu Jembrana Pande Made Ady Muliawan saat dikonfirmasi, Senin (15/4).

Menurutnya penurunan difokuskan pada APK yang masih terpasang di jalan protokol Jembrana. Sedangkan APK yang ada di jalan kabupaten atau desa nantinya akan diturunkan dengan melibatkan petugas dari Bawaslu sendiri, KPU dan Sat Pol PP.

Karena lanjut Pande, Bawaslu memiliki perpanjangan seperti Panwascam, PPDK dan PTPS, sedangkan KPU ada PPK, PPS dan KPPS sementara Sat Pol PP memiliki Linmas.

“Kita sudah satu bahasa. Untuk petugas di TPS seperti PTPS, KPPS dan Linmas minimal membersihkan APK dengan radius sekitar 200 meter dari TPS. Mudah-mudahan ada aktion” ungkapnya.

Pihaknya masih memberikan toleransi terhadap APK yang masih terpasang di kantor sekretariat partai politik (Parpol) maupun sekretariat tim pemenangan.

Ditanya apakah hal tersebut tidak menimbulkan kecemburuan dari parpol yang sudah menurunkan APK, Pande mengatakan tidak karena mereka (parpol) sudah paham.

“Mungkin ada yang sudah sadar dan belum sadar. Harapan kita memang sudah harus bersih sebelum pencoblosan” jelasnya.

Baca Juga :
Replikasi Kalpataru Tahun 2017: 2000 Bibit Pohon Ditanam Di Hutan Desa Tejakula  

Pantauan Senin (15/4), untuk menurunkan baliho petugas terpaksa harus menggunakan mobil tangga milik Dinas Lingkungan Hidup (LH) Penkab Jembrana.

Sementara hingga sore tadi nampak sejumlah APK masih terpasang seperti diperempatan lampu merah jalan Gatot Subroto dan seputaran Tugu Jam Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara. (Komang Tole)

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.