Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Manik ”La Luna” Masak Sendiri Menu Sahur

Metro Bali
single-image

Bandung (Metrobali.com)-

Vokalis band La Luna, Manik Purwakrishna memilih memasak sendiri makanan sahurnya ketimbang menggunakan makanan katering pada Bulan Ramadhan tahun ini.

“Dulu masih suka pake catering, tapi sekarang sudah bisa masak sendiri. Memang pada dasarnya terpaksa, tapi karena terpaksa itulah jadi terbiasa,”kata Manik di acara kajian Ramadhan yang digelar mesjid Al-Fajr Buahbatu Kota Bandung, Minggu.

Ibu dari dua anak itu mengaku, dulu ia belum bisa memasak, namun sekarang merasa jauh lebih baik dengan mencoba memasak sendiri. Bahkan tidak hanya sahur, saat berbuka ia sempatkan untuk mengolahnya sendiri.

“Kecuali tajil, kayak kolak-kolak gitu, belum sempat ke garap,” kata perempuan yang pernah mengecap pendidikan di SMAN 1 Bandung itu.

Meskipun sudah mulai mencoba memasak sendiri, Manik hanya memasak makanan yang dinilai mudah baginya.

“Belum masak yang heboh-heboh, paling cuma masak kayak sup, ikan, ya kayak gitu-gitu aja,” katanya.

Selain memasak dan menyiapkan keperluan sahur, Manik pun fokus mengurusi kedua anaknya, terutama si kecil yang baru lahir pada November tahun lalu yang masih ia berikan asi eksklusif.

“Sekarang baru punya bayi lagi, jadi puasanya seling-seling, gak penuh tergantung kuatnya,” kata dia.

Kesibukannya sebagai seorang ibu rumah tangga, tidak menjadi penghalang baginya untuk tetap bernyanyi bersama bandya. Tapi di bulan Ramadhan tahun sekarang, Manik mengaku lebih banyak menerima undangan untuk hadir sebagai pembicara atau pun presenter di acara-acara Ramadhan.

“Justru lebih banyak talkshow, kalo nyanyi baru beberapa juga, tidak seramai kemarin. Mungkin kemarin juga euforianya karena saya berjilbab terus semua ambil kesempatan La Luna berhijablah,” kata dia.

Vokalis band yang dikenal lewat lagu “Selepas Kau Pergi” itu, di hari raya nanti berencana memilih berkumpul bersama keluarga besarnya di Bandung.

Baca Juga :
RSUP Sanglah terima bayi telantar usai dilahirkan

“Suami kan asli orang Bandung, gak ada pulang kampung, paling lebih ke kumpul-kumpul bareng keluarga aja, jarang kesempatan seperti itu,” katanya menambahkan. AN-MB

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.