Mancing, Sudarta Ditemukan Meninggal Dunia di Tambak

Metro Bali
single-image

 

Jembrana (Metrobali.com)-

 

Pamit pergi mancing, Komang Sudarta (43) dari Lingkungan Awen Mertasari, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara ditemukan meninggal dunia.

Dari informasi jasad korban pertamakali ditemukan Nengah Wardama (45) dari Lingkungan Awen Mertasari, Kelurahan Lelateng, Senin (11/1) sekitar pukul 06.00 Wita. Saat itu pengelola tambak ini hendak membuka pintu air.

Korban ditemukan mengambang di aliran sungai sebelah barat kawasan tambak di Lingkungan Awen Mertasari. Kejadian tersebut kemudian disampaikan kepada Kepala Lingkungan setempat, Komang Wadia dan kemudian dilaporkan ke pihak Kepolisian.

Korban meninggal dunia diduga akibat tersengat aliran listrik saat mancing. Pasalnya disebelah korbam ditemukan patahan joran pancing yang terbakar.

Kelian Adat Banjar Awen Mertasari Ketut Widarna didampingi Kepala Limgkungan Awen Mertasari Komang Wadia, Senin (11/1) membenarkan salah satu warganya meninggal dunia tersengat listrik saat mancing.

Korban pamit mancing Minggu (10/1) sore. Namun sampai malam bahkan pagi tadi tidak kunjung pulang. “Dengar ada orang meninggal di tambak tadi pagi. Ternyata warga saya. Jenasah korban sudah dibawa ke rumah duka” terangnya.

Dikonfirnasi terpisah Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yogie Pramagita, Senin (11/1) membenarkan kejadian tersebut dan sudah dilakukan olah TKP.

Saat kejadian korban mengenakan celana panjang warna hitam dan baju kaos lengan panjang warna coklat motif kotak kotak serta tas pinggang warna hitam.

“Korban ditemukan dengan posidi menengadah mengambang dipinggir aliran sungai disebelah barat areal tambak” jelasnya.

 

Pewarta : Komang Tole

Bagikan :
Baca Juga :
Lounching PBB Perdesaan dan Perkotaan di Bangli

Leave a Comment

Your email address will not be published.