Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Mahalia Pantja, Satu-Satunya Wanita “Ironman” dari Bali

Metro Bali

Mahalia Pantja, Satu-Satunya Wanita “Ironman” dari Bali

Denpasar, (Metrobali.com)-

Bali memiliki seorang atlet triatlon wanita yang menyandang predikat “Ironman”, karena berhasil menyelesaikan rangkaian lomba triatlon yakni berenang sejauh 3,8 kilometer, bersepeda 180 kilometer, dan berlari 42 kilometer.

“Ironman” wanita asal Bali ini bernama Mahalia Pantja (44). Saat ditemui di kawasan Sanur, Jumat (1/11/2019), ia baru saja mengikuti lomba triatlon Ironman Langkawi 2019 di Malaysia, bersama beberapa atlet triatlon asal Bali lainnya. Dalam lomba triatlon yang diikuti ribuan peserta dari berbagai negara ini, Mahalia sanggup menyelesaikan seluruh lomba yakni berenang sejauh 3,8 kilometer, bersepeda sejauh 180 kilometer dan berlari sejauh 42 kilometer.

“Meski wanita atau perempuan, kalau bisa menyelesaikan semua tahapan lomba triatlon, gelarnya tetap “Ironman”, bukan “Ironwoman”, karena itu (Ironman) sudah “brand”,” jelasnya.

Meski kini sudah menyandang gelar “Ironman” wanita satu-satunya di Bali, namun Mahalia mengaku baru menggeluti olah raga keras ini beberapa tahun terakhir.

“Awalnya saya ikut lomba lari 10 kilo, 21 kilo dan 42 kilometer. Terus saya pengen coba yang lain. Kebetulan renang bisa dan naik sepeda juga bisa. Lalu beli sepeda yang paling murah dan mulai latihan (triatlon). Kemudian bertemu temen yang juga baru mulai coba triatlon dan kemudian memulai latihan renang, sepeda, dan lari, mulai jarak pendek, menengah, dan jarak jauh,”ujarnya.

Wanita pengusaha di bidang pariwisata ini mulai mengikuti lomba triatlon pertamanya tahun 2015 di Jimbaran. Kemudian tahun 2017 sudah ikut lomba “Ironman”.

“Tahun 2017 baru ada 4 perempuan dari Indonesia yang finish di lomba “Ironman”. Untuk olah raga ini, kaum perempuan memang masih jarang yang ikut. Ini saya lagi coba ajak kaum perempuan lainnya, khususnya di Bali untuk mencoba olah raga ini. Kalau atlet laki laki sudah banyak,” ujarnya.

Baca Juga :
Lion pastikan layanan di bandara normal meski izin dibekukan

Untuk di Bali, kata Mahalia, hingga saat ini baru dirinya wanita yang menyandang gelar “Ironman”, karena atlet triatlon wanita Bali lainnya belum ada yang mencoba di kejuaraan “Ironman”.

“Kalau yang “Half Ironman” (setengah jarak yang ditempuh Ironman) sudah ada, kalau wanita yang “Full Ironman” baru ada satu. Semoga kedepan ada lagi atlet triatlon wanita asal Bali yang bisa meraih gelar “Ironman”,” ujar wanita satu anak yang sudah mengikuti kejuaraan “Ironman” internasional di Korea dan Malaysia ini.

Editor : Hana Sutiawati

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.