Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Literasi keuangan, Anak Muda Palembang Berpotensi Besar  Kembangkan Ekonomi Digital Daerahnya

Metro Bali
single-image

Keterangan foto: Ilustrasi fintech

Palembang, (Metrobali.com) –

Perkembangan teknologi melalui kemajuan di dunia fintech (teknologi keuangan) membuat konsep bisnis mengalami perubahan. Termasuk dalam hal mendapatkan akses pembiayaan modal kerja. “Dengan fintech, kesulitan modal kerja kini dapat diatasi. Tanpa harus memiliki jaminan aset. Dengan efisiensi layanan keuangannya, tak heran jika fintech saat ini diterima masyarakat,” ujar Chief Marketing Officer Danamart Dimas Aryotejo dalam acara “Modal Kerja Era Digital”, dengan salah satu pembicaranya Manager BINUS Hardiyansyah, di kampus BINUS Palembang, belum lama ini.

Menurut Dimas, menjalankan bisnis di era digital terbilang mudah walau harus tetap memahami konsep berbisnis yang baik. Sumber pendanaan pun saat ini bisa didapatkan tanpa harus ada jaminan aset, “pelaku bisnis dapat mendapatkan modal kerja hanya dengan menjaminkan invoice financing dan purchase order financing. Dengan dua layanan ini, peminjam mendapatkan benefit kelancaran operasional dan pengembangan usaha. Tidak perlu lagi menunggu pencairan invoice dari klien agar modal usaha dapat berputar kembali.”

Ia berharap agar dengan adanya kegiatan ini akan semakin banyak generasi muda di Palembang yang menjalankan startup bisnis guna mendorong pertumbuhan ekonomi. Pasalnya sebagai kota besar, Palembang dianggap memiliki potensi kuat pengembangan ekonomi digital, terlebih dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Nasional 2018, pembangunan kota Palembang dianggap terus mengalami perkembangan dan memiliki inovasi dalam pembangunan, strategi, potensi, dan terobosan. Tak heran jika pembangunan dikota ini mengalahkan daerah-daerah lain di tanah air. Terlebih Kereta ringan atau light rail transit (LRT) pertama di Indonesia beroperasi di Palembang, yang mana hal ini akan memberikan dampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi daerah ini.

“Kegiatan hasil kerjasama BINUS dan Danamart di Palembang ini menstimulus minat anak-anak muda untuk memanfaatkan peluang bisnis di era startup. Jangan takut lagi dengan modal dan pusing setelah mendapatkan orderkarena tidak memiliki modal kerja. Karena salah satu tujuan fintech seperti Danamart adalah memudahkan akses pembiayaan UMKM agar bisnisnya terus berkembang dan memiliki dampak bagi lingkungan setempat,” tutupnya.

Baca Juga :
Angkasa Pura I Bangun Gudang Logistik Bertaraf Internasional

Editor: Hana Sutiawati

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.