Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Lawan polisi, dua pelaku pemalakan di video viral dilumpuhkan

Metro Bali
single-image

Dua tersangka pemerasan dalam video viral dilumpuhkan anggora Unit Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat. (ANTARA News/HO/Polres Metro Jakarta Barat)

Jakarta (Metrobali.com) –
Dua pelaku pemalakan yang sempat tertangkap kamera pengintai dan videonya viral di media sosial dilumpuhkan anggota Unit Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat akibat melawan.

Kanit Kriminal Umum Polres Metro Jakarta Barat Inspektur Polisi Satu Dimitri Mahendra mengatakan dua orang tersangka yakni JAF (39) dan A alias F (39) dilumpuhkan di kakinya saat akan ditangkap.

“Para pelaku berusaha melakukan perlawanan kepada petugas, sehingga kami Melakukan upaya tindakan tegas kepada para pelaku,” kata Dimitri di Jakarta, Rabu.

Dimitri menjelaskan kejadian bermula saat korban melintas di Jalan Daan Mogot Pesing Kebon Jeruk, kemudian dua tersangka datang, yang mana salah satu pelaku menggedor-gedor kap mesin mobil milik korban sambil memaksa meminta uang dengan ancaman kekerasan.

Dari dasar laporan yang dibuat korban dan adanya video viral terkait peristiwa tersebut pada 5 Sepntember, anggota Kriminal umum Subnit Jatanras melakukan penyelidikan serta observasi.

“Kita tangkap dua orang tersangka yakni JAF (39) dan A alias F (39) di Putaran Pesing Garden Depan Ruko Grend Mantion, Kebon Jeruk Jakarta Barat pada Senin malam (9/9),” ujar Mahendra.

“Kedua pelaku merupakan Residivis dalam kasus narkoba, di mana pelaku baru saja selesai menjalani proses hukumannya,” ujar dia menambahkan.

Pelaku melakukan aksinya dalam pengaruh minuman keras dan narkoba terbukti saat dilakukan pengecekan pengecekan urine, pelaku positif menggunakan narkoba.

Adapun barang bukti yang diamankan antaranya satu baju dan celana yang dipakai oleh salah satu pelaku pada saat melakukan tindak pidana pemerasan, uang sejumlah Rp67.500, dompet coklat bersama identitas salah satu pelaku, serta rekaman video yang disebarkan melalui Instagram.

Baca Juga :
Bupati Suwirta Meninjau Taman di Areal Kantor Bupati Klungkung

“Kepada kedua tersangka kita jerat pasal 335 ayat (1) dan pasal 368 KUHP,” ujar dia. (Antara)

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.