Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

KPU Minta Pemkot Denpasar Tegas Atur Baliho

Metro Bali
single-image

Denpasar (Metrobali.com)-

Komisi Pemilihan Umum Kota Denpasar meminta pemerintah kota setempat dapat bertindak tegas dan konsisten menegakkan aturan jika terjadi pelanggaran pemasangan baliho oleh para calon anggota legislatif.

“Kami sebagai penyelenggara pemilu tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penertiban baliho para caleg. Ini murni menjadi kewenangan aparat penegak perda di daerah, oleh karena itu mereka dituntut harus berani melakukan penertiban secara tegas untuk mengurangi kesemrawutan wajah kota,” kata Ketua KPU Kota Denpasar I Made Gede Ray Misno, di Denpasar, Jumat (30/8).

Menurut dia, pemasangan baliho oleh masing-masing caleg harus mengacu pada perundang-undangan dan peraturan daerah. Misalnya saja, bila di jalan protokol tidak dibolehkan memasang baliho, aparat penegak juga harus berani melakukan penertiban.

“Komitmen dan keseriusan melakukan penegakan aturan yang ada ini menjadi menjadi harapan kami agar baliho tidak menodai Kota Denpasar yang berwawasan budaya ini. Siapapun itu, bila sudah melanggar harus ditertibkan,” ucapnya.

Pihaknya memprediksi pemasangan baliho caleg akan mulai ramai mendekati akhir 2013. Buktinya, saat ini beberapa caleg sudah melakukan pemasangan baliho untuk sosialisasi.

“Memang berdasarkan ketentuan yang ada, para caleg dan partai sudah bisa melakukan sosialisasi tiga hari setelah ditetapkan daftar calon tetap (DCT),” ucapnya.

Ia mengemukakan, di Denpasar total ada 372 nama yang masuk pada DCT. Jika setiap orang memasang sepuluh baliho saja, berarti akan ada 3.720 baliho.

“Terlebih Denpasar sebagai ibu kota provinsi, juga akan digunakan oleh para caleg yang maju ke tingkat provinsi dan juga ke pusat. Bisa dipastikan ribuan baliho akan memenuhi setiap sudut strategis Kota Denpasar,” kata Ray Misno.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar Ida Bagus Alit Wiradana yang dikonfirmasi terkait upaya penertiban baliho caleg, belum bisa dihubungi. AN-MB

Bagikan :
Baca Juga :
Pemerintah siapkan 1 juta kit periksa 700 ribu orang berisiko COVID-19

Leave a Comment

Your email address will not be published.