Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Ketatnya Persaingan Antarcaleg Berpotensi Kampanye Gelap

Metro Bali
single-image

Denpasar (Metrobali.com)-

Pengamat politik dari Universitas Warmadewa (Unwar) Denpasar I Wayan Sudemen MSi berpendapat bahwa ketatnya persaingan antarcalon anggota legislatif berpotensi menimbulkan kampanye gelap.

“Persaingan antarcaleg sangat ketat. Antara sesama kader bisa saling menjatuhkan,” katanya di Denpasar, Jumat (13/12)

Ia menilai wajar antarcaleg melakukan hal itu untuk meraih kekuasaan. “Kelemahan-kelemahan yang ada pada saingan politik menjadi sasaran oleh lawannya untuk dapat dijatuhkan,” ujarnya.

Namun dia mengingatkan caleg bisa mempersiapkan diri dengan baik dan jangan sampai tersandung dengan masalah apalagi� terlibat kasus korupsi.

“Jika sudah terlibat kasus korupsi seorang caleg langsung mendapatkan citra yang buruk di masyarakat. Bahkan partainya terkena dampaknya,” kata Sudemen.
Benar dan tidaknya tindakan seseorang berbuat kesalahan, dia meminta masyarakat menunggu vonis hakim. “Namun jika tidak terbukti, dia bisa kembali bertarung di ajang politik,” ujarnya.

Untuk kembali berkiprah dalam politik dibutuhkan waktu dan usaha keras dalam memulihkan citranya di masyarakat. “Memang membutuhkan usaha dan kerja keras ketika sudah mendapatkan stigma negatif akibat korupsi,” ujar Sudemen.

Ia mencontohkan I Ketut Suardi salah satu calon anggota DPRD Provinsi Bali dari Partai Demokrat yang saat ini duduk di kursi terdakwa dalam kasus dugaan korupsi pegadaan mesin telepon jaringan mandiri (PABX) senilai Rp100 juta pada 2004. AN-MB

Bagikan :
Baca Juga :
Incumben Ambil Formulir Penjaringan Calon Bupati DPD Golkar Karangasem

Leave a Comment

Your email address will not be published.