Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Kembang Hartawan Apresiasi Semangat Gotong Royong Ngaben Massal

Metro Bali
single-image

Keterangan foto: Desa Pekraman Banyubiru Kecamatan Negara menggelar upacara yadnya ngaben massa di areal Pura Dalem Desa Pekraman Banyubiru, Minggu(9/6), dihadiri Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan selaku guru saksi/MB

Jembrana (Metrobali.com) –

Desa Pekraman Banyubiru Kecamatan Negara menggelar upacara yadnya ngaben massal. Upacara Pitra Yadnya Atma Wedana yang dilangsungkan di areal Pura Dalem Desa Pekraman Banyubiru, Minggu(9/6) , dihadiri Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan selaku guru saksi . Turut hadir Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa.

Dihadapan ratusan warga, Wabup I Made Kembang Hartawan mengatakan, upacara ngaben merupakan wujud bhakti kehadapan leluhur. “Ini suatu bentuk rasa bhakti para sentana kehadapan Ida Yang Leluhur( dewa pitara). Kami sangat apresiasi dengan karma desa disini(Banyubiru) lantaran upacara yadnya dilaksanakan secara kolektif, “ujarnya.

Dengan dilaksanakan secara kolektif, kata Kembang, segala biaya dapat diringankan. “ Jangan lagi ada rasa gengsi-gengsian apalagi untuk melaksanakan yadnya. Ngaben massal dengan sistem gotong royong seperti ini tentu akan meringankan dari segala biaya. Kebersamaan dan rasa kekeluargaan juga akan terjalin, “ tandasnya.

Ditambahkan Kembang, semangat dan pelaksanaan Ngaben kolektif itu juga sangat relevan dengan pancasila dan nilai nilai konsep ajaran bung karno, salah satu ciri khas bangsa Indonesia. Yakni membangun kebersamaan dengan pola gotong royong sebagai salah satu ciri khas bangsa Indonesia. “ Apapun pekerjaan yang dilakukan secara gotong royong dan kebersamaan akan terasa ringan. Yang kurang mampu dibantu oleh yang lebih mampu . Kedepan agar tetap dipertahankan ( Ngaben Kolektif) , “cetus Kembang.

Sementara Ketua Panitia, I Wayan Polden mengaku, kalau ngaben masal yang dilaksanakan itu diikuti oleh 6 peserta yang memungkah, 36peserta memukur serta 48 peserta ngelungah. “Prosesi pengabenan kolektif ini dipuput oleh Ida Sulinggih dari Grya Alas Arum desa Kaliakah serta Ida Sulinggih dari grya Batuagung. Untuk prosesi meajar-ajar akan dilaksanakan pada Hari Selasa(11/6), “pungkasnya.

Baca Juga :
Hadiri Kampanye 12 Perangkat Desa Dinyatakan Bersalah

Sumber: Humas Pemkab Jembrana

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.