Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Kelompok Tani Buana Pala Sari Dikukuhkan Menjadi Subak Abian

Metro Bali
single-image

Mangupura (Metrobali.com)-

Kelompok Tani Buana Pala Sari Br. Adat Balangan Kangin, Desa Kuwum, Mengwi, sejak tanggal 5 Oktober 2011 telah dikukuhkan menjadi Subak Abian Buana Pala Sari. Pengukuhan ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Badung No. 2083/02/HK/2011 tanggal 5 Oktober 2011. Dengan penetapan tersebut, krama subak Buana Pala Sari mengadakan acara syukuran di Balai Banjar Balangan Kangin dengan mengundang Bupati Badung yang diwakil Wakil Bupati Badung Drs. I Ketut Sudikerta beserta Istri. Hadir pula Kadis Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Badung I Gst Ketut Sudaratmaja, Kabid Persubakan, Dinas Pendapatan Daerah Pesedahan Agung Badung I Gede Murdita, dari Kecamatan Mengwi serta tokoh masyarakat setempat.

            Wabup Sudikerta menyampaikan ucapan selamat atas dikukuhkannya Kelompok Tani Buana Pala Sari menjadi Subak Abian. Ini tidak lepas dari kajian-kajian baik teknis maupun non teknis yang telah dilakukan. Sebagai subak abian diharapkan krama subak agar menjaga dan melestarikan keberadaan subak. “Jangan sampai terjadi alih fungsi lahan maupun petani menjual tanahnya,” tegas Sudikerta. Untuk itu diminta krama subak tetap melaksanakan swadarmaning bertani atau berkebun sehingga mampu menjadi subak andalan demi meningkatkan kesejahteraan keluarga dan krama subak. “Pemkab Badung memang berkomitmen  untuk memajukan sektor pertanian dan perkebunan,  untuk itu setiap tahunnya subak diberi bantuan sebesar Rp. 25 juta , disamping  bantuan lainnya seperti penguatan modal petani maupun  bantuan bibit-bibitan,” tambahnya.
            Kabid Persubakan Gede Murdita menambahkan, perkembangan subak di Badung cukup pesat. Terbukti sejak tahun 2005 hingga 2011 subak di Badung bertambah sebanyak 17 subak  baik itu subak yeh maupun abian. Tahun 2005 di Badung terdapat 195 subak dan tahun ini sudah bertambah menjadi 212 subak. Diharapkan pula pembentukan subak ini jangan semata-mata berorientasi untuk mendapatkan bantuan saja namun yang paling penting mampu melestarikan subak sebagai pendukung dari pariwisata budaya.
            Sementara itu Kadis Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan I Gst. Ketut Sudaratmaja mengatakan, dengan ditetapkannya menjadi subak abian, krama subak dapat mohon pembinaan awal dari BPP Mengwi  dan kedepannya akan dibina tentang keterampilan teknis. Krama subak juga diharapkan mampu berinovasi dan mampu menggali potensi yang harus dikembangkan dengan membentuk kelompok-kelompok seperti kelompok ternak sapi, Kelompok Wanita Tani maupun P2WKSS.
                Menurut Kelian Subak Abian Buana Pala Sari I Made Wanta, pengajuan dari krama subak untuk meningkatkan status sudah dilakukan sejak enam bulan lalu, dan bersyukur Pemkab Badung merestui dengan mengeluarkan SK penetapan dari Bupati Badung. “Kami krama subak abian menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Badung, dengan status menjadi Subak Abian ini kami tidak henti-hentinya memohon bimbingan maupun pembinaan dari pemerintah demi kemajuan subak ini,” pintanya.

 

Bagikan :
Baca Juga :
Menteri Susi: Reklamasi harus untuk kepentingan umum

Leave a Comment

Your email address will not be published.