Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Kawanan Pencuri Anjing Ditangkap

Metro Bali
single-image

Bangli (Metrobali.com)-

Masyarakat Banjar Penyebeh dan jajaran Buser Polsek Kota Bangli, Selasa (5/3) berhasil membekuk kawanan pelaku pencurian anjing yang selama ini meresahkan warga. Kawanan pencuri anjing tersebut nyaris menjadi bulan-bulanan warga, beruntung petugas kepolisian segera datang ke lokasi. Pelaku antara lain John Lhalen (38) , Yoga Jerianto (31)  dan  Markus, warga Kampung Folres, Jalan Letda Made Putra, Denpasar. Kini ketiga pelaku harus mendekam di sel tahanan Polres Bangli untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sementara sekitar 300 anjing warga Bangli telah dikabarkan hilang.

Kasubag Humas Polres Bangli AKP Ida I Dewa Nyoman Rai didampingi Kasat Reskrim AKP IGM. Sudarma Putra saat dikonfirmasi, Selasa (5/3), membenarkan pihaknya telah berhasil menangkap kawanan pencuri anjing, yang selama ini mersahkan warga. “Mereka tertangkap saat menjalan aksinya di wilayah Banjar Penyebeh, Bangli, Selasa kemarin sekitar jam 03.30 Wita,”katanya.

Kronologis kejadian, kata Rai, Sekitar pukul 03.30 Wita,  I Nyoman Ridis dan sejumlah korban pencurian lainya mendengarkan suara anjing ribut – ribut dan suara sepeda motor mondar mandir kemudian beramai-ramai  melakukan pengecekan. Ketika itu, korban melihat pelaku yang mengendarai sepeda motor tersebut melempar sesuatu yang mengakibatkan anjing – anjing mati. Setelah anjing tersebut semaput dan mati, pelaku kemudian mengambil anjing-anjing tersebut dan dimasukan ke dalam karung yang telah dipersiapakan sebelumnya. “Warga kemudian menangkap pelaku. Kasus ini kemudian dilaporkan Polsek Bangli,”katanya. Lanjut menambahkan, sebelumnya pihaknya banyak mendapatkan laporan kalau aning warga hilang secara misterius.

Dikatakan, para pelaku dihadapan petugas  penyidik mengakui secara terus terang perbuatanya. Mereka nekad melakukan tindakan tersebut lantaran karena terbelit kebutuhan ekonomi. Sementara anjing-anjing yang mati diracun itu, rencananya bakal dijual ke sejumlah pengepul.

Baca Juga :
Sisihkan 80 Stand Pameran Di Jogja PDN Expo 2019 Exhibition and BussinessKota Denpasar Sabet Juara Satu Stand Terbaik

Sementara  informasi dilapangan menyebutkan, sedikitnya sekitar 300 ekor anjing warga Bangli hilang secara misterius. Ada kemungkinan anjing tersebut adalah korban para pelaku. “Pantas saja anjing kami hilang tanpa rimba. Ini kemungkinan jadi korban para pelaku,katanya.WAN-MB

Bagikan :
4 Comments
  1. Avatar
    putu 7 years ago
    Reply

    matiang gen masi, jeleme kene2 be ngae gumi bali usak..
    baang gen racun ane baange kuluk to, pang tawange asane

  2. Avatar
    Lance 7 years ago
    Reply

    Ini pencuri anjing harus mendapatkan semacam imbalan untuk melakukan rakyat layanan Bangli a. Pemerintah Bali tidak berbuat cukup untuk menghentikan spead penyakit infeksi menyebar melalui kontak manusia dengan keji, deasease naik, basteran kotor. Orang-orang perlu memahami: anjing kotor hidup dalam kondisi desa yang kotor dapat menyebabkan bayi atau anak kecil untuk mendapatkan cacing dalam perut mereka, dapat menyebabkan Anda untuk kontrak penyakit kulit mengerikan yang disebut “7 TAHUN gatal”. Ini deases kulit disebabkan oleh kudis dan sangat sulit untuk membersihkan diri dari gangguan gatal. Banyak orang yang gatal kulit mereka sendiri, akan sering gatal sendiri sampai mereka mengalami pendarahan. Aku BENCI BALI anjing

  3. Avatar
    kadek 7 years ago
    Reply

    ANYONE LOST THEIR DOG?,AN ADULT BROWN GOLDEN RETRIEVER SEEN ON JALAN MERTASARI NO 145 SUWUNG KANGIN,DENPASAR,TIED ON THE TREE,THE MAN SAID HE FOUND IT ON THE STREET,PLEASE ANYONE LOST THEIR DOG COME AND HAVE A LOOK.

  4. Avatar
    Sashy Nuniek 6 years ago
    Reply

    Yang model begini harus dihukum berat tega demi uang 80 rb maling anjing peliharaan orang. sementara anjing yg dipelihara sudah seperti keluarga dan mereka dgn seenaknya mencuri bahkan membunuh demi mengisi perut. Kejadian yang serupa menimpa anjing labrador kesayangan saya dini hari kemarin, modusnya mirip sekali,. saya sempat kejar pencurinya tapi ngk ketemu. sampai sekarng anjing saya belum kembali. tapi baca berita ini membuat saya shock jangan2 anjing saya berakhir sama. Semoga kalian penjahat yang ngk punya perasaan mendapat karma yg lebih berat, balasan yang setimpal dengan perbuatan keji kalian. Jadi manusia tapi otak dan pikiran lebih biadab dari binatang.

Leave a Comment

Your email address will not be published.