Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Kapal Pesiar MV Vasco Da Gama dan MW Europa Sandar Bersamaan di Pelabuhan Benoa, Bawa 2100 Lebih Penumpang dan Kru

Metro Bali
single-image

Foto: Kapal MV Vasco Da Gama dan Kapal MW Europa dalam waktu yang bersamaan bersandar di Pelabuhan Benoa, Senin (20/1/2020).

Denpasar (Metrobali.com)-

Untuk kedua kalinya dalam sejarah, dua kapal pesiar berukuran besar dalam waktu yang bersamaan bersandar di Pelabuhan Benoa, Senin (20/1/2020).

Yakni Kapal MV Vasco Da Gama dengan LOA dengan panjang 219 meter dan Kapal MW Europa dengan LOA dengan panjang 224 meter. Kedua kapal pesiar ini total membawa lebih dari 2100 orang penumpang dan kru.

Semakin banyaknya kapal pesiar besar bisa bersandar di Pelabuhan Benoa dimungkinkan setelah rampungnya pengerukan dan pendalaman alur dari minus 9 Meter LWS (low water spring/rata-rata muka air laut) menjadi minus 12 Meter LWS.

Hal tersebut telah memungkinkan kapal pesiar dengan LOA (Length of All) / ukuran panjang lebih dari 350 Meter untuk sandar di demaga dimana sebelumnya hanya bisa berlabuh diluar pelabuhan.

Di sisi lain bersandarnya dua kapal pesiar besar secara bersamaan untuk pertama kali ini di Pelabuhan Benoa juga tidak lepas dari dukungan penuh KSOP Benoa yang menjamin dan memastikan keamanan kapal pesiar ini dalam bersandar.

“Kami senang semakin banyak kapal pesiar besar bisa bersandar di Pelabuhan Benoa. Kami tingkatkan sinergi semua pihak agar Pelabuhan Benoa jadi kebanggaan Bali, Indonesia bahkan dunia,” kata Kepala KSOP Benoa Agustinus Maun.

Ia menegaskan KSOP Benoa menegaskan pihaknya akan mendukung penuh pengembangan Pelabuhan Benoa menjadi home port dan pelabuhan terbaik di Indonesia dalam mendukung pariwisata Bali dan nasional.

“Kami juga siap mendukung pemerintah tingkatkan pariwisata Bali lewat peningkatan kunjungan wisatawan kapal pesiar di Pelabuhan Benoa,” tegas pria yang sebelumnya menjabat kepala KSOP Gresik itu.

Baca Juga :
Petugas LP Terlibat Narkoba & Pungli Dipecat Kemenkumham

Sekretaris Dinas Pariwisata Pemprov Bali Ni Putu Susantini meyakini semakin banyak kapal pesiar besar bisa bersandar di Pelabuhan Benoa bisa menggeliatkan pariwisata Bali. “Dunia kapal  pesiar sandar bersamaan ini buat pariwisata makin menarik,” kata Susantini.

Pemprov Bali pun menyakini bersandarnya dua kapal pesiar besar ini dalam  waktu bersamaan sangat berarti meningkatkan perekonomian Bali.  “Kami harapkan kapal pesiar bisa lebih lama bersandar di Pelabuhan Benoa agar wisatawan lebih banyak belanjakan uang,” pungkas Susantini.

Pemprov Bali pun tengah menyiapkan paket wisata bahari keliling Bali. Salah satunya juga untuk wisatawan kapal pesiar di Pelabuhan Benoa ini.

“Sesuai arahan Pak Gubernur, kita buat nanti paket wisata bahari keliling Bali. Konsepnya masih disusun. Ini juga akan mendukung pariwisata kapal pesiar di Pelabuhan Benoa sebab wisatawan disiapkan paket ke destinasi pariwisata di Bali,” papar Susantini.

CEO Pelindo III Regional Banyuwangi Bali Nusra, I Wayan Eka Saputra mengaku bangga dan bersyukur untuk Pelabuhan Benoa akhirnya kembali menerima dua kapal berukuran besar dan panjang untuk bersandar di dermaga.

Setelah sebelumnya untuk pertama kalinya dalam sejarah, dua kapal pesiar berukuran besar dalam waktu yang bersamaan bersandar di Pelabuhan Benoa, Minggu (17/3/2019). Yakni MS Insignia dan dan MS Azamara Quest yang merupakan Sister Ship (kapal pesiar bersaudara) namun beda perusahaan.

Ke depan diyakini akan lebih banyak kapal pesiar berukuran besar datang ke Pelabuhan Benoa yang digadang-gadang menjadi Home Port pertama di Indonesia.

“Pelabuhan Benoa sudah sangat siap menjadi Home Port dan akan memberikan multiplier efek yang sangat besarbagi pariwisata Bali,” tegas Eka Saputra. (dan)

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.