Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Jokowi Akui Kualitas Beras Bulog Buruk

Metro Bali
single-image

jokowi 2

Tangerang (Metrobali.com)-

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui kualitas beras Bulog yang saat ini beredar di pasar sedang buruk karena merupakan stok lama sejak beberapa bulan lalu.

Presiden Jokowi ketika blusukan ke Pasar Modern BSD City di Tangerang Selatan, Banten, Senin (13/4), menerima keluhan dari pedagang di pasar itu soal kualitas beras Bulog yang jelek meskipun harganya masih standar.

“Itu memang stok-stok lama, memang seperti itu, tidak usah ditutupilah,” kata Presiden Jokowi ketika ditanya wartawan soal keluhan pedagang tentang beras Bulog.

Oleh sebab itu, Presiden Jokowi berjanji akan memperbaruinya dengan melepas stok-stok baru.

“Akan diperbaharui dengan stok-stok baru. Bulan ini baru membeli, pakai stok yang baru, dulu kan memang stok lama semua, sampai hitam begitu. Memang faktanya seperti itu. Kita ngerti semua,” katanya.

Pada kesempatan itu, Jokowi mengaku mampir ke Pasar BSD untuk mengecek harga-harga.

Ia menemukan fakta harga cabai mengalami kenaikan sedangkan harga beras turun.

“(Cabai) naik! Kalau beras turun. Itu tugasnya Mentanlah untuk membangun di sebuah wilayah, untuk tanaman cabai, Menteri Pertanian sudah tahu,” katanya.

Berdasarkan data Dinas Perindag Tangerang Selatan yang diolah oleh Ditjen PDN Kementerian Perdagangan menunjukkan harga kebutuhan pokok di Pasar BSD City pada 12 April 3015 yakni beras Rp11.500 per kg, gula pasir Rp11.000 per kg, minyak goreng curah Rp11.000 per liter, tepung terigu Rp7.500 per kg, kedelai impor Rp11.000 per kg dan daging sapi Rp100.000 per kg.

Selain itu harga daging ayam broiler Rp35.000 per kg, telur ayam ras Rp18.000 per kg, cabai merah keriting Rp30.000 per kg, cabai rawit merah Rp35.000 per kg, bawang merah Rp35.000 per kg dan bawang putih Rp18.000 per kg. AN-MB 

Bagikan :
Baca Juga :
Sidang Gugatan Gubernur Terhadap Bali Post: Berita Tidak Akurat Langgar UU Pers

Leave a Comment

Your email address will not be published.