Jembrana Masuk Zona Resiko Rendah Penularan Covid-19.

metrobali
single-image

 

Jembrana (Metrobali.com)

 

Kinerja penanganan Covid-19 di Kabupaten Jembrana semakin membaik. Bahkan mencatatkan penurunan dari zona orange menjadi zona kuning.

Artinya, perkembangan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Jembrana semakin membaik dikategorikan daerah dengan zona resiko rendah penularan covid-19 oleh Satgas Penanganan Covid-19 pusat.

Humas SatuanTugas (Satgas) Covid-19 Jembrana dr I Gusti Agung Putu Arisantha mengatakan saat ini Jembrana kembali masuk zona kuning di Bali. Hasil ini merupakan kerja keras semua pihak.

“Di Bali ada dua daerah yang masuk zona Kuning yakni Jembrana dan Kabupaten Buleleng” ujar Arisantha, Jumat di Posko Satgas Covid-19, Jumat (20/11).

Ditetapkannya Jembrana sebagai zona kuning) diharapka dapat terus dipertahankan. Caranya dengan menerapkan protokol kesehatan 3 M secara disiplin diantaranya memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

“Kita tidak boleh lelah dalam menerapkan 3 M karena potensi penularan masih bisa terjadi” ujarnya.

Selanjutnya ia berkeinginan perilaku 3 M ini nantinya bisa menjadi kebiasaan dan tetap dilakukan karena kesadaran, bukan karena ada pengawasan. “Mari semua lapisan masyarakat melakukannya (3M) untuk kesehatan kita bersama” himbaunya.

Disebutnya jumlah kumulatif kasus positif Covid -19 di Jembrana sebanyak 497 orang. Dari jumlah itu, total kesembuhan pasien tergolong tinggi sebanyak 464 orang atau mencapai 93 persen. Sementara total jumlah pasien meninggal dunia terkonfirmasi positif sebanyak 11 orang. Sedangkan pasien probable dengan hasil swab positif meninggal dunia sebanyak 5 orang.

Dijelaskannya hari ini ada tambahan satu (1) kasus positif Covid-19. Warga Jembrana ini sedang menempuh seleksi kepolisian. “Saat ini ia masih menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Denpasar” ujarnya. (Komang Tole).

Bagikan :
Baca Juga :
Korut ancam kirim "paket hadiah lebih banyak lagi" untuk AS

Leave a Comment

Your email address will not be published.