Jelang Launching , Bupati Artha Tinjau RSU Negara

Metro Bali
single-image

Bupati Jembrana I Putu Artha, Selasa (14/1), meninjau RSU Negara.

Jembrana (Metrobali.com)-

 

Pembangunan fisik enam buah gedung baru di RSU Negara telah rampung . Rencananya berbagai fasilitas baru dirumah sakit daerah yang menelan anggaran puluhan milyar , akan segera dilaunching pemanfaatannya pada 14 pebruari 2020.

Guna memastikan kesiapan jelang dilaunching , Bupati Jembrana I Putu Artha, Selasa (14/1), meninjau RSU Negara. Tinjauan itu juga untuk melihat kondisi bangunan baru serta pelayanan kepada masyarakat di Rumah Sakit plat merah milik Kabupaten Jembrana.

Bangunna pertama yang dilihat adalah Instalasi Gawat Darurat. Bangunannya kini berlantai tiga, jauh lebih luas dari sebelumnya . Lantai 1 dikhususkan untuk pelayanan pasien kedaruratan , sedangkan lantai diatasnya untuk ruang operasi dan penyembuhan pasien. Digedung ini juga sudah disediakan lift untuk memudahkan pasien . Guna menunjang pelayanan dan kecepatan penanganan, ruang OK sudah ditambah menjadi 9 kamar dari sebelumnya 4 kamar. Sementara ruangan ICU disiapkan sebanyak 10 kamar , namun baru berfungsi 5 kamar secara bertahap akan ditambah menunggu kesiapan alat dan penunjang medis lainnya .

Bupati Artha juga mengecek gedung baru lainnya di Ruang Rawat inap khusus pasien kelas 123 serta VIP. Bangunan yang berada diareal belakang RSU ini sudah difungsikan dan melayani pasien. Bahkan tingkat kunjungan pasien sudah melonjak , tingkat hunian kamar sudah mencapai 80 persen.

Tak hanya soial fisik bangunan , sisi pelayanan juga tak luput dari pengamatan Bupati Artha. Dikasir dan pemesanan obat yang terletak di Ruang IRNA 123, Artha masih melihat ada antrean cukup panjang . Kepada Dirut RSU Negara, Ia berpesan agar segera ditangani sehingga masyarakat tidak terlalu lama mengantre. “ Ini harus dijadikan evaluasi. Masyarakat banyak mengantre apakah sisi pelayanannya yang lambat karena protap tidak berjalan atau karena minimnya jumlah tenaga pendukung, “ujar Bupati Artha.

Baca Juga :
Gus Adhi Serahkan Bantuan RMU di Subak Gede Kemenuh, Juga Akan Fasilitasi Dryer hingga Bank Tani

Kepada sejumlah pejabat struktural dan fungsional di RSU Negara , Bupati Artha juga berpesan agar gedung RSU negara yang kini lebih nyaman dan megah , harus diimbangi dengan peningkatan pelayanan pula. Hal itu berlaku oleh seluruh jajaran pegawai RSU disemua bidang. “ Fasilitas RSU kini saya rasa sudah sangat lengkap dan nyaman. Tinggal imbangi dengan pelayann yang baik dan ramah. Percuma gedungnyanya bagus kalau pelayanan diberikan tidak bagus” tandas Bupati Artha.

Ia juga berharap pihak RSU Negara responsif akan keluhan yang disampaikan warga. “Janganmenunggu viral terlebih dahulu, baru ditanggapi karena akan merubah persepsi masyarakat . Tampung keluhan mereka , evaluasi dan ambil tindakan agar lebih baik,” pesan Bupati Artha.

Sementara Direktur RSU Negara , dr I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata menjelaskan enam gedung baru yang sudah dibangun antara lain IGD, Poliklinik, Laboratorium, Gedung Bedah Sentral , Ruang Inap 123 serta Ruang VIP. Realisasi fisiknya sudah 100 persen dan kini tinggal masa pemeliharaan . Selain itu halaman parkir juga lebih luas . Sebelumnya parkir RSU Negara sering dikeluhkan karena sempit dan memakai badan jalan wijaya kusuma di Kelurahan BB Agung . Fasilitas yang disediakan tidak hanya dihalaman depan , tapi juga diareal belakang hingga daya tampungnya cukup banyak. “ Saat ini pembangunan 6 gedung sudah terealisasi dan sudah diserah terimakan akhir desember yang lalu. Saat ini kita sedang proses proses perpindahan layanan dikembalikan kegedung yang baru, mengingat layanan rumah sakit tetap jalan saat proyek pembangunan , “ ujar Oka Parwata.

Ia juga menambahkan , jelang launching bulan februari nanti, beberapa persiapan juga tengah dikebut. Diantaranya pembersihan sisa pembongkaran gedung, mengecat gedung-gedung lama agar matching dengan gedung yang baru, menata tanaman, fasilitas parkir dan rekondisi jalan yang rusak saat pengerjaan proyek.

Baca Juga :
Semen Indonesia dapat pinjaman Rp1 triliun

“ Termasuk menata kembali berkas-berkas yang kemarin sempat dipindah sementara. Sehingga saat launching semua pelayanan sudah berjalan dengan maksimal, “ paparnya .

Menyoal kekurangan / perlengkapan medis , ucap Oka Parwata, pihaknya akan memenuhi secara bertahap. “Tadi sudah dikatakan pertama adalah mengenai OK (ruang operasi) kemudian kelengkapan ICU dan penunjang lainnya akan kita penuhi tahun ini . Tapi secara kesiapan keseluruhan sudah siap, ” pungkasnya.

 

Sumber : Humas Pemkab Jembrana

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.