Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Hadapi Era Ekonomi Digital, STIKOM Bali Berubah Menjadi Institut Teknologi Bisnis STIKOM Bali

Metro Bali
single-image

STIKOM Bali Berubah Menjadi Institut Teknologi Bisnis STIKOM Bali

Denpasar (Metrobali.com) –

Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Teknik Komputer STIKOM Bali secara resmi berubah nama menjadi Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) STIKOM Bali.

Perubahan nomenklatur itu berdasarkan Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 357/KPT/1/2019 tentang izin perubahan bentuk Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Teknik Komputer STIKOM Bali di Kota Denpasar menjadi Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) STIKOM Bali.

Salinan SK itu diserahkan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Prof. Ainun Na’im, Ph.D, M.B.A. Ainun mengatakan, dunia pendidikan dengan basis prodi teknologi diharapkan membuka jurusan yang relevan dengan disiplin ilmu yang diterapkan.

“Kami menganjurkan pada Institut membuka prodi yang lebih relevan dengan industri, karena masuk dalam kelompok teknologi dan dapat dikembangkan lagi ke kurikulum dengan internship industri,” jelas Ainun saat peresmian ITB STIKOM Bali, Jumat (14/6/2019) di Denpasar.

Sementara itu Pejabat Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan menambahkan, perubahan itu diikuti dengan pembagian prodi baru yang terkait dengan ekonomi digital. Prodi baru itu mulai dibuka di tahun ajaran baru 2019/2020. “Dengan keluarnya SK, kami akan mengembangkan prodi ekonomi untuk digital bisnis, digital perpajakan dan digital akuntansi,” jelas Dadang Hermawan.

Ketua Yayasan Widya Dharma Shanti Prof. Dr. I Made Bandem mengatakan ITB STIKOM Bali konsisten melakukan pengembangan ekonomi kreatif berbasis seni dan budaya. Selama 17 tahun berjalan, beberapa project telah dilakukan di antaranya ‘Bali 1928’ yang menjadi kumpulan peristiwa kultural budaya Bali tempo dulu dalam kemasan digital visual. “Orange economy seperti itu yang diharapkan akan terus dikembangkan di kampus ITB STIKOM Bali,” jelas Bandem. (hidayat)

Bagikan :
Baca Juga :
Partai Gerindra klaim ditawari empat pos menteri

Leave a Comment

Your email address will not be published.