Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Gus Adhi Ajak Petani Terapkan Protokol Kesehatan Plus “Jaga Dompet,” Siap Lepas Landas di New Normal

Metro Bali
single-image

Foto: Anggota Komisi IV DPR RI AA Bagus Adhi Mahendra Putra (Gus Adhi).

Badung (Metrobali.com)-

Anggota Komisi IV DPR RI AA Bagus Adhi Mahendra Putra (Amatra) memberikan semangat kepada para petani menyambut era New Normal (Normal Baru) dan agar mampu menggarap berbagai peluang yang ada.

Anggota Fraksi Golkar DPR RI Dapil Bali yang akrab disapa Gus Adhi ini juga mengajak petani tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Seperti jaga jarak, rajin mencuci, pakai masker dan lainnya.

“Terapkan protokol kesehatan Plus. Plusnya adalah jaga dompet,” kata Gus Adhi usai bertemu para petani Subak Abian di Desa Kuwum, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Minggu (28/6/2020).

Anggota Komisi IV DPR RI yang membidangi pertanian, lingkungan hidup, kehutanan dan kelautan ini sekaligus menyerahkan paket sembako untuk membantu meringankan beban petani saat pandemi Covid-19.

Kembali soal protokol kesehatan plus “jaga dompet” yang dimaksud Gus Adhi adalah bagaimana para petani mampu menjaga ekonomi dan menggerakkan perekonomian di subak masing-masing.

Politisi Golkar asal Kerobokan, Badung itu pun lantas mengajak petani jangan hanya berdiam diri atau terpaku dengan berbagai dampak pandemi virus Corona atau Covid-19. Melainkan harus kreatif dan makin serius menggarap dan menggeluti pertanian dengan berbagai peluang yang ada.

“Dulu kan banyak pilihan pekerjaan seperti juga  di pariwisata tapi sekarang dengan adanya Covid-19 ini bisa totalitas ke depannya di pertanian. Totalitas itu artinya petani harus belajar mengolah pupuk, buat benih, kemudian melakukan budidaya dengan baik dan benar,” kata Gus Adhi.

Petani juga diajak menerapkan sistem pertanian organik. Terlebih hasil produk pertanian banyak peminatnya, pangsa pasar juga terbuka lebar dan harga jualnya bisa lebih tinggi.

Baca Juga :
Tak Maksimal, Pertemuan FKUB Di Puri Denbencingah Klungkung

“Jadi kalau pertanian kita garap serius dengan baik dan benar, setelah New Normal petani bisa lepas landas atau take off, tidak hanya jadi petani tapi jadi pengusaha pertanian, jadi manajer pertanian sehingga petani menjadi sejahtera,” tegas Anggota DPR RI dua periode ini.

Sebelumnya Gus Adhi juga terus bergerak memberikan dukungan kepada Satgas Gotong Royong di Desa Adat untuk mempercepat penanganan pandemi virus Corona atau Covid-19.

Ia memberikan bantuan 218 paket sembako kepada Satgas Gotong Royong Banjar Anyar Kaja, Desa Adat Kerobokan, Kabupaten Badung, Minggu (28/2020).

“Kami ingin terus memberikan semangat dan dukungan kepada Satgas Gotong Royong di Bali dan desa adat yang juga ikut berada di garda terdepan mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata Gus Adhi usai penyerahan bantuan.

Gus Adhi juga tak lelah untuk mengingatkan dan mengajak bahwa salah satu “jurus ampuh” dan kekuatan bangsa ini menghadapi dan melewati pandemi adalah spirit gotong royong.

“Pandemi virus Corona atau Covid-19 adalah masalah bangsa Indonesia bahkan dunia yang membutuhkan kebersamaan sebagai sebuah bangsa dengan spirit gotong royong yang kuat,” tegas Gus Adhi.

Di sisi lain penerapan protokol New Normal (Normal) baru dengan membuka berbagai aktivitas utamanya perekonomian juga tetap menuntut kedisiplinan dan rasa empati serta kekuatan gotong royong.

“Mari kita tetap disiplin kedepankan protokol kesehatan New Normal, kuatkan spirit gotong royong, Tat Twam Asi atau empati dalam hadapi pandemi ini, maupun saat memasuki New Normal,” tutup Gus Adhi. (wid)

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.