Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Gubernur Minta Dinas PU Serius Tangani Danau Buyan

Metro Bali
single-image

Gubernur Minta Dinas PU Serius Tangani Danau Buyan

Denpasar (Metrobali.com)-

            Gubernur Bali, Made Mangku Pastika meminta Dinas Pekerjaan Umum (PU) serius untuk menangani pendangkalan yang terjadi di danau Buyan, Kabupaten Buleleng. Hal ini disampaikan Pastika saat mendengarkan Presentasi Perkembangan Perencanaan  Program/ Kegiatan Infrastruktur TA 2015 Dana APBN dan APBD, Kamis (19/6) di Ruang Rapat Praja Sabha, Kantor Gubernur Bali.

Gubernur meminta para peserta yang hadir yang terdiri para pejabat eselon 2 terkait di lingkungan Pemprov Bali agar mencari solusi bagai danau Buyan. “Karena jika melihat kondisi saat ini air Danau Buyan sudah semakin menyempit akibat gerusan tanah dari pinggir karena penduduk merubah fungsi lahan dari kebun kopi menjadi tanaman sayur atau bangunan villa.  25 tahun lagi danau buyan tidak akan ada lagi,” ujarnya.

Pastika menegaskan jika diperlukan tambahan dana untuk pengelolaan danau buyan, maka Pemprov akan siap mengucurkan tambahan dana APBD untuk mengantisipasi kondisi Danau Buyan.  Selain itu Gubernur juga minta untuk melakukan kajian secara internal agar didapat gambaran kasar mengenai jalan Tol yang menghubungkan Mengwi Tani dengan Singaraja, terutama gambaran mengenai jumlah short cut yang harus dibuat, untuk megurangi jumlah belokan terutama antara Bedugul dan Singaraja. “yang baguan urusan Bina Marga saya minta untuk melakukan survei agar bisa menghitung secara kasar, di mana bukit yang harus di bobol atau dimana harus buat jembatan”, tegas Pastika.

            Pastika juga menyoroti masalah operasional di Mata Air Guyangan di Kecamatan Nusa Penida di mana selama ini Pemprov. Bali sudah menyalurkan dana BKK sebesar 1 miliar untuk Kabupaten Klungkung untuk urusan tersebut, untuk itu Pastika minta Kadis PU untuk mengecek sejauh mana pekerjaan itu dilaksanakan. Pompa-pompa di mata air tersebut harus ditambah untuk mempermudah masyarakat untuk memanfaatkan mata air dan penyebaran air bisa lebih merata ke sebagian besatr Masyarakat Nusa Penida. “salah satu cara untuk mengentaskan kemiskinan di Nusa Penida dengan memberikan mereka air, maka dari itu tambahkan lagi pompa-pompa untuk memudahkan mereka mendapatkan air”, pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bali, I Nyoman Astawa Riadi dalam pemaparannya menyampaikan bahwa dana anggaran untuk Dinas PU tahun 2014 yang diberikan sebanyak 1, 85 triliun yang berasal dari APBD sebesar 434,8 milyar dan dana APBN sebesar 1,4 triliun. Sampai saat ini sebagian proyek sudah berjalan, tetapi ada beberapa proyek yang baru menyelesaikan proses lelang. Lebih jauh, ia menyampaikan bahwa progres capaian sampai akhir bulan Mei tahun 2014, tingkat capaiannya serapan keuangan baru  sebesar 8, 80 %, dan realisasi fisiknya sebesar 9,06 %. AD-MB

Bagikan :
Baca Juga :
Wagub Sudikerta Himbau Warga Sading Tingkatkan Kepedulian Pada Lingkungan

Leave a Comment

Your email address will not be published.