Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Gelar Ngusaba Desa dan Piodalan Puseh Desa Pekraman Berangbang, Wabup Kembang Hartawan Ngaturang Punia

Metro Bali
single-image

Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama istri Ny. Ani Setyawarini Kembang, turut hadir ngaturang bhakti Minggu(15/9), bersama ratusan krama setempat.

Jembrana (Metrobali.com)-

Krama Desa Pekraman Berangbang, Kecamatan Negara menggelar 2(dua) karya sekaligus yakni, karya Ngusaba Desa lan Ngusaba Nini dan karya Piodalan Ida Betara Pura Puseh. Untuk upacara karya Ngusaba Desa lan Ngusaba Nini dilaksanakan sejak Rabu (11/9) sampai Selasa (17/9), sedangkan untuk upacara piodalan jatuh pada Purnama Sasih Ketiga, (Sabtu, 14/9).

Saat Upacara Ngusaba Desa lan Ngusaba Nini dan upacara piodalan itu, Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama istri Ny. Ani Setyawarini Kembang, turut hadir ngaturang bhakti Minggu(15/9), bersama ratusan krama setempat.

Selain ngaturang bhakti, Wabup Kembang juga menyerahkan punia untuk upakara yang diterima Bendesa Desa Pekraman Berangbang, I Nengah Sudama.

Terkait karya Ngusaba Desa lan Ngusaba Nini dan piodalan di Pura Puseh, Bendesa Desa Pekraman Berangbang, I Nengah Sudama mengatakan, pada hakekatnya karya ini untuk menyucikan Linggih Ida Betara dengan disertai upakara Satwika Yadnya.”saat ini desa pekraman melangsungkan 2(dua) karya sekaligus. Ini pada hakekatnya Ida Betara selalu memberikan tuntunan dan sinar suci kepada krama umat, “ujarnya.

Sudama yang notabena Majelis Alit Kecamatan Negara juga menegaskan, untuk karya Ngusaba Desa lan Ngusaba Nini dan Upacara Piodalan dilaksanakan sejak Rabu(11/9). Upacara Ngusaba Desa lan Ngusaba Nini dan Upacara Piodalan, dimulai sejak Rabu(11/9) yang diawali dengan upacara Mepepada dan Pecaruan. Kedua upacara yadnya itu , puncaknya jatuh pada Purnama sasih ketiga(Sabtu, 14/9), sedangkan untuk karya Ngusaba Desa lan Ngusaba Nini akan disineb(berakhir) pada Selasa(17/9) . “Tingkatan upakara mekebat daun dengan dipuput oleh Ida Peranda Kusara dari Grya Batuagung. Total biaya untuk penyelenggaraan karya sebesar Rp 180 jt berasal dari BKK, donatur dan iuran krama desa. “jelasnya.

Baca Juga :
Polda Bali Kerahkan 1.300 Personel Amankan Mudik

Sementara Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan yang didampingi oleh sejumlah anggota DPRD Jembrana , memberikan apresiasi kepada krama umat dalam melaksanakan karya. Pasalnya, seluruh rangkaian karya dapat dilaksanakan dengan rasa tulus iklas disertai pemanfaatan biaya sangat efektif. “Saya sangat apresiasi kepada krama umat di desa pekraman Berangbang ini. Hal ini disebabkan, tingkatan karya cukup besar ini namun bisa dilaksanakan dengan biaya tidak terlalu besar. Saya percaya dari pemanfaatan biaya untuk seluruh keperluan yadnya ini bisa dilakukan dengan efektif. Kedepan, cara-cara ini patut dijadikan pedoman dalam setiap penyelenggaraan yadnya, “ujarnya.

Wabup Kembang juga minta, khususnya dalam pelaksanaan Pilkel untuk menjaga paiketan(persatuan) krama desa. “krama dalam ajang demokrasi khusnya pemilihan perbekel nanti tentu ada perbedaan. Perbedaan itu sangat wajar dalam berdemokrasi. Namun demikian saya harapkan perbedaan itu hanya terjadi di bilik suara atau di TPS saja, “pungkasnya. (Humas Pemkab Jembrana)

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.