Gelar Diklatpim II, Gubernur Pastika Harap Aparatur Sipil Negara Mampu Tumbuh Kembangkan Nilai Keharmonisan

Metro Bali
single-image

Foto : Pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat II Angkatan XXII Tahun 2018 di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Bali, Denpasar, Senin (30/7).

Denpasar (Metrobali.com)-

Pemerintah Provinsi Bali melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Bali kembali menyelenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat II Angkatan XXII Tahun 2018 bagi Para Aparatur Sipil Negara yang ada di seluruh Indonesia, yang diselenggarakan selama 95 hari kerja.

Melalui pelatihan ini  hendaknya mampu membentuk manajerial kepemimpinan yang mampu berinovasi tidak saja untuk mempercepat proses pembangunan melalui peningkatan kualitas menejerial, fasilitasi dan pelayanan publik akan tetapi mampu melakukan perubahan dalam kepemimpinan yang stratejik di instansinya masing-masing. Demikian disampaikan dalam sambutan Gubernur Bali Made Mangku Pastika yang dibacakan oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bali Ida Bagus Kade Subhiksu, dalam acara Pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat II Angkatan XXII Tahun 2018 di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Bali, Denpasar, Senin (30/7).

Lebih jauh, dalam sambutanya Pastika mengatakan, Pelatihan Kepemimpinan ini bukan semata-mata syarat untuk mendapat jabatan belaka akan tetapi lebih dari itu bagaimana kebijakan strategi yang di rancang menghasilkan implasi yang bermanfaat dan mampu menumbuh kembangkan nilai keharmonisan dan rasa kebersamaan serta meminimalkan gep kemiskinan melalui pelayanan dasar, guna untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Selanjutnya, Pastika juga menerangkan bahwa memahami kebijakan dan strategi yang di rancang diharapkan dapat menghasilkan pemerataan bagi masyarakat. Menurutnya, Masyarakat tidak butuh janji-janji lagi tapi membutuhkan langkah nyata dalam mewujudkan pembangunan, imprastruktur dalam kemajuan bangsa. Untuk itu, ia harap dalam proses pembelajaran dan pelatihan ini hendaknya para aparatur sipil negara kedapannya mampu melakukan percepatan dan kebaikan implasi yang masih dalam proses, pengembangan sumber daya manusia aparatur merupakan kunci keberasilan.

Baca Juga :
Ringankan Beban Masyarakat, Bupati Eka Berikan 300 Paket Sembako

Dalam kesempatan tersebut Kepala LAN RI yang diwakili oleh Deputi Bidang Diklat Aparatur Lembaga Administrasi  Negara Dr. H. M Idris, M.Si juga menambahkan bawasannya Pelatihan Kepemimpinan Tingkat II adalah untuk meningkatkan kompetensi Kepemimpinan Pejabat Struktural eselon II atau pejabat eselon III, nantinya diharapkan setelah  lulus seleksi diklat para peserta akan berperan dalam melaksanakan kebijakan stratejik dalam tugas dan fungsi kepemerintahan, berwawasan kompetensi sosial-kultural dan sekaligus memberikan kontribusi dalam pengembangan kepariwisataan di tanah air yang pada akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam hal tersebut Idris juga mengapresiasi setinggi-tingginya dan mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Provinsi Bali yang telah kembali mengadakan diklat pelatihan kepemimpinan tingkat II Angkatan XXII Tahun 2018.

Sementara itu, Kepala Badan BPSDM Provinsi Bali Ida Bagus Sedhawa melaporkan secara keseluruhan pelatihan Kepemimpinan Tingkat II angkatan XXII Nasianal Tahun 2018 ini di ikuti oleh 52 orang peserta, dari beberapa Kabupaten dan Kota di indonesia. dengan metode pembelajaran yang diterapkan melalui kuliah dan ceramah, tanya jawab, role playing, diskusi, e-coaching dan visitasi.

Editor : Whraspati Radha

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.