Fraksi NasDem-PSI DPRD Denpasar Bantu Sembako di Banjar Penyaringan, Pandemi Belum Usai Warga Masih Butuh Uluran Tangan

Metro Bali
single-image

Foto: Jajaran Fraksi NasDem-PSI DPRD Kota Denpasar menyerahkan bantuan sembako di Banjar Penyaringan, Desa Sanur Kauh, Kota Denpasar, Selasa (14/7/2020).

Denpasar (Metrobali.com)-

Fraksi NasDem-PSI DPRD Kota Denpasar menjalankan misi sosial aksi kemanusiaan dengan berbagi kasih menyerahkan bantuan sembako kepada warga di Banjar Penyaringan, Desa Sanur Kauh, Kota Denpasar, Selasa (14/7/2020).

Bantuan berupa 50 paket sembako diserahkan Sekretaris Fraksi NasDem-PSI DPRD Kota Denpasar Emiliana Sri Wahjuni bersama Bendahara Fraksi NasDem-PSI DPRD Kota Denpasar Wayan Gatra dan Anggota Fraksi yakni Agus Wirajaya dan I Made Yogi Arya Dwi Putra.

Bantuan sembako diterima Nyoman Subasma selaku tokoh masyarakat Banjar Penyaringan untuk selanjutnya sembako dibagikan secara door to door atau langsung ke rumah-rumah warga yang membutuhkan.

Anggota Fraksi NasDem PSI DPRD Kota Denpasar I Made Yogi Arya Dwi Putra yang turut mengkoordinasikan bantuan sembako ini mengungkapkan pandemi Covid-19 belum usai walaupun ptokol era tatanan kehidupan baru (new normal) digulirkan.

Perekonomian belum pulih dan banyak warga yang masih berjibaku agar bisa bertahan memenuhi kebutuhan sehari-hari di masa pandemi. Karenanya, Fraksi NasDem-PSI memandang uluran tangan atau bantuan berupa sembako masih tetap dibutuhkan warga.

Batuan sembako ini pun merupakan hasil patungan jajaran Fraksi NasDem-PSI DPRD Kota Denpasar. “Ini juga spirit kebersamaan kami, seberapa ada kami tetap ingin berbagai agar bisa membantu meringankan beban masyarakat,” kata politisi NasDem yang merupakan Anggota Komisi I DPRD Kota Denpasar ini.

Tokoh masyarakat Banjar Penyaringan,  Nyoman Subasma, mewakili warga menyampaikan apresiasi kepada Fraksi NasDem-PSI DPRD Kota Denpasar atas kepedulian dan sentuhan turun langsung ke masyarakat.

Kepedulian ini juga menjadi pelecut semangat warga bersama Satgas Gotong Royong Penanganan Covid-19 di Banjar dan Desa Adat untuk bersama-sama meningkatkan upaya dan kedisiplinan memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Baca Juga :
Menlu AS akan tekan China, ASEAN soal Korut di Manila

“Gotong royong dan ketaatan menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di Banjar Penyaringan cukup bagus. Semoga bisa ditingkatkan,” kata Subasma yang juga pengusaha dupa ini.

Sebelumnya pada hari yang sama Fraksi NasDem-PSI DPRD Kota Denpasar menyerahkan bantuan sembako kepada para penyandang tuna netra di DPC Pertuni (Persatuan Tuna Netra Indonesia) Kota Denpasar, Selasa (14/7/2020).

Sekretaris Fraksi NasDem-PSI DPRD Kota Denpasar Emiliana Sri Wahjuni mengungkapkan kepedulian kepada para penyandang tuna di Pertuni Denpasar ini karena keterpanggilan rasa kemanusiaan di tengah pandemi Covid-19.

Hal ini sebagaimana juga ditekankan Ketua Fraksi NasDem-PSI DPRD Kota Denpasar Anak Agung Ngurah Gede Widiada (Gung Widiada) agar jajaran fraksinya terus hadir dengan aksi nyata di masyarakat.

“Dewan harus peduli, ini bukan masalah politik tapi masalah kemanusiaan. Para penyandang tuna netra ini tidak bisa cari nafkah, sudah sepatutnya kita membantu mereka,” ujar Emiliana Sri Wahjuni, Anggota Komisi IV DPRD Kota Denpasar ini.

Anggota DPRD Kota Denpasar Dapil Denpasar Selatan dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini menambahkan rasa solidaritas sebagai sebuah bangsa harus terus diperkuat untuk menjaga ketahanan nasional dalam menghadapi pandemi Covid-19.

“Harus punya rasa solidaritas, sama-sama kita bangun bangsa dan hadapi pandemi ini,” tandas Emiliana Sri Wahjuni.

Bendahara Fraksi NasDem-PSI DPRD Kota Denpasar Wayan Gatra mengungkapkan pihaknya terus membantu meringankan beban masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Salah satunya para penyandang tuna netra anggota Pertuni Denpasar ini.

“Sesuai kemampuan Fraksi, kami bantu sasar masyarakat yang membutuhkan. Walau jumlahnya tidak besar tapi ini keinginan berbagi dan agar dimanfaatkan sebaik-baiknya. Apalagi kita pahami betul mereka tidak bisa bekerja karena sebagian besar tukang pijat,” ujar politisi NasDem yang merupakan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Denpasar ini. (dan)

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.