Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Forum Pemred Jamin Tak Ada Kepentingan Politik

Metro Bali
single-image

Nusa Dua (Metrobali.com)-

Ketua Forum Pemimpin Redaksi Wahyu Muryadi mengatakan forum ini tidak ada kaitan dengan kepentingan politik dan kapitalis.

“Saya jamin tidak ada kepentingan politik dan kepentingan pemodal di sini. Kami berjalan sangat independen. Tetapi saya mengucapkan banyak terima kasih kepada teman-teman AJI yang dengan secara terbuka mengingatkan atau pun mengeritik Forum Pemred ini agar terhindar dari dua hal tersebut, tetapi saya sekali lagi jamin tidak ada indikasi ke arah sana,” kata Wahyu Muryadi di Nusa Dua, Bali, Jumat (14/6).

Penegasan ini disampaikan terkait dengan pernyataan sikap Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia yang mensinyalir jika Forum Pemred dipakai untuk kepentingan politik dan kaum pemodal di Indonesia.

AJI juga mengeritik soal penggunaan anggaran yang berlebihan dan penggunaan hotel berbintang.

Menyangkut hal ini Wahyu menjelaskan jika semua anggaran harus transparan dan akan dilaporkan secara terbuka dalam website Forum Pemred.

“Kalau mengenai hotel, hal itu masih wajar. Mana mungkin pertemuan dilakukan di Pondok Pesantren. Lagi pula dipilih di Bali karena dianggap paling netral dan bisa dijangkau,” ujarnya.

“Forum Pemred dilarang keras meminta dana, menerima bantuan, menggunakan APBN, APBD dan dana-dana lainnya baik yang halal maupun haram,” ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, AJI melalui surat resmi nomor 026/AJI-Div.Etik/P.S/VI/2013 tertanggal 13 Juni 2013, dimana AJI mengingatkan dan menyatakan prihatin terhadap pertemuan Forum Pemred Indonesia yang digelar 13-14 Juni 2013 di Nusa Dua Bali.

Memasuki tahun politik atau setahun menjelang Pemilu 2014, pertemuan ratusan pemred media se-Indonesia bisa menimbulkan spekulasi politik yang tidak perlu.

AJI secara organisasi menerima keluhan dari berbagai kalangan terkait sepak terjang Forum Pemred. Para pemimpin redaksi media yang berusaha menjaga independensi “news-room” mengeluhkan adanya upaya menggunakan Forum Pemred untuk memperjuangkan kepentingan politik tertentu.

Baca Juga :
Operasi Antik Agung 2017, Ungkap 63 Kasus Narkoba & 67 Tersangka

Forum ini dihadiri bukan saja oleh pemimpin redaksi media, namun juga pimpinan perusahaan, pejabat negara, dan pemilik media yang berkecimpung dalam politik.

AJI mengingatkan, Forum Pemred berpotensi keluar dari jalur profesionalisme dan etika jurnalistik yang seharusnya dibangun dalam era pers bebas dan demokrasi saat ini.

Di tengah berbagai masalah, seperti masih banyak wartawan digaji di bawah standar (termasuk kontributor dan freelancer), tiadanya jaminan asuransi dan perlindungan profesi, ancaman kekerasan yang menghantui pekerja pers, serta rendahnya kualitas dan etika wartawan, AJI mempertanyakan relevansi pertemuan Forum Pemred dengan fasilitas mewah di Bali.

Dalam pertemuan Forum Pemred di Bali sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Bersatu, seperti Menko Ekonomi Hatta Rajasa, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto dan Menteri BUMN Dahlan Iskan.

Selain itu juga hadir Gubernur Bank Indonesia Agus Marwotowardojo, Dirut Pertamina Karen Agustiawan, dan sejumlah pengusaha nasional. INT-MB

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.