<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>metrobali.com</title>
	<atom:link href="http://metrobali.com/feed/?amp;p=5475" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://metrobali.com</link>
	<description>Berita Bali Online</description>
	<lastBuildDate>Sat, 18 May 2013 09:16:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>Pastikerta Minta Saksi Kawal Suara, PDIP Syukuran</title>
		<link>http://metrobali.com/2013/05/18/pastikerta-minta-saksi-kawal-suara-pdip-syukuran/</link>
		<comments>http://metrobali.com/2013/05/18/pastikerta-minta-saksi-kawal-suara-pdip-syukuran/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 May 2013 09:16:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sutiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bali Region]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Politika]]></category>
		<category><![CDATA[Top News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metrobali.com/?p=27895</guid>
		<description><![CDATA[Denpasar (Metrobali.com)- Ketua Tim Pemenangan Pastikerta, I Gde Sumarjaya Linggih mengajak saksi saksi Pastikerta untuk mengawal suara. Pengawalan ini dilakukan mulai dari TPS, penghitungan di tingkat Desa, dan tingkat Kecamatan. &#8221;Tiga hari ini adalah titik rawan proses penghitungan suara. Kawal suara dengan dasar form C1 yang sudah dipegang oleh masing-masing saksi,&#8221; kata Sumarjaya Linggih pada [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Denpasar (Metrobali.com)-</strong></p>
<p>Ketua Tim Pemenangan Pastikerta, I Gde Sumarjaya Linggih mengajak saksi saksi Pastikerta untuk mengawal suara. Pengawalan ini dilakukan mulai dari TPS, penghitungan di tingkat Desa, dan tingkat Kecamatan. &#8221;Tiga hari ini adalah titik rawan proses penghitungan suara. Kawal suara dengan dasar form C1 yang sudah dipegang oleh masing-masing saksi,&#8221; kata Sumarjaya Linggih pada keterangan Persnya, Sabtu (18/5) di Sekar Tunjung Center (STC).</p>
<p>Gde Sumarjaya Linggih, juga menyatakan optimismenya kandidat yang mereka usung merupakan pemenang pada coblosan 15 Mei lalu. Hasil penghitungan suara dengan dasr form C1 ini sudah memberikan gambaran di posisi mana perolehan suara pasangan Made Mangku Pastika dan Ketut Sudikerta ini.  &#8220;Besok, Minggu (19/5), adalah pleno surat suara di kecamatan kami fokus akan mengawal itu,&#8221; jelas pria yang akrab disapa Demer itu.</p>
<p><span class="fbPhotosPhotoCaption" id="fbPhotoSnowliftCaption"><span class="hasCaption">Pada Sabtu (18/5) pukul 15.00 Cawagub Ketut Sudikerta ngecek langsung rekap C1 hasil outentik penghitungan perolehan suara Pilgub Bali. Pastikerta kandidat nmr 2 berdasarkan hitungan real count tersebut raih 50,11% atau 4.666 suara diatas kandidat nomor 1.</span></span></p>
<p>Sementara itu, DPD PDIP Bali menggelar syukuran kecil-kecilan di sekretariatnya, Jalan Moncong Putih, Denpasar. Di depan kantor DPD PDIP terbentang tenda untuk menampung pedagang. Pantauan di lapangan terdapat aneka pedagang mulai bakso, sate, batagor, siomay dan sate lilit khas Bali yang mangkal di tenda itu. Kader, relawan dan simpatisan PDIP menikmati kuliner itu secara gratis. Semua sudah diborong oleh PDIP. Menurut Wakil Sekjen PDIP, Hasto Kristianto, mengundang pedagang merupakan kebiasaan PDIP di setiap pilkada.</p>
<p>&#8220;Pemilukada bukan segala-galanya. Masih banyak yang lebih indah di Bali. Kita kumpul bareng, berdoa bersama. Karakter rakyat Indonesia kan begitu, kalau ada masalah ya kumpul doa. Bali ini nafasnya menyatu dengan doa,&#8221; kata Hasto di Kantor DPD PDIP, Sabtu (18/5).</p>
<p>Hingga kini, Hasto masih optimistis jika kandidat yang diusung partainya, Anak Agung Ngurah Puspayoga-Dewa Nyoman Sukrawan (PAS) mengungguli pasangan Made Mangku Pastika-Ketut Sudikerta (Pasti-Kerta).<br />
&#8220;Ada yang klaim kemenangan, silakan saja. Kita makan bakso saja lebih enak. Kami di mana-mana begitu. Selalu mengundang pedagang untuk bersama kami,&#8221; kata Hasto.</p>
<p>Wakil Sekjen DPP Partai Golkar itu melanjutkan, pengawalan surat suara di kecamatan itu dilakukan dengan mengerahkan DCS (Daftar Caleg Sementara). &#8220;Elit DCS menjaga situasi dan kondisi suara. Tidak ada permainan lagi. Elit partai akan akan mengawal hal itu,&#8221; demikian Demer. <strong>BOB-SUT-MB</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metrobali.com/2013/05/18/pastikerta-minta-saksi-kawal-suara-pdip-syukuran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pelatihan PFD Denpasar : Film Dokumenter Sebagai Saksi Sejarah</title>
		<link>http://metrobali.com/2013/05/18/pelatiha-pfd-denpasar-film-dokumenter-sebagai-saksi-sejarah/</link>
		<comments>http://metrobali.com/2013/05/18/pelatiha-pfd-denpasar-film-dokumenter-sebagai-saksi-sejarah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 May 2013 01:32:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sutiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bali Region]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Politika]]></category>
		<category><![CDATA[Seni & Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Top News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metrobali.com/?p=27890</guid>
		<description><![CDATA[Denpasar (Metrobali.com)- Sebagai sebuah media, film dokumenter memiliki banyak kegunaan. Satu di antaranya adalah sebagai saksi sejarah dari mana kita dapat melihat peristiwa-peristiwa penting  di masa lampau. Melalui film dokumenter wajah peradaban masa lalu dapat kita lihat dan simak kembali untuk kita pelajari sebagai referensi melangkah ke masa depan.  Sayangnya, tak semua film dokumenter dibuat [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;--></p>
<p><strong>Denpasar (Metrobali.com)-</strong></p>
<p><span lang="EN-US">Sebagai sebuah media, film dokumenter memiliki banyak kegunaan. Satu di antaranya adalah sebagai saksi sejarah dari mana kita dapat melihat peristiwa-peristiwa penting<span>  </span>di masa lampau. Melalui film dokumenter wajah peradaban masa lalu dapat kita lihat dan simak kembali untuk kita pelajari sebagai referensi melangkah ke </span><span>masa </span><span lang="EN-US">depan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt;line-height: normal"><span lang="EN-US"> Sayangnya, tak semua film dokumenter dibuat dengan kaidah-kaidah yang benar sehingga tak terlalu akurat untuk dibaca kembali di masa kini. Film-film dokumenter macam itu tak lebih dari sekumpulan gambar-gambar dokumentasi yang gagal menginformasikan nuansa dari peristiwa-peristiwa yang diabadikannya.<span>  </span>Bahkan, karya-karya macam itu boleh dikata merupakan karya<span>  </span>yang nyaris mubazir.<span>  </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt;line-height: normal"><span lang="EN-US">Demikian<span>  </span>salah satu poin penting yang disampaikan oleh German G. Mintapraja dalam sesi #3 Pelatihan<span>  </span>Produksi Film Dokumenter yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Jumat-Sabtu (18-17/5)</span><span>, </span><span lang="EN-US">di Inna Bali Hotel Denpasar.<span>  </span></span><span>Pelatihan sesi ini bertajuk “Teknik Perekaman Gambar untuk Produksi Film Dokumenter”. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt;line-height: normal"><span lang="EN-US"> Menurut German, agar karya-karya dokumenter tak sekadar menjadi onggokan informasi “basa-basi” semata, para pembuat film dokumenter haruslah menguasai kaidah-kaidah sinematografi dan cara bertutur yang benar melalui media tersebut. Kameraman kondang dari European Broadcast Union ini pun kemudian berbagi pengetahuan dan pengalamannya tentang itu. Khususnya tentang cara perekaman gambar yang benar. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt;line-height: normal"><span> “Dalam sinematografi, setiap penempatan dan gerakan kamera memiliki filosofi masing-masing. Jika kita menggunakannya dengan benar, gambar-gambar yang kita buat akan bicara dengan sendirinya tanpa harus dijelas-jelaskan,” papar German.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt;line-height: normal"><span lang="EN-US"> Kepada para peserta yang dengan khusyuk mengikuti pelajarannya,German memaparkan berbagai tip dan trik pengambilan gambar yang tidak saja indah tetapi juga memiliki muatan informasi yang kuat. Dengan gayanya yang kocak dan hangat, perwakilan CNN di Indonesia yang juga pengajar Sinematografi di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) itu memaparkan antara lain tentang bagaimana menempatkan fokus perhatian pada sebuah shot, bagaimana membuat gambar-gambar yang impresif, bagaimana cara merekam kejadian sembari membayangkan rancangan editingnya, dan banyak lagi. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt;line-height: normal"><span>German juga berbagi pengalaman tentang bagaimana dengan menyajikan gambar-gambar yang berkualitas ia dapat terlibat dalam tim perekaman dalam berbagai perhelatan kelas dunia seperti peliputan acara pemakaman Paus Johanes Paulus di Roma, Grand Prix, dan wawancara para presiden di<span>  </span>berbagai negara. Menurut kameraman yang digolongkan sebagai wartawan garis depan yang kerap ditugaskan di berbagai kancah pertempuran oleh CNN itu </span><span lang="EN-US">satu hal penting yang </span><span>harus dimiliki oleh seorang kameraman atau seorang pembuat film dokumenter adalah penguasaan berbagai gaya pendekatan<i> </i>(<i>style</i>)<i> </i>sekaligus memiliki gaya pribadi.<span>  </span>Kata German, penguasaan berbagai gaya pendekatan akan membuat seorang kameraman atau pembuat film dokumenter dapat diterima baik untuk bekerja dengan tim mana pun di dunia. Sedangkan gaya pribadi yang kuat akan membuat yang bersangkutan unik dan tak bisa disamai oleh pembuat film mana pun.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt;line-height: normal"><span> “Semua kemampuan itu bisa didapatkan dengan berlatih setiap saat!” tegasnya sembari menunjukkan <i>view finder</i> (alat pengintip) sederhana buatan sendiri yang menjadi sarananya berlatih setiap hari. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt;line-height: normal"><span><span> </span>Dan, imbuhnya lagi, agar bisa tekun berlatih di setiap kesempatan, aktivitas pembuatan film dokumenter harus dijalani dengan rasa cinta. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt;line-height: normal"><span> “Pilih dan cintai pekerjaan Anda, maka Anda akan<span>  </span>memiliki energi yang besar untuk melakukannya dengan tekun. Jika sudah demikian, kelak uang dan kebahagiaan batin akan datang dengan sendirinya!” tandasnya. <strong>RED-MB</strong><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt;line-height: normal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt;line-height: normal"><span> </span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metrobali.com/2013/05/18/pelatiha-pfd-denpasar-film-dokumenter-sebagai-saksi-sejarah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>DPRD Sidak di Tiga Lokasi Proyek : Rambu Lalin Jalan Tol Perlu Dievaluasi</title>
		<link>http://metrobali.com/2013/05/18/dprd-sidak-di-tiga-lokasi-proyek-rambu-lalin-jalan-tol-perlu-dievaluasi/</link>
		<comments>http://metrobali.com/2013/05/18/dprd-sidak-di-tiga-lokasi-proyek-rambu-lalin-jalan-tol-perlu-dievaluasi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 May 2013 23:46:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sutiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bali Region]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Politika]]></category>
		<category><![CDATA[Top News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metrobali.com/?p=27886</guid>
		<description><![CDATA[Denpasar (Metrobali.com)- Anggota Komisi III DPRD Bali menyatakan dalam inspeksi mendadak pada tiga proyek di Bali yaitu jalan tol, jalan bawah tanah dan perluasan Bandara Ngurah Rai disimpulkan perlu dilakukan beberapa evaluasi . &#8220;Pembangunan ketiga mega proyek tersebut sudah berjalan sesuai dengan jadwal dan berjalan dengan baik, namun ada beberapa yang perlu di evaluasi, antara [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong> Denpasar (Metrobali.com)-</strong></p>
<p>Anggota Komisi III DPRD Bali menyatakan dalam inspeksi mendadak pada tiga proyek di Bali yaitu jalan tol, jalan bawah tanah dan perluasan Bandara Ngurah Rai disimpulkan perlu dilakukan beberapa evaluasi .</p>
<p>&#8220;Pembangunan ketiga mega proyek tersebut sudah berjalan sesuai dengan jadwal dan berjalan dengan baik, namun ada beberapa yang perlu di evaluasi, antara lain pemasangan rambu-rambu lalu lintas, lampu penerangan jalan di jalan tol yang menghubungkan Benoa-Nusa Dua,&#8221; kata Ketua Komisi III DPRD Bali Gusti Made Suryanta Putra di Denpasar, Jumat (17/5).</p>
<p>Selain anggota Komisi III DPRD Bali juga hadir dalam sidak tersebut adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Provinsi Bali.</p>
<p>&#8220;Beberapa hal yang mesti dibenahi sebelum jalan tol Benoa-Bandara Ngurah Rai-Nusa Dua resmi beroperasi awal Juli 2013 perlu proyek tersebut disempurnakan, seperti pemasangan rambu-rambu lalu lintas, pengaspalan yang masih tidak rata dan tiang lampu penerang jalan (LPJ) tol yang kurang bagus ornamennya,&#8221; katanya.</p>
<p>Untuk itu, kata dia, pimpinan proyek agar segera menindak lanjuti masukan dewan demi perbaikan jalan tol pertama di Pulau Dewata tersebut.</p>
<p>Menurut Suryanta Putra, tiang LPJ ornamennya harus diubah karena kurang menarik dilihat. Pihak penyelenggara proyek tersebut diminta melakukan perubahan.</p>
<p>&#8220;Contoh seperti LPJ di jalan bawah tanah simpang Dewa Ruci yang lebih indah dilihat,&#8221; kata politikus asal Tabanan.</p>
<p>Selain itu, kata dia, ke depan agar jalan tol tidak terlihat gersang, sepanjang pinggir jalan tol ini mesti ada pot yang diisi tanaman atau dibuat tanaman gantung.</p>
<p>&#8220;Kami juga berharap ada pengecatan seperti bata merah di dinding jalan tol tersebut dan di bawahnya dicat hitam atau abu-abu,&#8221; kata politikus PDIP itu.</p>
<p>Ia mengharapkan sebelum jalan tol itu dibuka secara umum pada bulan Juli 2013, pihaknya meminta pihak pengelola harus melakukan uji coba.</p>
<p>&#8220;Jalan aspal harus sudah rata tidak seperti saat ini, selain itu lobang-lobang air juga harus sudah berfungsi, karena tol ini merupakan tol internasional sehingga jalan tol tersebut bisa memberikan kenyamanan pengendara,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara Pimpinan Proyek Jasa Marga Tol Bali Bambang Eko akan segera merespon masukan dari anggota DPRD.</p>
<p>&#8220;Untuk melakukan perindangan di kawasan tol ini, kami sudah bekerja sama dengan pihak Universitas Udayana menanam pohon bakau selama 45 tahun,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia juga mengharapkan masukan lain terkait jalan ton yang hampir 90 persen ada di atas laut itu.</p>
<p>&#8220;Kami berharap jika cuacanya mendukung Juli mendatang jalan tol ini sudah bisa dioperasikan, sehingga kami harapkan bisa memecah kemacetan khususnya di Bali bagian selatan,&#8221; katanya. <strong>INT-MB</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metrobali.com/2013/05/18/dprd-sidak-di-tiga-lokasi-proyek-rambu-lalin-jalan-tol-perlu-dievaluasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menhut Harapkan Peningkatan Ekspor Kerang Kima</title>
		<link>http://metrobali.com/2013/05/18/menhut-harapkan-peningkatan-ekspor-kerang-kima/</link>
		<comments>http://metrobali.com/2013/05/18/menhut-harapkan-peningkatan-ekspor-kerang-kima/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 May 2013 23:36:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sutiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bali Region]]></category>
		<category><![CDATA[Buleleng]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Politika]]></category>
		<category><![CDATA[Top News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metrobali.com/?p=27882</guid>
		<description><![CDATA[Singaraja (Metrobali.com)- Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengharapkan peningkatan volume ekspor kerang kima dari Desa Tembok, Kabupaten Buleleng, Bali. &#8220;Budi daya kerang kima agar terus ditingkatkan karena tujuan negara ekspor kerang terbesar ada di Eropa dan Asia,&#8221; katanya dalam kunjungan kerja di Desa Tembok, Kabupaten Buleleng, Jumat (18/5). Menurut dia, saat ini budi daya kera kima [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong> Singaraja (Metrobali.com)-</strong></p>
<p>Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengharapkan peningkatan volume ekspor kerang kima dari Desa Tembok, Kabupaten Buleleng, Bali.</p>
<p>&#8220;Budi daya kerang kima agar terus ditingkatkan karena tujuan negara ekspor kerang terbesar ada di Eropa dan Asia,&#8221; katanya dalam kunjungan kerja di Desa Tembok, Kabupaten Buleleng, Jumat (18/5).</p>
<p>Menurut dia, saat ini budi daya kera kima belum banyak dilakukan di Indonesia. Oleh karena itu bagi pengusaha yang ingin mengembangkan budi daya salah satu biota laut tersebut peluangnya sangat besar.</p>
<p>&#8220;Jenis kerang kima ini sudah semakin langka, karena itu dilindungi undang-undang. Yang boleh di ekspor adalah turunan dari kima induk yang diambil dari laut,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Menhut menambahkan bahwa pemerintah akan mendorong juga instansi atau pengusaha yang bergerak dalam konservasi alam terus meningkatkan budi daya kima.</p>
<p>&#8220;Indonesia kaya dengan sumber daya alam, salah satunya biota laut kerang kima di Buleleng ini yang bisa dibudidayakan. Dengan adanya usaha itu juga akan memberi kesempatan kerja bagi warga sekitarnya,&#8221; katanya.</p>
<p>Selain di Bali, budi daya kerang kima juga ada di Lampung. &#8220;Di Lampung kerang kima cukup banyak. Karena itu saya tertarik untuk mengajak pengusaha disana membudidayakan biota laut ini,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Sementara itu, Direktur PT Dinar Darum Lestari Made Mara Adi mengatakan usaha budi daya kerang kima di mulai sejak 1997, namun mulai diekspor pada 2003.</p>
<p>&#8220;Dalam setahun hasil budi daya kerang kima berkisar 300 hingga 500 ekor. Dengan harga per ekor ukuran tiga centimeter sekitar 10 dolar AS,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia mengatakan tujuan negara ekspor saat ini adalah negara Eropa antara lain Amerika, Jerman dan Perancis. Sedangkan negara Asia adalah Jepang.</p>
<p>Kerang kima sangat cocok untuk hiasan akuarium. Kerang kima ini warnanya cukup banyak, namun yang mahal adalah berwarna biru, batik dan warna keemasan,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Kima termasuk dalam kelas bivalvia, suatu kelompok hewan bertubuh lunak yang dilindungi sepasang cangkang bertangkup. Bernapas dengan insang yang bentuknya seperti lembaran yang berlapis-lapis. Alat gerak berupa kaki perut yang termodifikasi untuk menggali pasir atau dasar perairan.</p>
<p>Cangkang kima terbagi menjadi beberapa lekukan atau lipatan. Punggung lipatan di permukaan cangkang biasanya berbentuk seperti tulang rusuk sehingga sering disebut rib.</p>
<p>Pada kima sisik, kima lubang dan kima Mauritius, tiap punggung lipatan memuat sebaris lempeng-lempeng berbentuk setengah mangkok yang disebut sisik (scutes).</p>
<p>Makhluk bersel tunggal ini, mampu menghasilkan makanannya sendiri, melalui proses fotosintesis dengan memanfaatkan karbondioksida, fosfat, dan nitrat yang berasal dari sisa metabolisme kima. <strong>INT-MB</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metrobali.com/2013/05/18/menhut-harapkan-peningkatan-ekspor-kerang-kima/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemanipulasi Suara Diancam Denda Rp1 Milliar</title>
		<link>http://metrobali.com/2013/05/17/persaingan-semakin-ketat-pemanipulasi-suara-diancam-denda-rp1-milliar/</link>
		<comments>http://metrobali.com/2013/05/17/persaingan-semakin-ketat-pemanipulasi-suara-diancam-denda-rp1-milliar/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 May 2013 13:42:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sutiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bali Region]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Politika]]></category>
		<category><![CDATA[Top News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metrobali.com/?p=27876</guid>
		<description><![CDATA[Denpasar (Metrobali.com)- Dengan tipisnya perbedaan perolehan suara masing masing kandidat Gubernur dan Wakil Gubernr Bali maka berbagai cara bisa dilakukan oleh oknum Tim Sukses. Karena itu, Panwaslu Bali mengingatkan bahwa siapa pun yang memanipulasi suara pemilih terancam denda Rp1 Milliar, dengan hukuman kurungan 3 tahun. “Jika yang melakukan petugas maka hukumannya bertambah sepertiga,” demikian Ketua [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;--></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="EN-US" style="font-size: 12pt;line-height: 115%;font-family: 'Times New Roman','serif'">Denpasar (Metrobali.com)-</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt;line-height: 115%;font-family: 'Times New Roman','serif'">Dengan tipisnya perbedaan perolehan suara masing masing kandidat Gubernur dan Wakil Gubernr Bali maka berbagai cara bisa dilakukan oleh oknum Tim Sukses. Karena itu, Panwaslu Bali mengingatkan bahwa siapa pun yang memanipulasi suara pemilih terancam denda Rp1 Milliar, dengan hukuman kurungan 3 tahun.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt;line-height: 115%;font-family: 'Times New Roman','serif'">“Jika yang melakukan petugas maka hukumannya bertambah sepertiga,” demikian Ketua Panwaslu Prov. Bali, I Wayan Wena di Denpasar, Jumat (17/5).</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt;line-height: 115%;font-family: 'Times New Roman','serif'">Dia mengatakan, ancaman hukuman dan denda tersebut tertera pada UU tentang Pemilukada Pasal 118 ayat 4. Karena itu, ia mengingatkan seluruh elemen masyarakat untuk tidak terbujuk rayu melakukan manipulasi suara. “Dendanya ini jauh lebih besar dari ongkos untuk melakukan manipulasi,”katanya.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt;line-height: 115%;font-family: 'Times New Roman','serif'">Panwaslu, katanya, akan menindaklanjuti setiap pelanggaran Pemilu. Beberapa pelanggaran yang akan ditindaklanjuti adalah kasus pembagian Sembako di Buleleng dan Jembrana, dan pencoblosan 100 surat suara sekaligus di Buleleng. Kasus pencoblosan sekaligus ini akan direkomendasikan untuk pemungutan suara ulang.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt;line-height: 115%;font-family: 'Times New Roman','serif'">Menurutnya, kasus money politik jika terbukti dilakukan secara masif bisa mengeliminir kemenangan pasangan calon. Tetapi jika dilakukan secara sperodis, dan dilakukan para oknum maka hanya oknum yang bersangkutan yang akan dikenai pidana pemilu. “Kalau masif, ya<span>  </span>bisa mempengaruhi,”katanya.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt;line-height: 115%;font-family: 'Times New Roman','serif'">Dia menambahkan, relawan Panwaslu terus melakukan pemantauan rekapitalusi sampai final nanti. Pada rekapitulasi di PPS (desa), petugas menemukan adanya kesalahan perhitungan. Tetapi itu sudah cepat diperbaiki dengan mengadakan pleno ulang. “Ada temuan seperti itu tapi sudah diperbaiki,”ujarnya.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt;line-height: 115%;font-family: 'Times New Roman','serif'">Wena mengharapkan semua pihak ikut mengawasi proses ini. Apabila menemukan kecurangan, masyarakat bisa melaporkannya kepada Panwaslu. Dia mengaku siap akan melakukan penyelidikan terhadap berbagai laporan masyarakat. “Kita akan selidiki semua laporan masyarakat,”katanya. <strong>RED-MB</strong><br />
</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metrobali.com/2013/05/17/persaingan-semakin-ketat-pemanipulasi-suara-diancam-denda-rp1-milliar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selingan : Pemenang Pilgub Bali Unggul 4.610 Suara</title>
		<link>http://metrobali.com/2013/05/17/selingan-pemenang-pilgub-bali-unggul-4-610-suara/</link>
		<comments>http://metrobali.com/2013/05/17/selingan-pemenang-pilgub-bali-unggul-4-610-suara/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 May 2013 12:44:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sutiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bali Region]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Politika]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Top News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metrobali.com/?p=27870</guid>
		<description><![CDATA[REDAKSI Metrobali.com mengutif tulisan I Ketut Mertamupu di Kompasiana. Tulisan ini sudah dimuat pada tanggal 13 Mei 2013 di Kompasiana. Mertamupu tercatat sebagai mahasiswa di Universitas Hindu Indonesia. Seorang pemuda sederhana dan blak-blakan. Berikut tulisannya. Suhu perpolitikan di Bali menjelang pencoblosan tanggal 15 mei kian memanas. Ada dua calon yang bertarung yaitu pasangan Puspayoga-Sukrawan dengan [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;--></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal"><b></b><strong><span style="font-size: 12pt;font-family: 'Times New Roman','serif'">REDAKSI <em>Metrobali.com</em> mengutif tulisan I Ketut Mertamupu di Kompasiana. Tulisan ini sudah dimuat pada tanggal 13 Mei 2013 di Kompasiana. Mertamupu tercatat sebagai mahasiswa di Universitas Hindu Indonesia. Seorang pemuda sederhana dan blak-blakan. Berikut tulisannya.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;line-height: normal"><span style="font-size: 12.0pt;font-family: 'Times New Roman','serif'">Suhu perpolitikan di Bali menjelang pencoblosan tanggal 15 mei kian memanas. Ada dua calon yang bertarung yaitu pasangan Puspayoga-Sukrawan dengan nomor urut 1 yang diusung partai PDIP dan PKS. Sedangkan pasangan Mangku Pastika-Sudikerta dengan nomor urut 2  yang diusung sembilan partai. Dipelopori  Partai Demokrat dan Golkar dan tujuh partai lainnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;line-height: normal"><span style="font-size: 12.0pt;font-family: 'Times New Roman','serif'">Berdasarkan hasil penerawangan alam gaib (Baca..<a href="http://politik.kompasiana.com/2013/04/19/sabda-dari-langit-pemenang-pilgub-bali-552935.html"><span style="color: blue">Sabda dari Langit Pemenang Pilgub Bali</span></a>). Saya masih bertahan pada hasil penerawangan sebelumnya, bahwa yang akan menang adalah gubernur incumbent Komisaris  Jenderal bintang tiga, Mangku Pastika.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;line-height: normal"><span style="font-size: 12.0pt;font-family: 'Times New Roman','serif'">Sebelumnya juga sudah pernah diterawang situasi  pilgub Bali yang di sharing di facebook. Situasi pilgub Bali gonjang-ganjing, terutama di KPU. Hal tersebut sudah terbukti dengan adanya kisruh surat suara di KPUD, pembakaran Koran Bali Post dan media tersebut “diaben”. Kisruh siaran Bali TV, gara-gara menyiarkan berita pilgub yang tidak berimbang. Tidak hadirnya pasangan Puspayoga &#8211; Sukrawan dalam debat kandidat di Metro TV. Kejadian tersebut telah membuat masyarakat Bali malu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;line-height: normal"><span style="font-size: 12.0pt;font-family: 'Times New Roman','serif'">Suasana pemilukada semakin gonjang-ganjing oleh karena pasangan Puspayoga-Sukrawan didukung oleh tujuh Bupati yang sangat militan. Sedangkan pasangan Mangku Pastika &#8211; Sudikerta didukung oleh dua  Bupati, bupati Badung dan bupati Karangasem. Dari tujuh bupati yang militan, ada tiga bupati yang kentara sekali perjuangannya; Bupati Bangli, Bupati Buleleng, dan Bupati Tabanan. Bupati Bangli hingga bergerilya ke pelosok-pelosok desa untuk memenangkan pasangan Puspayoga-Sukrawan. Tanggal 11 mei beliau juga sempat silahturahmi ke rumah keluarga kami, tetapi syukur saya tidak ada di rumah. Hanya bapak saya yang ada disana yang kebetulan sedang mengisi formulir surat panggilan pemilih.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;line-height: normal"><span style="font-size: 12.0pt;font-family: 'Times New Roman','serif'">Kembali berbicara dunia gaib, sekitar sebulan yang lalu ketika sembahyang bersama calon wakil gubernur  bapak Sudikerta di pura kahyangan jagat Hulundanu Batur di Songan. Berdasarkan hasil penerawangan, terlihat bapak Mangku Pastika diangkat mahkluk gaib,diangkat oleh Bhatari Danuh. Sedangkan bapak Puspayoga diinjak-injak. Saya menduga, bapak Puspayoga “sisip, karena merasa dirinya sebagai keturunan darah biru “keluarga puri”.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;line-height: normal"><span style="font-size: 12.0pt;font-family: 'Times New Roman','serif'">Kemarin siang bapak saya kembali mengadakan sembahyang bersama dengan ratusan perwakilan masyarakat, Bupati Bangli dan Satya Narada sang pemilik Bali Post dan Bali TV. Ketika bersembahyang, dalam penglihatan dunia rohani, terlihat bapak Mangku Pastika amat sedih di dalam Pura. Beliau menangis glalang-gliling karena sedih. Saya menduga karena beliau di zolimi oleh lawan politiknya. Tak lama kemudian, terlihat bapak mangku naik ke puncak sanggar Pura Hulundanu Batur di Songan. Hal ini diartikan beliau akan naik tahta di Bali. Namun sebaliknya terjadi dengan Puspayoga, beliau diinjak-injak hingga terpental oleh mahkluk gaib yang tak terlihat. Demikian juga Satya Narada diinjak kepalanya oleh Bhatari sakti. Bapak saya menduga, beliau “sisip” karena Satya Narada menjelek-jelekan bapak Mangku Pastika di Pura. Satya Narada mengatakan bahwa bapak mangku Pastika menghambat Ajeg Bali.</span></p>
<p style="text-align: justify">Sebelum melakukan persembahyangan bersama di Pura. Muncul dari alam gaib angka perolehan suara pemenang gubernur Bali. Sekilas terlihat angka 4.610 (suara). Itu artinya pemenang gubernur Bali  hanya unggul 4.610 suara.</p>
<p style="text-align: justify">Saat ini, daftar pemilih tetap di Bali sebanyak 2.918.824 jiwa. Anggaplah yang mencoblos dengan suara sah dibulatkan sekitar 2.904.610 suara (yang lainnya surat suara tidak sah dan golput). Sehingga kira-kira perolehan suara sang pemenang adalah 1.454.610 suara.</p>
<p style="text-align: justify">Perhitungan diatas hanyalah coba-coba. Tetapi yang jelas dalam penglihatan rohani, calon yang menang hanya unggul 4.610 suara. Jadi kesimpulannya perolehan suara gubernur yang menang adalah menang tipis, mengingat pemilh tetap hampir 3 juta.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metrobali.com/2013/05/17/selingan-pemenang-pilgub-bali-unggul-4-610-suara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>58</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Garuda Targetkan Penjualan Rp 6 Miliar dari Pameran</title>
		<link>http://metrobali.com/2013/05/17/garuda-targetkan-penjualan-rp-6-miliar-dari-pameran/</link>
		<comments>http://metrobali.com/2013/05/17/garuda-targetkan-penjualan-rp-6-miliar-dari-pameran/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 May 2013 11:40:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sutiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bali Region]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Politika]]></category>
		<category><![CDATA[Top News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metrobali.com/?p=27865</guid>
		<description><![CDATA[Kuta (Metrobali.com)- Maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia menargetkan penjualan paket wisata senilai Rp6 miliar dari keikutsertaannya di ajang pameran wisata di Kuta, Bali, pada 17-19 Mei 2013.&#8221;Pada kegiatan &#8216;Garuda Indonesia Travel Fair&#8217; di Bali, kami menargetkan penjualan Rp6 miliar sama seperti penyelenggaraan sebelumnya di Surabaya,&#8221; kata General Manager Garuda Indonesia Branch Office Denpasar, Taufik Hidayat, [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div class="portlet x9" id="support-details">
<div class="portlet-content"><strong>Kuta (Metrobali.com)-</strong></div>
<div class="portlet-content"></div>
<div class="portlet-content">Maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia menargetkan penjualan paket wisata senilai Rp6 miliar dari keikutsertaannya di ajang pameran wisata di Kuta, Bali, pada 17-19 Mei 2013.&#8221;Pada kegiatan &#8216;Garuda Indonesia Travel Fair&#8217; di Bali, kami menargetkan penjualan Rp6 miliar sama seperti penyelenggaraan sebelumnya di Surabaya,&#8221; kata General Manager Garuda Indonesia Branch Office Denpasar, Taufik Hidayat, di sela-sela acara itu, Jumat sore.</p>
<p>Penyelenggaraan pameran itu adalah bentuk dukungan terhadap peningkatan pariwisata Indonesia sekaligus untuk memfasilitasi masyarakat Bali mendapatkan paket wisata menarik dengan harga terjangkau.</p>
<p>Pameran yang berlangsung selama tiga hari itu bekerja sama dengan BNI dan sejumlah agen perjalanan wisata. Pengunjung mendapatkan potongan harga untuk tiket pesawat domestik sebesar 15 persen.</p>
<p>&#8220;Potongan harga tiket pesawat internasional untuk kelas eksekutif dan ekonomi kami berikan sebesar 20 persen,&#8221; ujar Taufik.</p>
<p>Pihaknya juga menyediakan diskon menarik untuk lima rute dalam dan luar negeri, yakni Denpasar-Jakarta, Denpasar-Makassar, Denpasar-Yogyakarta, Denpasar-Singapura, dan Denpasar-Hong Kong.</p>
<p>Pelaksanaan &#8220;travel fair&#8221; itu tidak hanya di Pulau Dewata karena secaraa digelar di beberapa kota lain, yakni Bandung, Balikpapan, Medan dan Semarang.</p>
<p>Sementara itu CEO BNI Wilayah Denpasar, Suwaluyo, mengatakan, keikutsertaannya pada ajang tersebut merupakan salah satu dukungan untuk selalu mempererat hubungan bisnis.</p>
<p>Pelaksanaan pameran itu pada tahun ini dijadwalkan di 15 kota dengan tiga tahap. Perhelatan itu di Bali merupakan bagian dari tahap kedua.</p>
<p>&#8220;Para nasabah dan pemegang kartu kredit BNI akan mendapatkan &#8216;cash back&#8217;hingga 50 dolar AS dan hemat sampai 50 persen untuk berbagai produk yang ditawarkan di pameran itu,&#8221; ucapnya.<strong> INT-MB</strong></p>
<hr />
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metrobali.com/2013/05/17/garuda-targetkan-penjualan-rp-6-miliar-dari-pameran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PDIP Yakin Kandidatnya di Pilgub Bali Unggul</title>
		<link>http://metrobali.com/2013/05/17/pdip-yakin-kandidatnya-di-pilgub-bali-unggul/</link>
		<comments>http://metrobali.com/2013/05/17/pdip-yakin-kandidatnya-di-pilgub-bali-unggul/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 May 2013 10:29:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sutiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bali Region]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Politika]]></category>
		<category><![CDATA[Top News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metrobali.com/?p=27856</guid>
		<description><![CDATA[Denpasar (Metrobali.com)- Wakil Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristianto menegaskan agar semua pihak bersabar menunggu pengumuman resmi KPUD Bali terkait perolehan suara masing-masing kandidat. &#8220;Jangan ada provikasi di mana di balik itu sesungguhnya ada niatan tersembunyi merubah rekapitulasi suara. Mari kita tunggu KPU yang memiliki aspek legalitas,&#8221; ajak Hasto saat memberi keterangan resmi, Jumat (17/5). Hingga [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Denpasar (Metrobali.com)-</strong></p>
<p>Wakil Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristianto menegaskan agar semua pihak bersabar menunggu pengumuman resmi KPUD Bali terkait perolehan suara masing-masing kandidat.</p>
<p>&#8220;Jangan ada provikasi di mana di balik itu sesungguhnya ada niatan tersembunyi merubah rekapitulasi suara. Mari kita tunggu KPU yang memiliki aspek legalitas,&#8221; ajak Hasto saat memberi keterangan resmi, Jumat (17/5).</p>
<p>Hingga saat ini, Hasto masih berpegang teguh jika kandidat yang diusung PDIP, Anak Agung Ngurah Puspayoga-Dewa Nyoman Sukrawan (PAS) ke luar sebagai pemenang dengan perolehan suara 50,8 persen. &#8220;Sampai saat ini kami tetap berpegangan pada yang kemarin, hasil real count berbasis form C1. Ada perubahan suara di Karangasem dan Klungkung,&#8221; kata dia.</p>
<p>Hasto menyebut jika suara kandidatnya mengalami penurunan di Kabupaten Klungkung dan Karangasem. &#8220;Meski begitu kami masih lebih unggul dari pasangan lain. Kita tidak ingin perang wacana. Kami taat asas, mampu melakukan pengendalian hingga tingkat ranting. Ada lempar batu sembunyi tangan, seolah-olah kami melakukan kecurangan. Jangan karena demi ambisi mengalahkan kekuasaan, suara demokrasi rakyat dikebiri,&#8221; tegas Hasto.</p>
<p>Tim hukum DPP PDIP, Arief Wibowo menegaskan jika perhitungan suara yang dilakukan oleh KPU harus dipastikan dalam situasi yang tenang. &#8220;Harus terbuka, tidak dalam situasi represif, takut. Rekapitulasi harus terbuka tanpa tekanan apapun,&#8221; kata Arief.</p>
<p>Ia meminta agar tidak perlu ada pengerahan aparat keamanan secara berlebihan di tengah situasi Bali yang kondusif. &#8220;Tidak perlu ada pengerahan aparat keamanan berlebihan. Pantauan kami di Tabanan, Buleleng dan Jembrana terjadi mobilisasi aparat keamanan berlebihan. Daerah lain tidak berbanding sama,&#8221; kata Arief. &#8220;Suasana yang kami hadapi seperti menghadapi Orde Baru jilid II,&#8221; timpal Hasto.</p>
<p>Ketua Tim Hukum dan Advokasi DPP PDIP, Arteria Dahlan menegaskan, hingga kini kandidat yang diusung partainya dalam posisi menang, meski tidak terlalu banyak meraup perolehan suara. &#8220;Tapi melebihi suara Mangku Pastika,&#8221; kata dia. Arteria meminta semua pihak untuk menyerahkan kepada KPU terkait siapa yang akan ke luar sebagai pemenang pada pemungutan suara 15 Mei lalu. &#8220;Dokumen C1 biar dijadikan dasar siapa yang menang, siapa yang kalah. Tidak pernah terpikir oleh kami melakukan perbuatan biadab menggandakan suara,&#8221; kata Arteria.</p>
<p>Menurut dia, saat ini di Pulau Dewata hampir di setiap sudut kota dijaga ketat aparat kepolisian. &#8220;Jangan ada teror baru bagi proses demokrasi rakyat Bali,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Arteria Dahlan mengatakan, dari hasil pantauannya di sembilan kabupaten/kota banyak sekali peristiwa yang merugikan kandidat yang diusung partainya. &#8220;Kalau tidak ada kejadian seperti ini, suara kami akan menang jauh. Salah satu yang beredar adalah adanya surat yang diberikan ke kepala desa soal penjelasan jika PAS menang maka akan merubah struktur masyarakat Hindu Bali digantikan dengan Islam. Belum lagi masalah intimidasi. Banyak rakyat tak bebas menggunakan hak pilihnya,&#8221; papar Arteria.</p>
<p>&#8220;Juga ada rapat-rapat umum yang mendiskreditkan kandidat kami. Kami punya rekaman videonya. Mobilisasi massa juga. Pembagian uang dan beras, ada yang Rp20 ribu dan Rp30 ribu secara massif di seluruh daerah,&#8221; beber Arteria. <strong>BOB-MB</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metrobali.com/2013/05/17/pdip-yakin-kandidatnya-di-pilgub-bali-unggul/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>41</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pasti Kerta Yakin Menang : Unggul 50,11 Persen</title>
		<link>http://metrobali.com/2013/05/17/pasti-kerta-yakin-menang-unggul-5011-persen/</link>
		<comments>http://metrobali.com/2013/05/17/pasti-kerta-yakin-menang-unggul-5011-persen/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 May 2013 10:21:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sutiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bali Region]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Politika]]></category>
		<category><![CDATA[Top News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metrobali.com/?p=27850</guid>
		<description><![CDATA[Denpasar (Metrobali.com)- Hasil rekapitulasi seluruh form C1 yang telah terkumpul dan terhimpun di Sekar Tunjung Center dari masing-masing saksi maka Pasangan Mangku Pastika dan Ketut Sudikerta meraih 1.065.382 suara (50,11 persen), sedangkan Pasangan AA Puspayoga- Dewa Sukrawan meraih 1.060.719 suara (49,89 persen). Hal itu dikatakan Ketua Tim Koalisi Bali Mandara I Gede Sumarjaya Linggih, Jumat [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;--></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt;line-height: 115%;font-family: 'Times New Roman','serif'"><strong>Denpasar (Metrobali.com)-</strong><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt;line-height: 115%;font-family: 'Times New Roman','serif'">Hasil rekapitulasi seluruh form C1 yang telah terkumpul dan terhimpun di Sekar Tunjung Center dari masing-masing saksi maka Pasangan Mangku Pastika dan Ketut Sudikerta meraih </span><span style="font-size: 12.0pt;line-height: 115%;font-family: 'Times New Roman','serif'"><span style="font-size: 12.0pt;line-height: 115%;font-family: 'Times New Roman','serif'">1.065.382 suara (</span>50,11 persen), sedangkan Pasangan AA Puspayoga- Dewa Sukrawan </span><span style="font-size: 12.0pt;line-height: 115%;font-family: 'Times New Roman','serif'"><span style="font-size: 12.0pt;line-height: 115%;font-family: 'Times New Roman','serif'"> meraih 1.060.719 suara (</span>49,89 persen). Hal itu dikatakan Ketua Tim Koalisi Bali Mandara I Gede Sumarjaya Linggih, Jumat (18/5) dalam keterangan persnya di Markas Besar Sekar Tunjung Center.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt;line-height: 115%;font-family: 'Times New Roman','serif'">Sumarjaya alias Demer menegaskan, kalau dalam jumpa Pers Kamis (17/5) kemarin hasil C1 melalui SMS. Namun, hari ini lebih kongkrit lagi hasil C1 langsung lembarannya yang disalurkan ke komputer. ‘’Walaupun ini angkanya sangat mepet tapi untungnya Pastikerta menang pas-pasan. Yang penting menang,’’ kata Demer..</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt;line-height: 115%;font-family: 'Times New Roman','serif'">Sementara itu, konsultan politik Pastikerta I Gst Putu Artha mengungkapkan, <span> </span>‘’Saya mempertegas lagi beberapa hal pertama sebelum hari ini seluruh data yang dilansir oleh tim kampanye pastikerta berasal dari update real count melalui sms yang dikirim di masing-masing TPS. Namun, data yang di-update hari ini adalah form C1 yang secara fisik diinput oleh tim 25 orang yang ada di gedung kecil di sana. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt;line-height: 115%;font-family: 'Times New Roman','serif'">Dikatakan, seluruh dokumen fotocopy C1 sudah dua hari ini masuk. ‘’Ini contohnya kami sampaikan, contoh dokumen-dokumen dimaksud semua ada di ruangan,’’ kata Artha sambil menunjukkan form C1 yang telah dihimpun di STC.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt;line-height: 115%;font-family: 'Times New Roman','serif'">‘’Form C1 ini kemudian kita input satu persatu dan tadi agak lama menunggu karena menunggu satu kecamatan dari Tabanan dan semua sudah masuk sehingga datanya sudah 100% C1 Pastikerta yang ada ditangan saksi yang sudah diinput,’’ katanya.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt;line-height: 115%;font-family: 'Times New Roman','serif'">Hsil rekapitulasi C1 yang rekap meliputi Badung, PAS 114.691 atau 46,4%, Pastikerta 132.148 atau 53,54%. <span> </span>Selanjutnya Bangli, PAS 79.518 atau 55,13%, Pastikerta 64.728 atau 44,87%., Buleleng, PAS 128.220 atau 36,76%, <span> </span>Pastikerta 220.563 atau 63, 24%. Denpasar, PAS 183.489 atau 63,71%, Pastikerta 104.539 atau 36,29%. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt;line-height: 115%;font-family: 'Times New Roman','serif'">Untuk Gianyar, PAS 154.891 atau 54,58%, Pastikerta 128.892 atau 45,42%. Jembrana, PAS 93.051 atau 60,10%, Pastikerta 61.777 atau 39,90%. Karangasem, PAS 99.324 atau 38,41%, pastikerta 159.240 atau 61,59%. Klungkung, PAS 38.736 atau 35,46%,<span>  </span>Pastikerta=70.494 atau 64,54% . <span> </span>Selanjutnya, Tabanan, PAS 168.799 atau 57,85%, Pastikerta 123.001 atau 42,15%. <span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt;line-height: 115%;font-family: 'Times New Roman','serif'">Untuk kesuluruhan kabupetan/kota di Bali PAS 1.060.719 atau 49,89% dan Pastikerta 1.065.382 atau 50,11%. Artinya, Pastukerta unggul 4.663 suara. Dengan demikian ada selisih 0,22% dari 100% <span> </span>C1 surat suara yang masuk yang sudah di rekap hari ini. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt;line-height: 115%;font-family: 'Times New Roman','serif'">Jadi kesimpulannya kalau dari data ini walaupun pas-pasan, Pastikerta <span> </span>PAS <span> </span>menang. Artinya sebutnya kedua-duanya menang, pas dimenangkan oleh quick count nanti yang melantik Saiful Mujani, Pastikerta dimenangkan oleh manual KPU yang melantik Mendagri. ‘’Ini jangan dimasukkan dalam hati,’’ kata Artha.</span></p>
<p class="MsoNormal"><!--[if gte mso 9]&gt;--></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt;line-height: 115%;font-family: 'Times New Roman','serif'">Dikatakan, berkaitan dengan perkembangan di lapangan jadi posisi pergerakan dokumen KPU hari ini terakhir rekap di dua kabupaten Jembrana dan Gianyar. Itu berarti seluruh dokumen KPU ada di kantor camat masing-masing. Besok dimulai rekapitulasi di tingkat kecamatan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt;line-height: 115%;font-family: 'Times New Roman','serif'"><span> </span>‘’Dan, saya kira kalau sudah di tingkat kecamatan besok, teman-teman bisa lebih aktif bekerja, data ini sudah dikonfirmasi di 52 kecamatan di seluruh Bali. Besok rekapitulasi dan saya kira data ini apakah ini bohong atau tidak bisa besok dikonfirmasi<span>  </span>langsung pada waktu rekapitulasi di tingkat kecamatan. Atau barangkali pasangan yang lain bisa melansir kata yang sama silahkan saja diadu data kita nanti besok ada waktu rekapitulasi c1,’’ kata Artha optimis. <b>RED-MB</b></span></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metrobali.com/2013/05/17/pasti-kerta-yakin-menang-unggul-5011-persen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>43</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bali Targetkan Produksi Padi 850.000 Ton</title>
		<link>http://metrobali.com/2013/05/17/bali-targetkan-produksi-padi-850-000-ton/</link>
		<comments>http://metrobali.com/2013/05/17/bali-targetkan-produksi-padi-850-000-ton/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 May 2013 09:15:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sutiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bali Region]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Politika]]></category>
		<category><![CDATA[Top News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metrobali.com/?p=27846</guid>
		<description><![CDATA[Denpasar (Metrobali.com)- Bali menargetkan produksi padi sebanyak 850.000 ton gabah kering giling (GKG) pada tahun 2013, meningkat dua persen dibanding tahun sebelumnya yang tercatat 833.000 ton. &#8220;Produksi GKG itu diharapkan bersumber dari hasil panenan seluas 150.000 hektare dalam dua kali musim panen tahun ini,&#8221; kata Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Bali Ir Ida Bagus [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong> Denpasar (Metrobali.com)-</strong></p>
<p>Bali menargetkan produksi padi sebanyak 850.000 ton gabah kering giling (GKG) pada tahun 2013, meningkat dua persen dibanding tahun sebelumnya yang tercatat 833.000 ton.</p>
<p>&#8220;Produksi GKG itu diharapkan bersumber dari hasil panenan seluas 150.000 hektare dalam dua kali musim panen tahun ini,&#8221; kata Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Bali Ir Ida Bagus Wisnuardana di Denpasar, Jumat (18/5).</p>
<p>Ia mengatakan sasaran produksi itu juga dilakukan dengan cara meningkatkan produktivitas tanaman padi mencapai rata-rata 5,7 ton per hektare.</p>
<p>Berbagai upaya dilakukan untuk mencapai ketahanan pangan itu antara lain menekan sekecil mungkin kehilangan hasil pascapanen, memberikan subsidi pupuk dan pemberdayaan terhadap petani.</p>
<p>Selain itu juga mengintensifkan sekolah lapang pengelolaan tanaman terpadu (SLPTT), katanya, juga memberikan pendampingan serta bantuan bibit dengan sasaran menjangkau areal 37.000 hektare.</p>
<p>&#8220;Bantuan bibit dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan itu diharapkan dapat menjangkau areal seluas 37.000 hekatare guna meningkatkan produktivitas tanaman padi,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Wisnuardana juga menambahkan bahwa subsidi pupuk yang disediakan Pemprov Bali tahun 2013 sebesar Rp4 miliar dengan sasaran mampu menjangkau pemupukan tanaman padi seluas 12.000 hektare.</p>
<p>Subsidi yang bersumber dari dana dalam APBD Bali itu, besarnya hampir sama dengan tahun sebelumnya. Subsidi pupuk itu diberikan kepada kelompok tani dengan harga Rp200/kg atau subsidi sebesar Rp800/kg, karena harga pupuk mencapai Rp1.000/kg.</p>
<p>&#8220;Upaya yang dilakukan itu semua untuk mencapai ketahanan pangan seperti yang ditargetkan,&#8221; demikian Wisnuardana. <strong>INT-MB</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metrobali.com/2013/05/17/bali-targetkan-produksi-padi-850-000-ton/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
