Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Dwijendra University Kerjasama dengan Balitsereal dan Balitkabi, Hilirisasi Riset dan Kembangkan Pangan Alternatif

Metro Bali
single-image

Foto: Rektor Dwijendra University Dr. Ir. Gede Sedana, M.Sc., M.MA., (tengah) bersama Kepala Balai Penelitian Tanaman Serealia Dr. Muhammad Azrai, S.P., M.P.,(kiri) dan Prof. I Made Jana Mejaya (kanan) dari Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi usai menandatangani MoU di Ruang Rapat Dwijendra University, Selasa (3/3/2020).

Denpasar (Metrobali.com)-

Dwijendra University terus fokus berkontribusi pada pengembangan pertanian di Bali melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat.

Yang teranyar salah satu PTS (Perguruan Tinggi Swasta) ternama di Bali ini menjalin kerjasama (MoU) dengan dua lembaga sekaligus dalam hal pendidikan dan penelitian di sektor pertanian khususnya tanaman pangan alternatif.

Pertama, dengan Balai Penelitian Tanaman Serealia (Balitsereal) yang berkantor Maros, Sulawesi Selatan.  Kedua, dengan Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi) di Malang. Keduanya merupakan lembaga di bawah Kementerian Pertanian.

MoU ditandatangani Rektor Dwijendra University Dr. Ir. Gede Sedana, M.Sc., M.MA., bersama Kepala Balai Penelitian Tanaman Serealia Dr. Muhammad Azrai, S.P., M.P., dan Kepala Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi Dr. Ir. Yuliantoro Baliadi, MS., yang diwakili Prof. I Made Jana Mejaya pada Selasa (3/3/2020) di Ruang Rapat Dwijendra University.

Kerjasama ini bertujuan untuk menguatkan hilirisasi atau komersialisasi hasil riset di sektor pangan atau pertanian secara umum, mengembangkan dan menyiapkan pangan alternatif bagi masyarakat, dan juga sebagai bagian menguatkan pertanian Bali dalam arti luas.

“Ini merupakan kerjasama yang strategis sebagai bagian komitmen Dwijendra University ikut membangun dan menguatkan pertanian Bali yang juga berbasis kearifan lokal mendukung Visi Pak Gubernur Bali yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali,” kata Rektor Dwijendra University Dr. Ir. Gede Sedana, M.Sc., M.MA., ditemui usai penandatanganan MoU ini.

Baca Juga :
Wagub Harapkan Pemprov Sinergi dengan TNI Dalam Pengentasan Kemiskinan

Salah satu progam nyata tindak lanjut dari kerja ini dalam waktu dekat Dwijendra University dan Balitsereal akan bersama-sama mengadakan penanaman sorgum di beberapa daerah di Bali. Dimana Dwijendra University akan menyiapkan lahan penanaman uji adaptasi atau pilot project (percontohan) sorgum dengan  menggandeng kelompok tani di Payangan.

“Sorgum ini untuk pangan alternatif dan bisa diolah jadi macam-macam. Kami siapkan lahan percontohan di Payangan. Ini juga bisa mendukung pariwisata seperti bisa jadi objek ekowisata maupun agrowisata,” kata Rektor Gede Sedana.

Kerjasama dengan Balitsereal dan Balitkabi ini juga akan diwujudkan dalam bentuk Konferensi Internasional tentang Pangan Berkelanjutan yang rencananya digelar September 2020 mendatang dimana Dwijendra University selaku tuan rumah.

“Jadi MoU ini berkembang tidak hanya seminar, penelitian bersama tapi kegiatan lebih lanjut hilirisasi dan komersialisasi riset di sektor pertanian,” pungkas Rektor Gede Sedana.

Kepala Balai Penelitian Tanaman Serealia Dr. Muhammad Azrai, S.P., M.P., menyambut baik kerjasama dengan Dwijendra University ini khususnya dalam hal komitmen bersama untuk menguatkan hilirisasi dan komersialisasi riset di sektor pertanian.

“Kita dorong bersama lebih banyak hasil riset yang siap dihilirisasikan dan dikomersialkan. Saat ini kami punya 55 perusahaan mitra lisensi dan sekarang kami disibukkan dengan urusan hilirisasi,” ujar Azrai.

Hal senada juga disampaikan Prof. I Made Jana Mejaya mewakili Kepala Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi Dr. Ir. Yuliantoro Baliadi, MS.

Selain kerjasama dalam bentuk publikasi hasil penelitian pada jurnal ilmiah, pihaknya juga siap memfasilitasi mahasiswa Dwijendra University untuk mengikuti magang maupun melakukan penelitian bersama di Balitkabi.

“Ini bagus agar Dwijendra University punya nilai tambah lebih tinggi. Semoga bisa berkembang ke taraf internasional apalagi visinya sudah go internasional,” kata Prof. Jana Mejaya

Baca Juga :
Pecalang Amankan Gereja Saat Misa Natal di Denpasar

Untuk diketahui Balai Penelitian Tanaman Serealia (Balitsereal) mempunyai tugas pokok melaksanakan penelitian tanaman jagung, sorgum, gandum dan serealia potensial lain

Fungsi Balitsereal ini diantaranya melakukan penelitian genetika, pemuliaan, perbenihan dan pemanfaatan plasma nutfah tanaman jagung, sorgum, gandum dan serealia potensial lain.

Balitsereal ini juga melakukann penelitian morfologi, fisiologi, ekologi, entomologi, dan fitopatologi tanaman jagung, sorgum, gandum dan serealia potensial lain.

Penelitan komponen teknologi sistem dan usaha agribisnis tanaman jagung, sorgum, gandum dan serealia potensial. Pemberian pelayanan teknik kegiatan penelitian tanaman jagung, sorgum, gandum dan serealia potensial.

Balitsereal juga menyiapkan kerjasama, informasi dan dokumentasi serta penyebarluasan dan pendayagunaan hasil penelitian tanaman jagung, sorgum, gandum dan serealia potensial lain.

Sementara itu Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi) mempunyai tugas pokok  melaksanakan penelitian tanaman aneka kacang dan umbi.

Lembaga ini menghasilkan dan menyediakan IPTEK tinggi, strategis dan unggul tanaman aneka kacang dan ubi sesuai kebutuhan pengguna.Lalu melaksanakan diseminasi inovasi teknologi tanaman aneka kacang dan ubi secara cepat dan efektif kepada pengguna.

Balitkabi juga mengembangkan jaringan kerjasama nasional dan internasional dalam rangka peningkatan profesionalisme dalam pengguasaan IPTEK, serta peran Balitkabi dalam pengembangan teknologi dan pembangunan pertanian. (dan)

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.