Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Dua Meru Pura Ludes Terbakar Di Desa Bebetin

Metro Bali
single-image

Dua Meru Pura Ludes Terbakar Di Desa Bebetin

Buleleng, (Metrobali.com)-
Meru Linggih Ratu Pasek yang baru selesai dibangun di Dusun Desa, Desa Bebetin Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng pada Selasa (13/8) sekitar Pukul 10.00 Wita mengeluarkan kepulan asap disertai kobaran api yang mengagetkan warga sekitarnya. Dengan cuaca angin kencang, dengan secepat kilat api merembet dan menghanguskan pelinggih tersebut. Akibat dari kebakaran ini, kerugian ditaksir ratusan juta rupiah.
Kronologis kejadian berawal dari saksi mata Made Supardita yang sekaligus sebagai krama dadia sedang asik duduk diteras rumahnya. Selanjutnya ia melihat kepulan asap diatas Meru Linggih Ratu Pasek yang terletak di Merajan Dadia Pasek Gelgel Bebetin. Peristiwa kebakaran ini, sangat mengagetkan warga dan tanpa dikomando lagi secara bersama-sama berusaha memadamkan kobaran api yang melahap pelinggih tersebut.”Warga pada berdatangan dan berusaha memadamkan kobaran api yang semakin membesar akibat angin bertiup terlalu kencang,” ujar Supardita.”Awalnya saya kira ada orang yang membakar sampah, namun setelah diperhatikan secara seksama, ternyata Meru Linggih Pasek yang terbakar.” ujarnya menambahkan.
Iapun mengungkapkan sehari sebelumnya disebelah timur Meru ada orang yang membakar sampah, entah sudah mati apa belum api tersebut, yang jelas belum diketahui secara pasti.”Pelinggih Meru yang secara cepat dilalap api berbahan dari ijuk” ucapnya menegaskan.”Kerugian mencapai ratusan juta rupiah, karena pura itu baru selesai dibangun. Warga dan pihak pemadam kebakaran serta dibantu anggota Polsek Sawan sudah berusaha memadamkan kobran api” tandasnya.
Sementara itu, Kapolsek Sawan IPTU Gusti Kade Alit Murdiasa, S.H., saat mendapat laporan adanya kebakaran pelinggih Meru ini, secara sigap meluncur ke lokasi kejadian. Sesampai di lokasi kebakaran, ia melihat kesibukan warga memadamkan api.”Setelah menerima laporan dari Babinkamtibmas Desa Bebetin, saya langsung kelokasi kebakarn” ujarnya menegaskan.
Iapun mengatakan lokasi Meru didaerah ketinggian dan saat itu angin bertiup cukup kencang. Saat warga berusaha memadamkan api, warga keterbatasan alat. Namun semangat warga untuk memadamkan api patut diapresiasi sebelum Damkar Buleleng datang kelokasi.”Kasus kebakaran ini, masih dalam penyelidikan” pungkas Kapolsek Sawan Gusti Kade Alit Murdiasa seijin Kapolres Buleleng.
Peristiwa kebakaran Meru ini, mengakibatkan dua Meru tumpang tiga beratap ijuk dan bangunan meru yang terbuat dari kayu ludes terbakar. Diperkirakan pengempon Pura Dadia Pasek Gelgel yang beranggotakan 400 KK mengalami kerugian sekitar ratusan juta rupiah. GS

Bagikan :
Baca Juga :
Sambut Delegasi IMF-WB 2018, "Cultural Bazaar" Indonesia Disuguhkan di Discovery Kartika Plaza Hotel

Leave a Comment

Your email address will not be published.