Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

DPP : PAN Teguh Di Koalisi Merah Putih

Metro Bali
single-image

saleh partaonan

Jakarta (Metrobali.com)-


Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay mengatakan partai berlambang matahari putih itu tetap teguh berdiri di barisan Koalisi Merah Putih.


“Pertemuan Ketua Umum DPP PAN Hatta Rajasa dan Ketua Umum DPP Nasdem Surya Paloh yang juga dihadiri oleh calon presiden terpilih Joko Widodo tidak bisa dijadikan argumen untuk menyatakan bahwa PAN akan merapat ke pemerintahan,” kata Saleh Partaonan Daulay dihubungi di Jakarta, Jumat (5/9).

Saleh mengatakan sudah ada penjelasan bahwa pertemuan itu hanya silaturahmi biasa. Sebagai seorang negarawan, sangat pantas jika Hatta Rajasa mengucapkan selamat. Pihak-pihak lain pun sebelumnya sudah mengucapkan selamat sehingga dia menilai tidak ada yang aneh dengan pertemuan itu.

Saleh mengatakan bahwa PAN sangat aktif menghadiri pertemuan-pertemuan rutin yang dilaksanakan oleh Koalisi Merah Putih. PAN menilai bahwa menjadi kekuatan penyeimbang sama mulianya dengan mereka yang masuk di pemerintahan.

“Dengan berada di luar pemerintahan, PAN akan memberikan kritik-kritik konstruktif demi perbaikan bangsa ini ke depan. Kritik bisa dalam bentuk apresiasi pada hal-hal yang dinilai sudah baik. Akan tetapi, kritik bisa juga berbentuk koreksi terhadap kebijakan yang dinilai tidak berpihak pada kepentingan rakyat,” tuturnya.

Sebelumnya, politikus PAN Wanda Hamidah menyiratkan terbuka peluang partainya berkoalisi dengan kubu Calon Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla dalam pemerintahan mendatang.

“Dalam politik yang tidak mungkin bisa jadi mungkin (berkoalisi),” kata Wanda Hamidah melalui pesan singkatnya.

Perkataan Wanda itu menyikapi kemungkinan PAN berkoalisi dengan Jokowi-JK pascapertemuan Ketua Umum PAN Hatta Rajasa dengan Jokowi di kediaman Surya Paloh, Senin (1/9) malam.

Wanda menekankan Jokowi-JK tentu memiliki pertimbangan tersendiri dalam menentukan koalisi, yakni koalisi tanpa syarat.

Dengan demikian, kata dia, apabila PAN benar berkoalisi, lebih didasari ketulusan untuk mendukung pencapaian janji-janji politik Jokowi-JK selama kampanye.

“Bukan sekadar bagi-bagi kursi menteri,” papar dia.

Selaku politikus PAN yang mendukung pasangan Jokowi-JK dalam Pilpres 2014, Wanda memandang koalisi PAN dengan Jokowi-JK akan berdampak positif bagi bangsa. AN-MB 

Bagikan :
Baca Juga :
Serah Terima Jabatan, Gubernur Koster Paparkan Visi Misi Kepemimpinan untuk Lima Tahun Kedepan

Leave a Comment

Your email address will not be published.