Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Dorian Hantam Kanada Timur

Metro Bali
single-image

Sebuah mesin derek yang menimpa konstruksi setelah terhempas angin Badai Dorian di Halifax, Nova Scotia, Kanada, 7 September 2019.

Badai Dorian melanda kawasan terakhir, Minggu (8/9), sebelum bergerak ke Atlantik Utara dan menghilang.

Dorian — yang kini dijuluki siklon pasca tropis — mengenai provinsi-provinsi maritim Kanada dan Quebec dengan angin berkekuatan badai tropis, mengoyak atap-atap rumah dan bangunan, menumbangkan pepohonan, dan memutus aliran listrik ratusan rumah.

Tidak ada korban tewas yang dilaporkan.

Sementara itu, Administrasi Penerbangan Federal AS telah mengeluarkan batasan penerbangan sementara kepada pesawat-pesawat AS yang terbang di atas wilayah Bahama untuk mengosongkan wilayah udara bagi misi pencarian dan penyelamatan.

FAA mengatakan perintahnya datang atas permintaan pemerintah Bahama.

Kepala Dinas Pembangunan Internasional AS Mark Green, meninjau kepulauan Abaco dan Great Bahama. Dia mengatakan sebagian wilayah terlihat seperti habis dilanda bom nuklir.

“Kami sadar pemulihan perlu waktu lama tapi kami akan bekerja sama erat dengan perdana menteri dan pemerintahannya untuk memastikan kita bantu menyediakan bantuan segera,” kata Green pada Minggu (8/9).

Angkatan Laut dan Garda Pantai AS membawa bantuan yang paling diperlukan — pangan, sanitasi air, dan tempat penampungan darurat. Bantuan juga mengalir dari PBB, Palang Merah, kapal-kapal angkatan laut Inggris dan kapal-kapal pesiar swasta. [vm/pp] (VOA)

Bagikan :
Baca Juga :
Fahri Usulkan Komisi di DPR Dipecah

Leave a Comment

Your email address will not be published.