Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Diduga Serangan Jantung, Pelaku Pencurian Pratime Meninggal

Metro Bali
single-image

Jembrana (Metrobali.com)-

Aldi Candra Wijaya (39) napi kasus pencurian pratime di Pura Taman Beji, Tirtakusuma Desa Candikusuma Kecamatan Melaya, Minggu (25/8) meninggal dunia saat dibawa ke RSU Negara. Meninggalnya napi yang asal Desa Tuwed, Melaya itu diduga akibat serangan jantung.

Dari informasi, napi kasus pratime yang diamankan aparat pada bulan Februari 2013 lalu, sempat kejang-kejang 2 kali, pagi dan siang. Kejang-kejang pertama sekitar pukul 07.00 sebelum apel pagi, namun dapat pulih kembali dan sekitar pukul 10.30 kembali kejang-kejang, dan oleh petugas Rutan Klas II B Negara dibantu napi lainnya langsung dibawa ke UGD RSU Negara, namun jiwanya tidak tertolong.

“Sebelumnya dia sempat kejang-kejang 2 kali, dan kejang kedua sekitar pukul 10.30, langsung kami bawa ke RSU Negara dengan dibantu napi lainnya” ujar Agus Setyawan, Kepala Keamanan Rutan Klas II B Negara, saat dikonfirmasi, Minggu (25/8).

Dikatakannya,  napi kasus pencurian pratime yang dijatuhi vonis 5 tahun penjara itu sudah menjalani hukuman selama lima bulan. Selain itu juga telah menerima remisi Idul Fitri selama 15 hari dan mendapat remisi Kemerdekaan RI selama 1 bulan.

Sementara itu, dokter jaga UGD RSU Negara, dr. Kade Widyaniti mengatakan napi masuk ke UGD sekitar pukul 10.35 wita dalam kondisi sudah meninggal, dan setelah dilakukan pemeriksaan tidak diketemukan tanda-tanda kekerasan dan keracunan. “Kami duga akibat serangan jantung. Untuk mengetahui secara pasti diperlukan pemeriksaan mendalam (otopsi)” ujarnya.

Sementara itu, dari informasi pihak keluarga yang namanya tidak mau ditulis, saat ditemui di RSU Negara mengatakan jenasah akan dikebumikan Senin (26/8) besok karena masih menunggu pihak keluarga dari Surabaya. MT-MB

 

Bagikan :
Baca Juga :
Segera hadir Aplikasi UMBER Around Me...
3 Comments
  1. Avatar
    pan yudha 7 years ago
    Reply

    Karma pala nak mejalan di bali apapun agama anda

  2. Avatar
    putu nyame seririt 7 years ago
    Reply

    Nyak buin anak selam,,,pang dong tulungine ken i mamad

  3. Avatar
    vedanta 7 years ago
    Reply

    APAPUN AGAMA MU, DAN SIAPAPUN TUHAN MU ……
    TIDAK DIBENARKAN MELAKUKAN HAL YANG JAHAT……..
    SEMUA PUNYA KENYAKIKAN AKAN AKIBAT PERBUATAN YANG BURUK……..
    ADA YANG DITERIMA CEPAT, LAMBAT BAHKAN DIKEHIDUPAN YANG AKAN DATANG, BAHKAN ANAK CUCU BAKALAN KENA…………
    1 X PERBUATAN JAHAT, TIDAK AKAN HILANG DENGAN 100 X BERBUAT BAIK………
    Reply

Leave a Comment

Your email address will not be published.