Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Desa Nusasari Pilot Project Program Gardu Sinanda

Metro Bali
single-image

Keterangan foto: Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Jembrana, Selasa(16/7) me-launcing Gardu Sinanda yang disaksikan oleh para Camat se Kabupaten Jembrana, Perbekel, Bendesa Pekraman se kecamatan Melaya dan para tokoh masyarakat desa Nusasari/MB

Jembrana (Metrobali.com) –

Desa Nusasari kecamatan Melaya menjadi pilot project Gerakan Terpadu Partisipasi Forum Anak Daerah(Gardu Sinanda). Dihadapan ratusan anak-anak-anak desa setempat, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Jembrana, Selasa(16/7) me-launcing Gardu Sinanda yang disaksikan oleh para Camat se Kabupaten Jembrana, Perbekel, Bendesa Pekraman se kecamatan Melaya dan para tokoh masyarakat desa Nusasari.

Perbekel desa Nusasari, I Wayan Ardana disela-sela acara mengatakan, Gardu Sinanda merupakan program inovasi dari pemerintah Kabupaten Jembrana yang dikoordinir oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana. “Dengan di louncingnya Gerbang Sinanda ini kita harapkan komunikasi terhadap perlindindungan dan pemenuhan hak anak akan lebih terjembatani, “ujarnya.

Sementara Camat Melaya dalam sambutannya yang dibacakan Sekcam, I Gede Arianta mengatakan, dalam upaya pemenuhan hak anak sesuai dengan strategi, salah satunya indikator di kecamatan, di desa/kelurahan layak adanya Forum Anak. “Forum ini merupakan organisasi anak yang dibina oleh pemerintah RI melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Ini untuk menjembatani komunikasi dan interaksi antara pemerintah dan anak-anak di seluruh Indonesia, “terangnya.

Dengan terbentuknya Gardu Sinanda, kata Camat, I Putu Gde Oka Santika dalam sambutannya juga menegaskan, kedepan dapat meningkatkan partisipasi anak-anak dalam pembangunan dalam memenuhi hak-hak anak. “Kita harapkan anak-anak dapat terhindarkan dari kekerasan pada anaik seperti pelecehan seksua, bullying, perdagangan anak, nikah dini, HIV/AIDS dan menjadi generasi berkwalitas, “pungkasnya.

Sumber: Humas Pemkab Jembrana

Bagikan :
Baca Juga :
Kapolri jamin keamanan perayaan hari besar keagamaan

Leave a Comment

Your email address will not be published.