Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Cok Ace Apresiasi Semangat Perkumpulan Bengkel Ngayah di Besakih

Metro Bali
single-image

Keterangan foto: Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) pada acara Pembukaan Bakti Sosial PBMB bertempat di Posko Pelayanan Service Gratis PBMB, parkir Kedungdung, Besakih, Karangasem, Minggu (10/3)/MB

Karangasem, (Metrobali.com) –

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) mengapresiasi kegiatan bakti sosial atau ‘ngayah’ yang dilaksanakan Perkumpulan Bengkel Mobil Bali (PBMB) di seputaran Pura Besakih. Ia berharap kegiatan yang bertujuan untuk membantu memperbaiki mobil para pemedek yang bermasalah bisa dilakukan secara berkelanjutan. Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan pada acara Pembukaan Bakti Sosial PBMB bertempat di Posko Pelayanan Service Gratis PBMB, parkir Kedungdung, Besakih, Karangasem, Minggu (10/3).

Acara bakti sosial yang dimotori oleh asosiasi bengkel ini diperuntukkan bagi mobil para pemedek yang bermasalah saat akan sembahyang serangkaian Upacara Panca Wali Krama. Jumlah pemedek yang diprediksi nanti akan sangat banyak, melebihi tahun-tahun sebelumnya tentu memerlukan antisipasi dari awal, dan inisiatif PBMB menurutnya sudah sangat tepat. “Maka dari itu saya berpesan agar para pengusaha bengkel di Bali bisa melayani mereka dengan sepenuh hati dan tulus ikhlas karena itu merupakan contoh kerja nyata dan pengabdian atau yadnya,” katanya pada acara yang turut juga dihadiri oleh Kepala Pelaksana BPBD Prov Bali I Made Rentin.

Ke depan ia harap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkesinambungan dan tidak hanya bertempat di Pura Besakih melainkan di Pura Khayangan Jagat di seluruh Bali. Karena menurutnya seiring dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat Bali yang semakin baik, banyak dari mereka ingin melakakukan persembahyangan dengan mobil pribadi. “Semakin banyak mobil yang mencoba masuk ke areal Pura, tentu juga akan dibarengi dengan masalah untuk kendaraan mereka. Sehingga langkah PBMB sangat diperlukan demi lancarnya prosesi persembahyangan bagi para pemedek,” tandasnya.

Baca Juga :
Kawal Program Pembangunan, Kejati dan Pemprov Sepakati Pembentukan TP4D

Sementara itu Ketua PBMB I Komang Gede Tilik Juli Hartawan mengatakan jika acara bakti sosial kali ini sudah yang ketiga kalinya dari tahun 2017. Ia mengaku melalui langkah yang diambil oleh organisasinya telah membantu ratusan pemedek yang kendaraannya mengalami masalah. “Mulai dari kopling, ban serta onderdil yang lain sehingga mereka bisa sembahyang dan pulang dengan selamat,” jelasnya. Ia juga menambahkan harapannya, semoga asosiasi yang dipimpinnya bisa semakin besar serta bisa terus melayani umat untuk kepentingan yadnya.

Sebelumnya Ketua Panitia I Gede Wisnata melaporkan bahwa tujuan dari bakti sosial bertujuan untuk membantu memperbaiki kendaraan pemedek yang mogok atau mengevakuasi kendaraan jika tidak bisa diperbaiki di tempat. Sehingga para pemedek bisa tenang dan nyaman melakukan acara persembahyangan ke Pura Besakih. Ia mengaku untuk hari biasa sudah siap 20-30 mekanik melayani pemedek. “Bahkan hari libur 50 mekanik sudah siap melakukan pelayanan,” imbuhnya. Sementara untuk posko pelayanan, ia mengaku pihaknya akan menempatkan posko di seluruh jalur menuju Pura Besakih, seperti di jalur bukit Jambul, Kunyit, Muncan, Kubu serta jalur-jalur lainnya.

Editor: Hana Sutiawati

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.