Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Cewek Kafe Gantung Diri di Mess Karyawan Kafe Titit Desa Banyupoh Buleleng

Metro Bali
single-image

Buleleng, (Metrobali.com)-

ADELIA MARSYA berusia 16 Tahun berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur yang kesehariannya bekerja sebagai Pramuria Cafe Titit di Banjar Dinas Melanting Desa Banyupoh Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng, Bali pada Jum’at, 13 Maret 2020 sekitar Pukul 02.45 Wita dini hari diduga nekat menggantung dirinya sendiri menggunakan selendang warna hitam di depan kamar mandi.

Posisi korban terikat di tiang kayu bangunan Mess Karyawan Cafe Titit di Banjar Dinas Melanting Desa Banyupoh Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng, Bali

Kronologis peristiwa, berawal pada Jumat, 13 Maret 2020 sekitar Pukul 02.30 Wita dini hari, korban ngobrol dengan temannya bernama VIOLITA di kamar Mes Kafe Titit. Usai ngobrol, korban keluar kamar, sembari mengatakan ‘mau kencing’. Selanjutnya sekitar 15 menit kemudian, saksi 1 GEDE SUBAWA juga mau kencing, iapun menjadi terkejut, lantaran melihat korban Adelia Marsya tergantung di tiang mess Kafe Titit. Melihat hal ini, spontan saja si GEDE SUBAWA ini berteriak dan memberitahukan kepada YULI. Dan YULIpun memberitahukannya kepada VIONITA, bahwa ADELIA MARSYA Gantung Diri. Tidak cukup sampai disana saja, kemudian Gede Subawa mencari Pemilik kafe dirumahnya untuk memberi tahukan bahwa ADELIA MARSYA Gantung diri.
Pihak kepolisian dalam hal ini Reskrim Polsek Gerokgak secara cepat melakukan penanganan dengan olah tempat kejadian perkara gantung diri, baik itu melakukan pemotretan dan mengecek denyut nadi sang korban. Selanjutnya korban diturunkan dan dibawa ke bale-bale (sakapat) yang ada di mess kafe titit.
Dari hasil pemeriksaan medis Puskesmas Gerokgak II, dr. NI MADE YETTY SUKMAYANI, tidak di temukan adanya tanda – tanda kekerasan, badan sudah kaku, terdapat bekas jeratan di sekeliling leher.
“Dugaan sementara, korban nekat gantung diri lantaran frustasi. Kami dari Polsek Gerokgak sudah melakukan penanganan dengan mendatangi dan olah TKP, serta meminta visum et revertum ke RSUD Buleleng sambil menghubungi pihak keluarga korban.” tandas Kapolsek Gerokgak Kompol Made Widana seijin Kapolres Buleleng AKBP Made Sinar Subawa. GS

Bagikan :
Baca Juga :
Presiden Jokowi lewatkan pergantian Tahun Baru 2020 di Yogyakarta

Leave a Comment

Your email address will not be published.