<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>metrobali.com &#187; Wisata Atraksi</title>
	<atom:link href="http://metrobali.com/category/metro-wisata/wisata-atraksi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://metrobali.com</link>
	<description>Berita Bali Online</description>
	<lastBuildDate>Wed, 19 Jun 2013 14:32:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>Rancangan Program PKB 2013 Disbud Bali Jaring Relawan Pelajar dan Mahasiswa</title>
		<link>http://metrobali.com/2012/09/13/rancangan-program-pkb-2013-disbud-bali-jaring-relawan-pelajar-dan-mahasiswa/</link>
		<comments>http://metrobali.com/2012/09/13/rancangan-program-pkb-2013-disbud-bali-jaring-relawan-pelajar-dan-mahasiswa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Sep 2012 00:01:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sutiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bali Region]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan Seni & Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Politika]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Atraksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metrobali.com/?p=13081</guid>
		<description><![CDATA[Denpasar (Metrobali.com)- Meskipun rapat evaluasi Pesta Kesenian Bali 2012 masih tertunda, tapi Dinas Kebudayaan (Disbud) Bali sudah mulai bergerak cepat mengadakan rapat koordinasi tentang rancangan program PKB ke-35 tahun 2013 mendatang, Rabu (12/9) kemarin. Langkah ini dilakukan untuk memantapkan program pagelaran seni budaya dan sekaligus dalam upaya memanusiakan seniman demi kemuliaan kebudayaan bangsa yang berbasis [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Denpasar (Metrobali.com)-</strong></p>
<p>Meskipun rapat evaluasi Pesta Kesenian Bali 2012 masih<br />
tertunda, tapi Dinas Kebudayaan (Disbud) Bali sudah mulai bergerak<br />
cepat mengadakan rapat koordinasi tentang rancangan program PKB ke-35<br />
tahun 2013 mendatang, Rabu (12/9) kemarin. Langkah ini dilakukan untuk<br />
memantapkan program pagelaran seni budaya dan sekaligus dalam upaya<br />
memanusiakan seniman demi kemuliaan kebudayaan bangsa yang berbasis<br />
kearifan budaya lokal khas Bali. Sehingga, tidak mudah tergerus arus<br />
negatif dari budaya global.<br />
Salah satu dari langkah strategis yang kini sedang dirancang untuk<br />
menjawab berbagai kendala klasik dalam PKB sebelumnya adalah dengan<br />
menjaring relawan sebagai polentier atau leasion organizer (LO).<br />
Mereka rencananya akan menjadi ujung tombak dalam pelayanan publik<br />
terutama bagi seniman yang tampil di PKB. Mulai dari proses persiapan<br />
peralatan dan kelengkapan panggung, penerimaan tamu undangan,<br />
kehadiran seniman, hingga kenyaman pementasan. Sehingga, para seniman<br />
nantinya dapat menyajikan pagelaran seni unggulannya secara maksimal.<br />
Kepala Disbud Bali, Ketut Suastika menegaskan bahwa sengaja melakukan<br />
rapat koordinasi tentang rancangan program PKB tahun depan lebih awal<br />
semata-mata untuk menyatukan persepsi dalam menjawab berbagai kendala<br />
yang terjadi dalam pelaksanaan PKB ke-34 tahun 2012 lalu. Supaya<br />
pelaksanaan PKB ke-35 tahun depan yang mengusung tema Taksu:<br />
Meningkatkan Daya Kreatif dan Jati Diri.<br />
Terlebih lagi, katanya misi pelayanan dalam PKB tahun depan menjadi<br />
prioritas utama untuk memanusiakan seniman dan memuliakan seni budaya<br />
Bali. “Jadi saya berharap segala bentuk perubahan yang dalam PKB tahun<br />
depan dapat tercapai sesuai dengan tema yang telah ditentukan,”<br />
harapnya.<br />
Hal senada dipertegas oleh Prof. Dr. I Wayan Dibia, guru besar<br />
Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar mengatakan bahwa memang sudah<br />
semestinya penyelenggaraan PKB digarap secara lebih serius, dengan<br />
menerapkan manajemen pelayanan yang berstandar internasional secara<br />
profesional. Penggunaan LO memang semestinya sudah sejak dulu<br />
dilakukan, sehingga pelaksanaan PKB layak sebagai pertunjukan seni<br />
budaya yang mendidik dan memiliki daya tarik bagi turistik baik<br />
domestik maupun mancanegara.<br />
Menurutnya, mulai saat ini sudah ada upaya pendekatan dengan pihak<br />
perguruan tinggi seperti ISI Denpasar, IHDN Denpasar, UNHI Denpasar,<br />
Unud Denpasar, dan perguruan tinggi swasta lainnya. Termasuk juga<br />
kalangan pelajar tingkat SMP dan SMA. “Ini sebagai upaya meningkatkan<br />
apresiasi publik terhadap seni budaya dalam dunia pendidikan,”<br />
tegasnya. <strong>IJA-MB</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metrobali.com/2012/09/13/rancangan-program-pkb-2013-disbud-bali-jaring-relawan-pelajar-dan-mahasiswa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Baleganjur Diva Mardanggam Ds. Pakraman Denpasar Tampil Atraktif</title>
		<link>http://metrobali.com/2012/07/01/baleganjur-diva-mardanggam-ds-pakraman-denpasar-tampil-atraktif/</link>
		<comments>http://metrobali.com/2012/07/01/baleganjur-diva-mardanggam-ds-pakraman-denpasar-tampil-atraktif/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Jul 2012 09:46:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sutiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bali Region]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Politika]]></category>
		<category><![CDATA[Seni & Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Atraksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metrobali.com/?p=9226</guid>
		<description><![CDATA[Denpasar (Metrobali.com)- Sekaha Baleganjur “Diva Mardanggam” Desa Pakraman Denpasar duta Kota Denpasar dalam ajang parada baleganjur iringan tari, tampil begitu atraktif. Diasaksikan ribuan pasang mata, sekeha ini menyuguhkan sebuah garapan yang bernafaskan paras-paros berjudul “Sabda Panditha Ratu”, Jumat (29/6) di panggung terbuka ISSI Denpasar. Hadir menyaksikan Sekda Denpasar A.A Ngr. Rai Iswara, Kadis Kebudayaan Md. [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Denpasar (Metrobali.com)-</strong></p>
<p>Sekaha Baleganjur “Diva Mardanggam” Desa Pakraman Denpasar duta Kota Denpasar dalam ajang parada baleganjur iringan tari, tampil begitu atraktif. Diasaksikan ribuan pasang mata, sekeha ini menyuguhkan sebuah garapan yang bernafaskan paras-paros berjudul “Sabda Panditha Ratu”, Jumat (29/6) di panggung terbuka ISSI Denpasar. Hadir menyaksikan Sekda Denpasar A.A Ngr. Rai Iswara, Kadis Kebudayaan Md. Mudra dan pipimnan SKPD.</p>
<p>Dengan balutan busana kemeja putih plus sedikit sentuhan variasi bordir dikombinasi dengan kemben hitam saput merah dengan udeng sedikit ngenjik warna merah jingga. Penampilan duta Kota Denpasar ini terlihat cukup mentereng. Tampil di urutan pertama, Diva Mardanggam langsung menggebrak dengan jurus rereongan kemudian disusul kendang, tawa-tawa, gong, kempur dan cengceng serta perangkat gamelan lainnya. Lagu dengan melodi yang digarap indah mampu diterjemahkan oleh para pemain yang bergerak begitu atraktif dengan beragam formasi dan penuh penjiwaan. Tidak salah jika seluruh penonton yang memenuhi panggung ISSI Denpasar serentak memberi tepuk tangan yang meriah kepada duta Denpasar ini.</p>
<p>Agem, tandang, tangkep dengan tempo yang terjaga mampu menciptakan sebuah kerjasama yang apik antara gamelan dengan gerakan para penari yang malam itu tampil begitu lugas. “Sabda Pandita Ratu” sebuah garapan yang menceritakan tidak kunjung sembuhnya seorang putri dari raja pemecutan I Gusti Ngurah Made Pemecutan yang bernama Gusti Ayu Made Rai. Akibat penyakit yang dideritanya sang Raja tidak pernah henti untuk memohon kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar putri tercintanya diberi kesembuhan.</p>
<p>Akhirnya pada suatu hari muncullah sabda Hyang Kuasa agar sang Raja segera menggelar sayembara. Isinya, barang siapa yang berhasil menyembuhkan putri Raja jika perempuan akan diangkat menjadi anak angkat Raja dan jika laki-laki akan dijodohkan dengan putri Raja. Berita inipun sampai ketelinga seorang Syekh (guru spiritual) di Jawa tepatnya Yogyakarta yang kemudian mengirim murid kesayangannya Pangeran Cakraningrat yang berasal dari Bangkalan Madura.</p>
<p>Dengan segenap kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki akhirnya Pangeran Cakraningrat berhasil menyembuhkan sang Putri dan merekapun dinikahkan. Menyatunya dua budaya yang berbeda dalam satu ikatan pernikahan merupakan sebuah diamika yang mampu disatukan demi terwujudnya sebuah keharmonisan rumah tangga. Tema ini berhasil ditransformasikan kedalam bentuk sebuah garapan balaganjur tari yang sarat dengan nuansa kreatifitas dalam bentuk gerak dan tari serta terkandung makna religius seperti; filsafat, etika, estetika dan taksu. Keberhasilan ini juga tek terlepas dari kejelian seorang seniman yaitu Widanta dan Adi Wiranata selaku penata tabuh, Kadek Budiartha, Wayan Juana selaku penata Tari, Sekeha Balaganjur Diva Mardanggam selaku penyaji serta Dinas Kebudayaan Kota Denpasar. <strong>SDN-MB</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metrobali.com/2012/07/01/baleganjur-diva-mardanggam-ds-pakraman-denpasar-tampil-atraktif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kemenlu Sosialisaikan KTT ASEAN Lewat  Wayang &#8221;Cenk Blonk&#8221;</title>
		<link>http://metrobali.com/2011/11/07/kemenlu-sosialisaikan-ktt-asean-lewat-wayang-cenk-blonk/</link>
		<comments>http://metrobali.com/2011/11/07/kemenlu-sosialisaikan-ktt-asean-lewat-wayang-cenk-blonk/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Nov 2011 01:28:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sutiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Badung]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Politika]]></category>
		<category><![CDATA[Seni & Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Atraksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metrobali.com/?p=2725</guid>
		<description><![CDATA[ Mangupura (Metrobali.com)- Bali dan Badung khususnya sangat kaya akan seni dan budaya tradisional, melalui media tradisional pergelaran wayang, kearifan nilai budaya lokal yang tumbuh dan berkembang didalam masyarakat yang memiliki kandungan keluhuran budi, perlu dilestarikan, diaktualisasikan dan dikembangkan kepada generasi muda. Karena nilai-nilai kearifan budaya lokal wayang ini akan memberikan kontribusi dan pembinaan mental, moral [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong> Mangupura (Metrobali.com)-</strong></p>
<p>Bali dan Badung khususnya sangat kaya akan seni dan budaya tradisional, melalui media tradisional pergelaran wayang, kearifan nilai budaya lokal yang tumbuh dan berkembang didalam masyarakat yang memiliki kandungan keluhuran budi, perlu dilestarikan, diaktualisasikan dan dikembangkan kepada generasi muda. Karena nilai-nilai kearifan budaya lokal wayang ini akan memberikan kontribusi dan pembinaan mental, moral dan spiritual sebagai pembentukan karakter bangsa kearah keutamaan, keteladanan, kepahlawanan, kejujuran, kebenaran dan keadilan., ”ucap Bupati Badung yang diwakili Sekda Badung Kompyang R Swandika, SH.MH saat acara Pertunjukan Rakyat Pegelaran Wayang Cenk Blonk dengan tema <em>”Mewujudkan Komunikasi ASEAN 2015”</em>, Sabtu (5/11) kemarin bertempat di Lapangan Purna Krida Kerobokan Kuta Utara, Badung. Hadir pada kesempatan itu Dirjen Impormasi dan Komonikasi Publik Fredy H Tulung, Dirjen Kementerian Kerjasama ASEAN Kemenlu, Djauhari Oratmangun, seluruh SKPD Pemerintah Kab. Badung  serta masyarakat Kuta Utara dan sekitarnya.</p>
<p>Lebih lanjut Bupati mengatakan, kami selaku masyarakat Badung sangat berbangga mendapat kehormatan, kepercayaan yang luar biasa untuk nantinya bertindak berprilaku yang baik sebagai tuan rumah. Melaluai persembahan Wayang Cenk Blonk yang merupakan kesenian tradisional masyarakat Bali yang sangat terkenal ini, kita ingin menyampaikan pesan agar seluruh masyarakat Bali dan masyarakat Indonesia lainnya mendukung suksesnya Penyelenggaraan KTT ASEAN tersebut. Bersama kita sosong ASEAN yang mampu menjawab berbagai tantangan di kawasan Asia Tenggara dan di Dunia serta mampu mensejahterakan kehidupan rakyat. Kami mengajak semua pihak untuk mendukung dan mensukseskan amanah yang diberikan saat ini sukseskan KTT Asean ke-19 sukses masyarakat Bali dan Badung khususnya, ucapnya.</p>
<p>Sementara itu Dirjen  Impormasi dan Komonikasi Publik Fredy H Tulung dalam sambutannya  mengatakan bahwa tahun 2011 ini Indonesia mendapat kehormatan dan tugas mulia menjadi Ketua ASEAN, salah satu tugas yang kita emban adalah menyelenggarakan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-19 yang akan dilaksanakan tanggal 17 – 19 Nopember 2011 di Nusa Dua, Badung, Bali. Peran Indonesia dalam ASEAN dinilai sangat penting, dan ini tercermin dari kepercayaan yang diberikan Negara-negara Anggota dengan menetapkan Sekretariat Jendral ASEAN  berkedudukan di Jakarta.</p>
<p>ASEAN ini di bentuk dengan Tujuan untuk menciptakan kawasan yang aman dan damai, sehingga dapat tercipta kerjasama yang baik untuk mencapai kemakmuran bersama. Untuk mengemban sebagai Ketua ASEAN, kita harus tetap memberikan ketauladanan dan kepemimpinan seperti yang kita lakukan selama ini. Dalam beberapa hari ke depan kita akan menerima Kehadiran Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan Negara ASEAN beserta delegasi masing masing untuk menghadiri KTT ASEAN yang ke-19. KTT tersebut akan di hadiri oleh 10 Kepala Negara ASEAN  dan 8 mitra Wicara ASEAN yaitu Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, Jepang, Rusia, China, India, dan Korea Selatan. Mereka percaya bahwa Indonesia mampu menjaga keamanan dan ketertiban, serta Indonesia disegani oleh berbagai Negara di Dunia, ucap H Tulung</p>
<p>Ketua Panitia yang juga Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kab. Badung I Made Sutama, SH, MH melaporkan dalam kapasitasnya sebagai Ketua ASEAN tahun 2011 Kementerian Komunikasi dan Informatika RI dalam hal ini Direktorat Jendral Informasi dan Komunikasi Publik telah ditunjuk sebagai penanggung jawab media dan kehumasan Sekretariat Keketuaan ASEAN berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 7 tahun 2001 tanggal 21 Maret 2011. Sejumlah kegiatan telah, sedang dan akan diteruskan oleh Kementerian Kominfo dengan tujuan untuk menjelaskan, mengedukasi dan mensosialisasikan momentum kegiatan ASEAN. Tujuan untuk mengoptimalkan kesadaran dan minat masyarakat, serta pemberitaan media mengenai KTT ASEAN ke-19 dan KTT terkait lainya serta untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat luas tentang peran keketuaan Indonesia ASEAN 2011. Melalui format acara berupa pertunjukan rakyat pergelaran Wayang Kulit Cenk Blonk dan juga dialog dengan nara sumber diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di daerah Kab. Badung khususnya dan Bali pada umumnya. Biaya yang timbul akibat pelaksanaan kegiatan ini dibebankan  pada DIPA Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI Tahun Anggaran 2011.</p>
<p>Lebih lanjut disampaikan berbagai persiapan telah dilakukan meliputi penggunaan media luar ruangan, media tatap muka, media penyiaran, media cetak, media tradisional dan media jejaring sosial. Artinya tidak hanya warga masyrakat disekitar Bali saja yang menikmati sosialisasi tersebut karena dilakukan secara nasional dan bahkan regional. Melalui pementasan wayang kulit Cenk Blonk merupakan suatu keputusan/langkah yang tepat dalam mensosialisasikan KTT Asean, yang sangat disukai seluruh lapisan masyarakat diharapkan informasi yang disampaikan akan lebih mudah diserap oleh seluruh lapisan masyarakat luas. Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan segenap masyarakat Bali umunya dan Badung khususnya akan lebih memahami akan keberadaan even-even Internasional dan ikut bersama-sama mensukseskannya. Dengan demikian Internasional akan melihat/menilai bahwa Bali dan Badung khusunya kembali mampu sukses menyelenggarakan efen-efen internasional, ucapnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metrobali.com/2011/11/07/kemenlu-sosialisaikan-ktt-asean-lewat-wayang-cenk-blonk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
