<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>metrobali.com &#187; Metro Wisata</title>
	<atom:link href="http://metrobali.com/category/metro-wisata/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://metrobali.com</link>
	<description>Berita Bali Online</description>
	<lastBuildDate>Wed, 19 Jun 2013 14:32:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>Gubernur Lantik Pengurus Badan Promosi Pariwisata</title>
		<link>http://metrobali.com/2013/06/18/gubernur-lantik-pengurus-badan-promosi-pariwisata/</link>
		<comments>http://metrobali.com/2013/06/18/gubernur-lantik-pengurus-badan-promosi-pariwisata/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Jun 2013 08:01:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sutiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bali Region]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Top News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metrobali.com/?p=30762</guid>
		<description><![CDATA[Denpasar (Metrobali.com)- Pariwisata untuk Bali, bukan Bali untuk pariwisata.Demikian disampaikan Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, pada saat melantik 9 orang jajaran akan menjadi Unsur Penentu Kebijakan Badan Promosi Pariwisata Daerah Bali (BPPD), di gedung Wiswa Saba, Kantor Gubernur Bali, Selasa (18/6). Badan ini nantinya akan bertugas melakukan promosi bagi pariwisata Bali agar kepariwisataan Bali memiliki [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span id="yui_3_7_2_1_1371541003833_4696" style="font-size: 14pt">Denpasar (Metrobali.com)-</span></strong></p>
<p><span id="yui_3_7_2_1_1371541003833_4696" style="font-size: 14.0pt">Pariwisata untuk Bali, bukan Bali untuk pariwisata.Demikian disampaikan Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, pada saat melantik 9 orang jajaran akan menjadi Unsur Penentu Kebijakan Badan Promosi Pariwisata Daerah Bali (BPPD), di gedung Wiswa Saba, Kantor Gubernur Bali, Selasa (18/6).</span></p>
<p class="yiv7830680170MsoNormal" style="line-height: normal"><span id="yui_3_7_2_1_1371541003833_4669" style="font-size: 12.0pt"> Badan ini nantinya akan bertugas melakukan promosi bagi pariwisata Bali agar kepariwisataan Bali memiliki kualitas dan kuantitas yang optimal. Gubernur yang menyoroti isu yang berkembang tentang kesenjangan kesejahteraan di Bali berharap ke depannya pariwisata dapat mengentaskan masalah tersebut.</span></p>
<p class="yiv7830680170MsoNormal" style="line-height: normal"><span id="yui_3_7_2_1_1371541003833_4669" style="font-size: 12.0pt"> “Kita semua berharap masyarakat Bali dapat untuk menikmati kemajuan pembangunan dan kesejahteraan karena berkembangnya pariwisata ini, serta dapat menjadi tuan rumah sendiri. <span> </span><span> </span>Ke sembilan nama yang dilantik <span> </span>didasarkan pada Keputusan Gubernur Bali Nomor 2.136/03-O/HK/2012 adalah , Tjokorda Artha Ardhana Sukawati, Bagus Sudibya, IB Ngurah Wijaya, Yos Wijaya Kajeng Amerta, Sang Putu Subaya, Putu Juarez Robin Purba, Taufik Hidayat, I Komang Gde Bendesa, Soriyini Priartini.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p class="yiv7830680170MsoNormal" id="yui_3_7_2_1_1371541003833_4673" style="line-height: normal"><span id="yui_3_7_2_1_1371541003833_4672" style="font-size: 12.0pt">Pada kesempatan itu Gubernur Pastika mengaku sangat gembira , sekaligus memberikan dukungan moril bagi BPPD Bali agar bekerja secara optimal. “Saya harapkan BPPD nantinya mampu bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk secara sinergis memajukan pariwisata Bali yang tidak hanya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan namun mendukung terbentuknya pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan” imbuhny. </span></p>
<p class="yiv7830680170MsoNormal" style="line-height: normal"><span id="yui_3_7_2_1_1371541003833_4672" style="font-size: 12.0pt">Gubernur juga berharap pembentukan BPPD di tingkat probinsi juga akan diikuti dengan pembentukan BPPD Kabupaten/Kota sehingga mampu untuk menjalin kerja sama mulai dari pusat daerah provinsi dengan kabupaten /kota.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p class="yiv7830680170MsoNormal" id="yui_3_7_2_1_1371541003833_4702" style="line-height: normal"><span id="yui_3_7_2_1_1371541003833_4701" style="font-size: 12.0pt">Sementara itu menurut <span> </span>Ketua Badan Promosi Pariwisata Indonesia, Yanti Sukamdani , yang diwakili oleh salah unsur BPPI , Jro Mangku Nyoman Kandia, dalam <span> </span>sambutanya mengatakan bahwa ini merupakan salah satu langkah yang bagus dalam rangka membangun pariwisata yang ada di Bali. Senada dengan Gubernur Pastika <span> </span>Pemerintah daerah Provinsi bali mau untuk bekerja sama dalam meningkatkan pariwisata yang ada secara optimal, efektif dan efisien sehingga bukan hanya untuk meningkatkan kuantitas namun juga kualitas dari pariwisata tersebut. <strong>DP-MB</strong><br />
</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p class="yiv7830680170MsoNormal" id="yui_3_7_2_1_1371541003833_4703">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metrobali.com/2013/06/18/gubernur-lantik-pengurus-badan-promosi-pariwisata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gadis Bali Wakili Indonesia ke Miss Asian Thailand</title>
		<link>http://metrobali.com/2013/06/15/gadis-bali-wakili-indonesia-ke-miss-asian-thailand/</link>
		<comments>http://metrobali.com/2013/06/15/gadis-bali-wakili-indonesia-ke-miss-asian-thailand/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Jun 2013 13:45:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sutiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Badung]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Seni & Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Top News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metrobali.com/?p=30485</guid>
		<description><![CDATA[Kuta (Metrobali.com)- Gadis kelahiran Denpasar, Bali, Ni Nyoman Ayu Sri terpilih mewakili Indonesia untuk mengikuti Miss Southeast Asian di Bangkok, Thailand. Perempuan cantik kelahiran 5 Januari 1994 itu akan bertarung dengan belasan peserta dari tujuh negara di kawasan negara-negara Asia Tenggara. Kontes kecantikan itu dilaksanakan untuk pertama kalinya di kawasan. Dalam kontes ini, setiap negara [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kuta (Metrobali.com)-</strong></p>
<p>Gadis kelahiran Denpasar, Bali, Ni Nyoman Ayu Sri terpilih mewakili Indonesia untuk mengikuti Miss Southeast Asian di Bangkok, Thailand. Perempuan cantik kelahiran 5 Januari 1994 itu akan bertarung dengan belasan peserta dari tujuh negara di kawasan negara-negara Asia Tenggara. Kontes kecantikan itu dilaksanakan untuk pertama kalinya di kawasan.</p>
<p>Dalam kontes ini, setiap negara mengirimkan dua delegasinya untuk menampilkan keindahan budaya negaranya masing-masing. Selain Ayu, satu perwakilan Indonesia yang akan diberangkatkan adalah Christy Anggel dari Papua. &#8220;Saya sangat merasa senang dan bangga karena bisa mewakili Indonesia dalam Miss Southeast Asian di Thailand nanti,&#8221; ujar Ni Nyoman Ayu Sri, saat ditemui di sebuah hotel di kawasan Kuta, Sabtu 15 Juni 2013.</p>
<p>Dalam kontes bergengsi itu, mahasiswi semester VI Fakultas Hukum Universitas Udayana itu mengaku akan mengenalkan budaya Bali, salah satunya adalah Nyepi. Menurutnya, budaya Nyepi satu-satunya di dunia hanya ada di Bali. Untuk itu ia akan promosikan di depan masyarakat di kawasan negara Asia Tenggara, termasuk juri dalam kontes nanti. &#8220;Budaya Nyepi bisa membantu dunia dalam mengatasi global warming. Dunia bisa meniru budaya ini meskipun hanya satu jam saja,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Selain Nyepi, budaya lain yang akan dibawakan putri pasangan Gede Suarjana dan Ni Nyoman Ayu Arniti  dalam ajang Internasional itu adalah tarian Bali. &#8220;Saya akan membawakan sebuah tarian khas Bali di antaranya tarian sekar jagat atau tari penghormatan yang ditampilkan untuk menyambut tamu,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Ayu juga menuturkan bahwa sejumlah keperluan sudah ia siapkan termasuk busana dengan perancang busana kenamaan selama masa karantina dan saat kontes berlangsung. Untuk mengurus keperluan tersebut sudah ada perancang Mirah Tania dan Ayu Marissa siap memenuhi kebutuhan Ayu.</p>
<p>Beberapa busana yang akan dipakai di antaranya adalah pakaian tenun khas Denpasar yakni kain endek. &#8220;Sudah kami siapkan sejak di karantina dari tanggal 20 sampai puncaknya 25 Juli nanti. Pakain yang digunakan kasual elegan. Jadi, bukan hanya cantik di muka tapi juga smart,&#8221; ucap Mirah Tania.</p>
<p>Sementara itu, Yayasan Ant Charity Indonesia yang membawahi Miss Indonesia Southeast Asian 2013 sebelumnya melakukan seleksi internal dari 130 peserta. Ayu terpilih dari sekitar 130 calon peserta yang kemudian diseleksi menjadi dua kandidat. &#8220;Ayu sangat istimewa, Ayu juga terlibat aktif dalam berbagai kegiatan sosial seperti mengajar Bahasa Inggris di beberapa daerah terpencil di Bali,&#8221; kata Andrew Christian Ketua Yayasan didampingi National Director Miss Southeast Asian, Agustin Ramli.</p>
<p>Agustin mengakui, jika Ayu juga sudah mengajak teman-temannya bersama-sama jadi voluntary untuk kegiatan pendidikan. Untuk itulah Ayu dianggap sangat layak untuk menjadi wakil Indonesia ke Thailand. Mantan Puteri Jakarta tahun 2006 itu berharap Ayu yang bercita-cita jadi notaris ini bisa meraih prestasi terbaik dalam ajang tersebut. &#8220;Target kami tentu juara. Tapi yang lebih penting juga adalah pertukaran budaya antar bangsa-bangsa,&#8221; tutupnya.<strong> BOB-MB</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metrobali.com/2013/06/15/gadis-bali-wakili-indonesia-ke-miss-asian-thailand/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sudikerta Minta Investor Utamakan Tenaga Kerja</title>
		<link>http://metrobali.com/2013/06/14/sudikerta-minta-investor-utamakan-tenaga-kerja/</link>
		<comments>http://metrobali.com/2013/06/14/sudikerta-minta-investor-utamakan-tenaga-kerja/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Jun 2013 09:44:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sutiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Badung]]></category>
		<category><![CDATA[Bali Region]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Top News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metrobali.com/?p=30333</guid>
		<description><![CDATA[Kuta (Metrobali.com)- Wakil Bupati Badung, Bali, I Ketut Sudikerta minta para investor mengutamakan tenaga kerja lokal dalam mengembangkan perusahaan sehingga bisa menekan jumlah pengangguran di daerah itu.&#8221;Memang saat ini penyerapan tenaga kerja di sektor swasta sudah cukup memadai mengingat kualitas sumber daya manusia yang terus mengalami peningkatan, namun setiap ada investor yang akan menanamkan modal [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div class="portlet x9" id="support-details">
<div class="portlet-content"><strong>Kuta (Metrobali.com)-</strong></div>
<div class="portlet-content"></div>
<div class="portlet-content">Wakil Bupati Badung, Bali, I Ketut Sudikerta minta para investor mengutamakan tenaga kerja lokal dalam mengembangkan perusahaan sehingga bisa menekan jumlah pengangguran di daerah itu.&#8221;Memang saat ini penyerapan tenaga kerja di sektor swasta sudah cukup memadai mengingat kualitas sumber daya manusia yang terus mengalami peningkatan, namun setiap ada investor yang akan menanamkan modal di Bali perlu diingatkan kembali agar terus mengutamakan tenaga kerja lokal,&#8221; katanya pada pembukaan Kondotel Jineng Tamansari di Kuta, Kabupaten Badung, Jumat.</p>
<p>Sebelum melakukan kerja sama dengan pihak swasta Sudikerta memberikan beberapa syarat yakni untuk melibatkan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah itu.</p>
<p>Ia juga meminta investor untuk menggunkan ornamen khas Bali dalam penyelesaian setiap bangunan atau perusahaan yang dibangun di Bali.</p>
<p>&#8220;Hal itu bukan berarti melarang menggunakan perancangan bangunan gaya modern, tetapi wajib memadukan ornamen dan arsitektur lokal untuk tetap menjaga kearifan lokal yang ada di Bali,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Wabud Sudikerta menambahkan, Bali harus terus berkembang namun tetap menjaga kultur adat dan budaya Bali agar tidak habis termakan zaman.</p>
<p>Pihaknya akan terus melakukan pemantauan di wilayahnya terkait penggunaan ornamen Bali di setiap bangunan, jika nantinya ditemukan adanya pengurangan penggunaan ornamen tersebut akan melakukan penindakan sesuai dengan Perda yang telah ditetap pemerintah daerah.</p>
<p>Sementara itu, Direktur Utama PT Wika Realty Budi Saddewa Sudiro yang merupakan salah satu investor di Kabupaten Badung mengatakan, untuk mengembangkan perusahaannya menejemen perusahaan akan tetap mengutamakan tenaga kerja lokal namun disesuaikan dengan kualitas dan kebutuhan tenaga kerja di perusahaannya.</p>
<p>&#8220;Kami tetap sejalan dengan pemerintah untuk menggunakan tenaga kerja lokal, namun disesuaikan dengan kualitas SDM dan kebutuhan perusahaan,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut dia, kualitas tenaga kerja di Bali sudah baik, namun tetap perlu ditingkatkan untuk bisa mengembangkan perusahaan secara maksimal.</p>
<p>Terkait dengan penggunaan ornamen Bali di perusahaa, pihaknya sudah mengadopsi banyak ornamen dan model bangunan Bali kuno karena banyak mengandung makna yang baik sesuai dengan harapan pengembangan perusahaannya. <strong>INT-MB</strong></p>
<hr />
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metrobali.com/2013/06/14/sudikerta-minta-investor-utamakan-tenaga-kerja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ABI Dorong Pemprov Bali Buat Peraturan Arak</title>
		<link>http://metrobali.com/2013/06/09/abi-dorong-pemprov-bali-buat-peraturan-arak/</link>
		<comments>http://metrobali.com/2013/06/09/abi-dorong-pemprov-bali-buat-peraturan-arak/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Jun 2013 11:38:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sutiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bali Region]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Top News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metrobali.com/?p=29811</guid>
		<description><![CDATA[Kuta (Metrobali.com)- Asosiasi Bartender Indonesia (ABI) mendorong Pemerintah Provinsi Bali untuk membuat peraturan khusus tentang peredaran minuman tradisional beralkohol khas Pulau Dewata, yakni arak. &#8220;Kami mendorong pemerintah untuk mengeluarkan peraturan khusus tentang peradaran arak itu karena khawatir atas tindakan para pecinta minuman tersebut yang mencampur dengan bahan lain tanpa standar yang jelas,&#8221; kata Ketua ABI [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong> Kuta (Metrobali.com)-</strong></p>
<p>Asosiasi Bartender Indonesia (ABI) mendorong Pemerintah Provinsi Bali untuk membuat peraturan khusus tentang peredaran minuman tradisional beralkohol khas Pulau Dewata, yakni arak.</p>
<p>&#8220;Kami mendorong pemerintah untuk mengeluarkan peraturan khusus tentang peradaran arak itu karena khawatir atas tindakan para pecinta minuman tersebut yang mencampur dengan bahan lain tanpa standar yang jelas,&#8221; kata Ketua ABI Provinsi Bali I Ketut Darmayasa, Minggu (8/6).</p>
<p>Menurut dia, regulasi itu akan mengatur mengenai penggunaan minuman tradisional arak tersebut yang bertujuan untuk lebih membuka peluang ekonomi bagi para perajinnya.</p>
<p>Peraturan tersebut akan menjadikan minuman arak dapat beredar secara legal dengan ketentuan kadar alkohol yang ditentukan.</p>
<p>&#8220;Jika peredaran arak dilegalkan maka pemantauan terhadap kualitas produk tersebut dapat dilaksanakan secara langsung terhadap perajinnya,&#8221; ucap dia menegaskan.</p>
<p>Menurut dia, berdasarkan pengamatannya selama ini hotel maupun bar yang ada di pusat pariwisata di Pulau Dewata masih jarang memperkenalkan minuman tersebut kepada pengunjung atau wisatawan.</p>
<p>Seharusnya, kata dia, para pengelola bar ataupun hotel bisa mengenalkan produk minuman beralkohol buatan daerah itu sehingga bisa bersaing dengan minuman keras produk impor.</p>
<p>&#8220;Sebaiknya siapkanlah &#8216;balinese experience&#8217; demi terciptanya semangat Pulau Dewata. Paling tidak tunjukkan kepedulian terhadap nasib para perajin minuman arak dengan memperkenalkan produk tersebut dengan baik kepada para wisatawan asing,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dia menjelaskan bahwa untuk menghindari dampak negatif setelah mengonsumsi minuman beralkohol itu perlu dilakukan suatu kegiatan peningkatan pemahaman, seperti hindari campuran minuman yang tidak sesuai standar.</p>
<p>&#8220;Semua alkohol mengandung etanol dan metanol, apabila dicampurkan dengan minuman serupa tentu berdampak fatal bagi kesehatan manusia,&#8221; kata dia menegaskan. <strong>INT-MB</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metrobali.com/2013/06/09/abi-dorong-pemprov-bali-buat-peraturan-arak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>56 Jurnalis Beradu Kebolehan Meracik Koktail</title>
		<link>http://metrobali.com/2013/06/07/56-jurnalis-beradu-kebolehan-mercaik-koktail/</link>
		<comments>http://metrobali.com/2013/06/07/56-jurnalis-beradu-kebolehan-mercaik-koktail/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Jun 2013 13:38:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sutiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bali Region]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Top News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metrobali.com/?p=29640</guid>
		<description><![CDATA[Kuta (Metrobali.com)- Sebanyak 56 jurnalis di Bali beradu kebolehan meracik koktail di Hotel Grand Istana Rama Hotel, Kuta, Jumat (7/6). Para jurnalis sangat antusias mengikutinya sehingga suasana keceriaan sangat tampak selama perlombaan, walaupun sebagian besar dari kuli tinta itu sangat awam dalam meracik sari buah dan alkohol menjadi minuman yang menyegarkan. General Manager Hotel Grand [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kuta (Metrobali.com)-</strong></p>
<p>Sebanyak 56 jurnalis di Bali beradu kebolehan meracik koktail di Hotel Grand Istana Rama Hotel, Kuta, Jumat (7/6).</p>
<p>Para jurnalis sangat antusias mengikutinya sehingga suasana keceriaan sangat tampak selama perlombaan, walaupun sebagian besar dari kuli tinta itu sangat awam dalam meracik sari buah dan alkohol menjadi minuman yang menyegarkan.</p>
<p>General Manager Hotel Grand Istana Rama Andi Ananto mengatakan, tujuan dari diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk lebih mengakrabkan kerja sama secara profesional dengan pihak media.</p>
<p>&#8220;Peran media sebagai kontrol sosial sangat membantu pelaku pariwisata termasuk kami di industri perhotelan sehingga sangat penting untuk selalu menjaga hubungan baik,&#8221; katanya.</p>
<p>Dia menilai peran media selalu mendorong dan membantu menyebarluaskan informasi perkembangan pariwisata di Pulau Dewata.</p>
<p>Kegiatan serupa akan dilaksanakan setiap tiga bulan sekali, namun bentuknya akan terus berubah-ubah.</p>
<p>Sementara itu Ngurah Udayana selaku dewan juri perlombaan itu, mengatakan, sebagian besar dari para peserta masih kebingungan dalam meracik minuman tersebut.</p>
<p>Hal itu dapat dilihat dari hasil minuman yang tidak terlalu baik dari penampilan. Demikian pula soal rasa. Sebagian ada yang sangat manis, asam, atau terasa sekali aroma alkoholnya.</p>
<p>&#8220;Banyak peserta yang belum bisa menyeimbangkan kadar minuman alkohol dengan bahan pelengkapnya sehingga ke depan harus diberikan lagi bimbingan yang lebih banyak dan lama,&#8221; ucap pria yang pernah menduduki peringkat keempat bartender dunia itu.<strong>INT-MB</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metrobali.com/2013/06/07/56-jurnalis-beradu-kebolehan-mercaik-koktail/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Panas &#8221;Matangkan&#8221; Persiapan Sail Komodo 2013</title>
		<link>http://metrobali.com/2013/06/06/panas-matangkan-persiapan-sail-komodo-2013/</link>
		<comments>http://metrobali.com/2013/06/06/panas-matangkan-persiapan-sail-komodo-2013/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Jun 2013 12:05:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sutiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bali Region]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Top News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metrobali.com/?p=29545</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta (Metrobali.com)- Kembali Panitia Nasional (Panas) melangsungkan rapat koordinasi (Rakor) persiapan Sail Komodo 2013 di Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Rakor ini dilaksanakan untuk mengetahui persiapan masing-masing Kementerian terkait, TNI, Pemerintah Daerah dan BUMN maupun BUMD dalam upaya mensukseskan penyelenggaraan Sail Komodo sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing. &#8220;Saya [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta (Metrobali.com)-</strong></p>
<p>Kembali Panitia Nasional (Panas) melangsungkan rapat koordinasi (Rakor) persiapan Sail Komodo 2013 di Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Rakor ini dilaksanakan untuk mengetahui persiapan masing-masing Kementerian terkait, TNI, Pemerintah Daerah dan BUMN maupun BUMD dalam upaya mensukseskan penyelenggaraan Sail Komodo sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing. &#8220;Saya ingin mendengar langsung laporan-laporan dari masing-masing bidang menyangkut pendanaan dan kegiatan yang sudah dikoordinasikan dalam upaya mendukung penyelenggaraan Sail Komodo,&#8221; demikian dikatakan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C Sutardjo selaku Ketua Panitia Pelaksana Tingkat Pusat Penyelenggaraan Sail Komodo 2013, Kamis (6/6).</p>
<p>Sharif menjelaskan, puncak acara Sail Komodo 2013 akan dilaksanakan tanggal 14 September 2013 di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT. Untuk menunjang seluruh kegiatan Sail Komodo 2013, semua kementerian/lembaga yang menjadi anggota panitia mengalokasikan anggaran sesuai dengan kegiatannya masing-masing. Di antaranya, Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Kemenko Kesra), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Badan Usaha Milik Negara, Kementerian Pertahanan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perumahan Rakyat, Kementerian Sosial dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Adapun beberapa sentra pembangunan yang telah disiapkan beberapa kementerian antara lain, Gerbang terpadu, MCK oleh Kemenpera, Bangsal Belaja (Kemensos) Pelatihan ekonomi kreatif (Kemenparekraf), Bedah kampung nelayan (Kemensos), Bedah rumah (Kemenpera), Pembangunan pelataran pantai dan panggung rakyat, perbaikan jalan oleh Kemen PU serta program Kesejahteraan Nelayan (PKN) oleh KKP. &#8220;Beberapa di antaranya akan dikunjungi dan diresmikan presiden,&#8221; tambahnya.<br class="mega-link orange" /> Menurut Sharif, Pemerintah Daerah berperan dalam memobilisasi semua sumber daya daerah, baik itu dari APBD maupun keterlibatan sektor swasta. Seperti halnya pada pelaksanaan Sail sebelumnya, kegiatan Sail Komodo 2013 ini tidak hanya sebatas pada acara event semata yang akan habis setelah kegiatan ini selesai. Lebih dari itu, Sail Komodo dapat menjadi stimulan bagi pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan daerahnya. Even internasional ini diharapkan dapat berjalan dengan baik, sehingga semua kementerian dan lembaga serta semua pihak yang terkait, terus melakukan koordinasi. &#8220;Nantinya, juga diperkenalkan Rumah Pintar yang dibangun di kampung Ujung, NTT. Rumah Pintar ini akan diresmikan Ibu Negara Ani Yudhoyono,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Seperti halnya pelaksanaan Sail sebelumnya, penyelenggaraan event internasional Sail Komodo 2013 ini juga dilakukan pemerintah dalam rangka pelaksanaan pembangunan serta kesejahteraan rakyat secara berkelanjutan. Kegiatan Sail juga menjadi model percepatan pembangunan daerah kepulauan dan daerah terpencil. Sail Komodo juga sangat efektif untuk mempromosikan wilayah NTT dan sekitarnya sebagai tujuan wisata nasional dan internasional. Apalagi Taman Nasional Komodo merupakan salah satu Situs Warisan Dunia, sehingga pemerintah sudah semestinya melestarikan, mengembangkan, serta mempromosikan Taman Nasional Komodo. &#8220;Kegiatan Sail Komodo 2013 merupakan salah satu upaya mempromosikan Taman Nasional Komodo sebagai kawasan konservasi perairan dalam rangka mengembangkan ekonomi kelautan. Untuk itu tema Sail Komodo 2013 kali ini adalah &#8220;Sail Komodo 2013: Jembatan Emas Menuju Nusa Tenggara Timur menjadi Destinasi Utama Pariwisata Dunia,&#8221; jelas Sharif.</p>
<p>Dijelaskan, Sail Komodo 2013 diselenggarakan pemerintah dengan beberapa tujuan strategis. Pertama, event ini sebagai model percepatan pembangunan daerah kepulauan dan daerah terpencil. Kedua, Sail Komodo dapat menggalang keterpaduan dan sinergi program lintas kementerian/lembaga baik di pusat maupundi daerah serta partisipasi swasta dalam pembangunan kesejahteraan rakyat secara berkelanjutan. Ketiga, event ini mampu menambah lokasi dan kegiatan sebagai tujuan wisata nasional dan internasional. Keempat, melalui event Sail ini dapat dijadikan media untuk mengukuhkan kembali kejayaan bangsa Indonesia sebagai bangsa bahari &#8220;Tujuan lainnya, event Sail Komodo dapat mengembangkan rute pelayaran kapal-kapal yacht ke perairan Indonesia yang menarik yachters dunia,&#8221; jelas Sharif.</p>
<p>Sharif menambahkan, ada beberapa kegiatan dalam pelaksanaan Sail Komodo 2013. Kegiatan utama Sail Komodo mencakup antara lain Upacara Bendera Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI Ke-68 di salah satu pulau terluar, Bhakti Sosial dan Pelayanan Kesehatan. Event ini juga diikuti beberapa kegiatan Bhakti Kesejahteraan Rakyat Nusantara, Badan Usaha Milik Negara Peduli Komodo, serta kegiatan Lintas Nusantara Remaja dan Pemuda Bahari/Kapal Pemuda Nusantara. Sail Komodo 2013 juga akan dimeriahkan Reli Kapal Layar atau Yacht Rally, Ekspedisi Kapal Riset Internasional dan Ekspedisi Ilmiah Pulau Terluar dan Festival Derawan 2013 serta Olahraga Bahari. &#8220;Selain itu juga diadakan Seminar Nasional dan Internasional mengenai potensi pariwisata, budaya dan alam serta seminar yang membahas mengenai wawasan kebangsaan dan Bela Negara serta pameran potensi derah,&#8221; paparnya. <strong>INT-MB</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metrobali.com/2013/06/06/panas-matangkan-persiapan-sail-komodo-2013/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kenaikan Harga BBM Tidak Pengaruhi Pariwisata</title>
		<link>http://metrobali.com/2013/06/04/kenaikan-harga-bbm-tidak-pengaruhi-pariwisata/</link>
		<comments>http://metrobali.com/2013/06/04/kenaikan-harga-bbm-tidak-pengaruhi-pariwisata/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Jun 2013 12:45:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sutiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bali Region]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Top News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metrobali.com/?p=29349</guid>
		<description><![CDATA[Denpasar (Metrobali.com)-  Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang rencananya akan diberlakukan pada pertengahan Juni 2013 diperkirakan tidak akan mempengaruhi kondisi pariwisata di tengah musim puncak liburan panjang. &#8220;BBM masih disubsidi pemerintah terutama untuk wisata, kemungkinan ada perubahan sewa bus dan penambahan tempat duduk, tetapi itu masih bisa ditolerir,&#8221; kata Ketua Gabungan Industri Pariwisata [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div class="portlet x9" id="support-details">
<div class="portlet-content"><strong>Denpasar (Metrobali.com)-</strong></div>
<div class="portlet-content"></div>
<div class="portlet-content"> Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang rencananya akan diberlakukan pada pertengahan Juni 2013 diperkirakan tidak akan mempengaruhi kondisi pariwisata di tengah musim puncak liburan panjang.</p>
<p>&#8220;BBM masih disubsidi pemerintah terutama untuk wisata, kemungkinan ada perubahan sewa bus dan penambahan tempat duduk, tetapi itu masih bisa ditolerir,&#8221; kata Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia Bali, Ida Bagus Ngurah Wijaya, di Denpasar, Selasa (4/6).</p>
<p>Musim puncak libur panjang tersebut karena ada liburan sekolah dan libur panjang di sejumlah negara yang biasanya berlangsung pada periode Juni-Agustus.</p>
<p>Menurut dia, meski kenaikan harga BBM kerap tidak pasti dan mendadak, namun pengusaha khususnya di bisnis pariwisata telah melakukan antisipasi termasuk adanya beberapa kenaikan tarif.</p>
<p>&#8220;Biasanya pengusaha sudah mengantisipasi apabila terjadi kenaikan misalnya kenaikan tarif listrik, air, dan terjadinya inflasi,&#8221; katanya.</p>
<p>Senada dengan Ngurah Wijaya, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Ida Bagus Kade Subikshu menyatakan bahwa bisnis yang berkaitan dengan wisata atau bisnis &#8220;leisure&#8221; diprediksi tidak akan terpengaruh dengan rencana kenaikan harga BBM bersubsidi tersebut.</p>
<p>&#8220;Pariwisata tidak mengenal krisis kecuali gangguan keamanan dan isu kesehatan. Orang merancang berwisata tahun depan mau kemana, mereka biasanya sudah merancang jauh-jauh hari dari sekarang. Jadi biasanya sudah ada perencanaan,&#8221; katanya.</p>
<p>Selain itu banyaknya promo yang ditawarkan oleh akomodasi pariwisata dan maskapai penerbangan juga membuat sebagian orang untuk melakukan perjalanan wisata meskipun ada kenaikan harga.</p>
<p>Dinas Pariwisata Provinsi Bali memperkirakan proyeksi kunjungan wisatawan nusantara ke Pulau Dewata pada tahun 2013 mencapai 6,28 juta. Sedangkan pada tahun 2012 mencapai 6.063.558 orang.</p>
<p>Sementara itu untuk kunjungan wisatawan mancanegara, pihaknya memproyeksikan selama tahun 2013 mencapai 3,18 juta orang atau meningkat dari capaian tahun 2012 yang mencapai 2.892.019 orang.</p>
<p>&#8220;Proyeksi tahun 2013 sebanyak 3,18 juta dari 9 juta proyeksi kunjungan wisatawan mancanegara secara nasional,&#8221; ucap Subikshu.<strong> INT-MB</strong></p>
<hr />
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metrobali.com/2013/06/04/kenaikan-harga-bbm-tidak-pengaruhi-pariwisata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pantai Pulau Merah, &#8221;Surga Baru&#8221; bagi Peselencar</title>
		<link>http://metrobali.com/2013/06/02/pantai-pulau-merah-surga-baru-bagi-peselencar/</link>
		<comments>http://metrobali.com/2013/06/02/pantai-pulau-merah-surga-baru-bagi-peselencar/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Jun 2013 12:55:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sutiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bali Region]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Politika]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Top News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metrobali.com/?p=29163</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Menakjubkan dan pemandangannya sangat indah.&#8221; Ucapan ini meluncur dari mulut Ketua Umum Asosiasi Selancar Indonesia Jero Made Supatra Karang saat pertama kali menginjakkan kaki di kawasan wisata Pantai Pulau Merah. Dengan ditemani anggota keluarganya, pria asal Bali ini berkunjung ke kawasan wisata yang terletak di Desa Sumber Agung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, untuk [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Menakjubkan dan pemandangannya sangat indah.&#8221; Ucapan ini meluncur dari mulut Ketua Umum Asosiasi Selancar Indonesia Jero Made Supatra Karang saat pertama kali menginjakkan kaki di kawasan wisata Pantai Pulau Merah.</p>
<p>Dengan ditemani anggota keluarganya, pria asal Bali ini berkunjung ke kawasan wisata yang terletak di Desa Sumber Agung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, untuk menyaksikan kompetisi internasional selancar yang berlangsung 24&#8211;26 Mei 2013.</p>
<p>&#8220;Saya sudah berkeliling ke banyak negara untuk menyaksikan perlombaan &#8216;surfing&#8217; (selancar), tetapi hanya sedikit pantai di negara-negara lain yang pemandangannya seperti di sini (Pulau Merah),&#8221; tambah Jero, akhir pekan lalu.</p>
<p>Bahkan, Jero berani menyejajarkan pemandangan Pantai Pulau Merah, Banyuwangi, dengan salah satu kawasan wisata pantai yang terdapat di negara Amerika Latin, Brazil, yang juga sangat terkenal dengan keindahan pantai-pantainya untuk penggila surfing.</p>
<p>Salah satu kelebihan dari Pantai Pulau Merah adalah terdapatnya gugusan pulau sehingga sejauh mata memandang tidak langsung disuguhi lautan lepas.</p>
<p>Saat musim kemarau tiba, pulau-pulau itu tampak memantulkan cahaya kemerahan ketika terkena sinar matahari, terutama pada sore menjelang matahari terbenam.</p>
<p>Untuk penggemar olahraga selancar, ombak di Pantai Pulau Merah yang masuk wilayah Pantai Selatan juga sangat menantang meskipun tidak setinggi ombak di Pantai Plengkung, yang lokasinya beberapa puluh kilometer dari Pulau Merah.</p>
<p>Pantai Plengkung atau wisatawan mancanegara mengenalnya dengan nama &#8220;G-Land&#8221;, sudah sangat lama dikenal peselancar profesional karena ombaknya yang bagus dan tinggi.</p>
<p>&#8220;Selain untuk surfing, kawasan wisata ini juga cocok untuk rekreasi keluarga. Kalau dikelola dengan baik dan promosi dilakukan secara terus-menerus, Pantai Pulau Merah bisa seperti Pantai Kuta di Bali,&#8221; ujar Jero Made Supatra.</p>
<p>Pantai Kuta, lanjut Jero, perlu waktu sekitar 10 tahun untuk menjadi kawasan wisata yang digemari wisatawan domestik maupun asing, ketika pertama kali dikembangkan pada tahun 1979. Dukungan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam pengembangan kawasan wisata.</p>
<p>Pantai Pulau Merah terletak sekitar 70 kilometer arah selatan dari pusat Kota Banyuwangi atau lebih kurang 1,5 jam perjalanan darat menggunakan mobil.</p>
<p>Sementara dari Bandara Blimbingsari, yang berada di Kecamatan Rogojampi, perjalanan darat menuju Pulau Merah bisa ditempuh dalam waktu kurang dari satu jam.</p>
<p>Beberapa bulan menjelang akhir 2012, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mulai melakukan penataan kawasan Pantai Pulau Merah untuk dijadikan destinasi baru.</p>
<p>Langkah awal dimulai dengan memperbaiki akses jalan menuju kawasan wisata yang masuk pengelolaan PT Perhutani tersebut. Puluhan miliar dana APBD digelontorkan untuk mengaspal jalan yang kondisinya kurang layak.</p>
<p>Perbaikan jalan menuju Pulau Merah juga satu paket dengan pengaspalan puluhan kilometer jalan ke arah kawasan wisata Kawah Gunung Ijen.</p>
<p>Proyek jalan itu merupakan bagian dari rencana Pemkab Banyuwangi untuk menyukseskan kegiatan lomba balap sepeda internasional &#8220;Tour de Ijen 2012&#8243;, yang finisnya berada di kawasan Pulau Merah dan Kawah Ijen.</p>
<p>&#8220;Kami ingin menggabungkan kegiatan olahraga dan wisata untuk mempromosikan objek wisata di Banyuwangi. Tahun lalu, kami fokus memperkenalkan Kawah Ijen, sekarang sasarannya beralih ke Pantai Pulau Merah,&#8221; kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.</p>
<p>Kawah Ijen yang menjadi favorit wisatawan asing asal Eropa, kini semakin ramai dikunjungi wisatawan domestik dari berbagai daerah, karena akses jalannya yang sudah bagus.</p>
<p>&#8220;Bahkan setiap akhir pekan kalau kondisi gunungnya sedang normal, kawasan Ijen selalu dipenuhi oleh ratusan wisatawan lokal dan asing,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Konsep &#8220;Sport-tourism&#8221; Menurut Anas, konsep &#8220;sport-tourism&#8217; relatif sangat efektif dalam memperkenalkan objek wisata, termasuk di Pantai Pulau Merah melalui penyelenggaraan &#8220;Banyuwangi Internasional Surfing Competition 2013&#8243;.</p>
<p>Kompetisi ini tidak hanya diikuti peselancar lokal dan nasional, tetapi juga peserta dari 18 negara, seperti Australia, Amerika Serikat, Selandia Baru, Singapura, Malaysia, Jerman, Italia, Swedia, Brazil, Portugal, Perancis, Austria, Belanda, dan Afrika Selatan.</p>
<p>Selain memperbaiki akses jalan, Pemkab Banyuwangi melalui kerja sama dengan Perhutani selaku pengelola kawasan Pulau Merah, juga membenahi fasilitas sekitar lokasi, seperti penataan kios suvenir dan pedagang, kebersihan pantai, hingga menyiapkan rumah-rumah penduduk setempat sebagai &#8220;home stay&#8221;.</p>
<p>&#8220;Tidak akan ada hotel, tetapi rumah-rumah penduduk yang disulap jadi penginapan. Kami menawarkan budaya dan keramah-tamahan penduduk, serta keaslian panorama alamnya,&#8221; ujar Bupati.</p>
<p>Ke depan, lanjut Anas, Pemkab Banyuwangi bekerja sama dengan pihak Perhutani akan terus membenahi kawasan wisata tersebut dan menambah beberapa fasilitas penunjangnya.</p>
<p>Dari ajang promosi wisata yang telah dilakukan selama dua tahun terakhir, termasuk kegiatan tahunan &#8220;Banyuwangi Ethno Carnival&#8221; (BEC), Anas berharap kunjungan wisatawan lokal dan asing ke Banyuwangi bisa meningkat hingga mencapai lebih dari 500.000 orang dalam setahun.</p>
<p>Peselancar asal Australia Dave Davidson mengatakan bahwa menginap di rumah penduduk dan menikmati makanan serta budaya lokal menjadi pengalaman tersendiri bagi dirinya dan peserta asing kompetisi di Pulau Merah.</p>
<p>&#8220;Mudah-mudahan kompetisi seperti ini bisa berlangsung setiap tahun. Pemandangannya bagus dan ombaknya juga cukup menantang,&#8221; kata Dave yang pernah mengikuti kompetisi selancar di beberapa negara.</p>
<p>Direktur Jenderal Pengembangan Destinasi Pariwisata Kementerian Pariwisata dan ekonomi Kreatif M. Farid memberikan apresiasi kepada Pemkab Banyuwangi atas pembukaan kawasan wisata baru tersebut.</p>
<p>Akan tetapi, Farid juga mengingatkan bahwa pengembangan destinasi wisata memerlukan sebuah perencanaan yang matang dan berkelanjutan sehingga sasaran akhir untuk mendatangkan wisatawan bisa dicapai.</p>
<p>&#8220;Memanfaatkan momentum boleh, tetapi rencana jangka panjangnya juga harus disiapkan. Pemprov Bali sudah melakukan itu pada tahun 1979 saat akan mengembangkan kawasan pariwisata dengan studi untuk membuat &#8216;masterplan&#8217;,&#8221; katanya.</p>
<p>Farid mengemukakan bahwa banyak daerah di Indonesia yang menyimpan potensi besar di sektor pariwisata, tetapi pemerintah daerahnya selalu kesulitan untuk melakukan pengembangan. Kendala klasiknya adalah soal pendanaan dan dukungan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Pemkab Banyuwangi perlu konsisten dalam pengembangan jangka panjang kawasan Pulau Merah sehingga jangan sampai setelah kejuaraan surfing berakhir, destinasinya juga ikut tenggelam,&#8221; katanya. <strong>INT-MB</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metrobali.com/2013/06/02/pantai-pulau-merah-surga-baru-bagi-peselencar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pastika Digaet Demokrat, Wakilnya dari Golkar</title>
		<link>http://metrobali.com/2013/01/08/pastika-digaet-demokrat-wakilnya-dari-golkar/</link>
		<comments>http://metrobali.com/2013/01/08/pastika-digaet-demokrat-wakilnya-dari-golkar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Jan 2013 13:32:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sutiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bali Region]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Hotel dan Hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Politika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metrobali.com/?p=19511</guid>
		<description><![CDATA[Denpasar (Metrobali.com)- Made Mangku Pastika memastikan diri kembali maju pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 15 Mei depan. Namun kali ini Pastika tak lagi menggunakan kendaraan PDIP seperti pada Pilgub 2008 yang mengantarkannya menjadi orang nomor satu di Pulau Dewata. Mantan Kapolda Bali itu telah menjatuhkan pilihan maju melalui Partai Demokrat yang berkoalisi dengan Partai Golkar. [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Denpasar (Metrobali.com)-</strong></p>
<p>Made Mangku Pastika memastikan diri kembali maju pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 15 Mei depan. Namun kali ini Pastika tak lagi menggunakan kendaraan PDIP seperti pada Pilgub 2008 yang mengantarkannya menjadi orang nomor satu di Pulau Dewata.</p>
<p>Mantan Kapolda Bali itu telah menjatuhkan pilihan maju melalui Partai Demokrat yang berkoalisi dengan Partai Golkar.</p>
<p>Dipilihnya Partai Demokrat, tekan Pastika, setelah PDIP memastikan tak lagi mengusungnya menjadi Gubernur Bali periode 2013-2018. &#8220;Yang jelas saya maju dari Partai Demokrat dan wakilnya dari Partai Golkar,&#8221; kata Pastika, Selasa (8/1/2013).</p>
<p>Soal wakilnya yang dari Golkar, Pastika menjelaskan jika hal itu merupakan kesepakatan partai koalisi. Jika ia maju dari Demokrat, maka wakilnya dari Golkar. Pun sebaliknya.</p>
<p>Pastika memastikan jika keputusan tersebut sudah dikoordinasikan dengan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat SBY dan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie. &#8220;Yang jelas saya maju dari Partai Demokrat dan wakilnya dari Golkar. Ini sudah ada kesepakatan dengan para petinggi partai,&#8221; tegas Pastika.</p>
<p>Menurut Pastika ada dua nama yang sudah mengerucut untuk mendampingi Pastika dari Golkar. Mereka yakni Bupati Karangasem I Wayan Geredeg dan Ketua DPD Golkar Bali yang juga Wakil Bupati Badung, I Ketut Sudikerta. &#8220;Terserah kepada Golkar siapa yang akan diberikan rekomendasi. Apakah I Ketut Sudikerta atau Wayan Geredeg. Semuanya kader terbaik Golkar,&#8221; selorohnya.</p>
<p>Dihubungi terpisah, Ketua DPD Demokrat Bali, Made Mudarta membenarkan hal tersebut. &#8220;Ya benar, Pak SBY merekomendasikan Pastika. &#8216;Wahyu&#8217; yang turun seperti itu. Sebagai Ketua DPD saya siap mendukung dan mengamankan keputusan partai,&#8221; tutur Mudarta. <strong>BOB-MB</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metrobali.com/2013/01/08/pastika-digaet-demokrat-wakilnya-dari-golkar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kedepankan Peran Serta Masyarakat Dalam Budaya Kreatif : Pemkot Kembali Gelar “Serangan Green Island Festival”</title>
		<link>http://metrobali.com/2012/10/02/kedepankan-peran-serta-masyarakat-dalam-budaya-kreatif-pemkot-kembali-gelar-serangan-green-island-festival/</link>
		<comments>http://metrobali.com/2012/10/02/kedepankan-peran-serta-masyarakat-dalam-budaya-kreatif-pemkot-kembali-gelar-serangan-green-island-festival/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Oct 2012 10:23:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sutiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bali Region]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Politika]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metrobali.com/?p=14442</guid>
		<description><![CDATA[Denpasar (Metrobali.com)- Pulau serangan yang berada di Kecamatan Denpasar Selatan memiliki pesona yang menarik untuk dikunjungi. Selain sebagai tempat religius yakni terkait dengan keberadaan beberapa Pura salahsatunya Pura Sakenan, juga sebagai tempat rekreasi keindahan pesona bawah lautnya. Untuk lebih memperkenalkan kembali terhadap pesona Pulau serangan Pemkot Denpasar melalui Badan Lingkungan Hidup yang bekerjasama dengan Masyarakat [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div><strong>Denpasar (Metrobali.com)-</strong><br />
Pulau serangan yang berada di Kecamatan Denpasar Selatan memiliki pesona yang menarik untuk dikunjungi. Selain sebagai tempat religius yakni terkait dengan keberadaan beberapa Pura salahsatunya Pura Sakenan, juga sebagai tempat rekreasi keindahan pesona bawah lautnya. Untuk lebih memperkenalkan kembali terhadap pesona Pulau serangan Pemkot Denpasar melalui Badan Lingkungan Hidup yang bekerjasama dengan Masyarakat pulau serangan kembali menggelar “Serangan Greend Island Festival” pada bulan Nopember mendatang. Demikian terungkap pada rapat persiapan festival serangan, yang dipimpin Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Denpasar A.A Bagus Sudharsana, Selasa (2/10) di ruang rapat kantor setempat.</p>
<p>&#8220;pelaksanaan Serangan Green Festival skrng tetap mengacu pada inverment, dengan melaksanakan muatan lokalnya lebih banyak. Jangan jadikan festival serangan seperti Festival lainnya. Apa yang menjadi kelebihan masyarakat di serangan, itu yang sangat spesifik dapat ditampilkan di Festival serangan,&#8221; ujar Bagus Sudharsana.</p>
<p>Festival  pulau serangan yang dimulai pada tahun 2009 lalu kini memasuki tahun ke empat yang mengangkat tema Pelestarian Potensi Sumber Daya alam dan Kearifan Lokal, dengan memgelar berbagai event, tidak saja melibatkan lokal genius masyarakat seperti tarian shanghyang sampat, juga melibatkan BUMN, LSM/Swasta yang telah membantu Pemkot Denpasar dalam pelestarian lingkungan.</p>
<p>Greend island menurut Bagus Sudharsana mencoba keinginan kita bersana sehingga diharapkan apa yang telah dilaksanakan dapat tercapai sesuai dengan apa yang kita harapkan. Lebih lanjut Bagus Sudharsana mengatakan kegiatan Serangan Festival akan dilaksanakan pada Jumat 23 sampai Minggu 25 Nopember mendatang, diawali dengan kegiatan penghijauan, dan aksi bersih-bersih kawasan pulau serangan. Disamping itu pada pembukaan nanti juga diadakan beberapa hiburan dan pencanangan sanitasi award dan event seminar terkait dengan lingkungan. Disamping melibatkan BUMN dan LSM kegiatan serangan festival juga melibatkan anak-anak sekolah pada greend Camp, pemutaran film dokumenter, dan Pos pelayanan terpadu seperti dinas perijinan, dan catatan sipil. Pada Minggu 25 Nopember juga dilaksnakan kegiatan fun bike yang mengambil start di Bajra sandhi renon menuju pantai melasti Pulau Serangan, lomba jukung, dan dayung kantih.</p>
<p>Lurah Serangan Made Poniman mengatakan kegiatan Serangan Festival yang dilaksanakan setiap tahun dapat menjadi Trend dimasyarakat dengan mengkemas beberapa kegiatan penghijauan, sehingga diharapkan tidak ada istilah &#8220;nak keto gen&#8221;. Disamping melaksnakan kegiatan penghijauan diharapkan juga dilaksanakan kegiatan pelepasan fauna, yang dapat menjadi daya tarik pelaku pariwisata untuk berkunjung ke pulau serangan.</p>
<p>Salah satu masyarakat Serangan Wayan Patut dalam kesempatan tersebut mengucapkan terimakasih kepada Pemkot Denpasar yang telah melaksanakan kegiatan serangan festival. Dimana kegiatan ini mampu memotivasi masyarakat, sehingga masyarakat mampu meningkatkan rasa memiliki, terutama memperhatikan masalah kebersihan lingkungan. &#8220;Hal ini mampu mengangkat citra pulau serangan kedepan yang  sangat kental dengan nuansa budaya,&#8221; ujar Patut. <strong>PUR-MB</strong></p>
</div>
<h3></h3>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metrobali.com/2012/10/02/kedepankan-peran-serta-masyarakat-dalam-budaya-kreatif-pemkot-kembali-gelar-serangan-green-island-festival/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
