<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>metrobali.com &#187; Perdata</title>
	<atom:link href="http://metrobali.com/category/metro-hukum/perdata/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://metrobali.com</link>
	<description>Berita Bali Online</description>
	<lastBuildDate>Tue, 21 May 2013 02:11:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>SBY Ketum Ibas Sekjen, Ini Kata Nurhayati Assegaf</title>
		<link>http://metrobali.com/2013/03/31/sby-ketum-ibas-sekjen-ini-kata-nurhayati-assegaf/</link>
		<comments>http://metrobali.com/2013/03/31/sby-ketum-ibas-sekjen-ini-kata-nurhayati-assegaf/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 31 Mar 2013 13:34:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sutiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bali Region]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Politika]]></category>
		<category><![CDATA[Perdata]]></category>
		<category><![CDATA[Top News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metrobali.com/?p=24253</guid>
		<description><![CDATA[Denpasar (Metrobali.com)- Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Partai Demokrat pada Kongres Luar Biasa (KLB) yang baru digelar di Bali. Sementara Edhie Baskoro Yudhoyono yang tak lain adalah anak SBY tetap menduduki posisi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat. Banyak pihak menilai Demokrat kini telah menjadi partai dinasti. Namun Ketua Fraksi Partai [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Denpasar (Metrobali.com)-</strong></p>
<p>Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Partai Demokrat pada Kongres Luar Biasa (KLB) yang baru digelar di Bali. Sementara Edhie Baskoro Yudhoyono yang tak lain adalah anak SBY tetap menduduki posisi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat. Banyak pihak menilai Demokrat kini telah menjadi partai dinasti. Namun Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Nurhayati Ali Assegaf memiliki jawaban tersendiri.</p>
<p>Nurhayati menampik jika keberadaan SBY dan anaknya yang biasa dipanggil Ibas adalah cermin politik dinasti. &#8220;Saya ingin memberi sebuah penekanan bahwa politik itu genetik, turun menurun,&#8221; kata Nurhayati, Minggu 31 Maret 2013. Ia menyontohkan Bung Karno. Anak dan cucu Presiden pertama Republik ini terjun ke dunia politik.</p>
<p>&#8220;Ibu Mega politisi, Guruh di DPR, cucu-cucunya juga, ada putra Pak Guntur dan Mbak Puan. Saya sendiri Bapak saya politisi. Dulu di PNI. Adik saya juga politisi. Lingkungan di mana kita dibesarkan itu mempengaruhi cara berpikir orang,&#8221; jelas Nurhayati.</p>
<p>Nurhayati juga menyontohkan mantan Presiden Amerika Serikat George Bush. &#8220;Anaknya George Walker Bush juga jadi Presiden. Jadi bukan dikatakan politik itu adalah dinasti, tidak. Tapi itu adalah fakta. Ya beginilah politik Sama seperti anak tentara, dididik jadi tentara,&#8221; imbuh dia.</p>
<p>&#8220;Masyarakat harus diberi pengertian dan demokrasi di Indonesia itu kan baru terbuka. Lembaga politik itu bukan lembaga profesional,&#8221; demikian Nurhayati. <strong>BOB-MB</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metrobali.com/2013/03/31/sby-ketum-ibas-sekjen-ini-kata-nurhayati-assegaf/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ombudsman Minta Pelantikan Direksi PDAM Badung Ditunda</title>
		<link>http://metrobali.com/2013/03/04/ombudsman-minta-pelantikan-direksi-pdam-badung-ditunda/</link>
		<comments>http://metrobali.com/2013/03/04/ombudsman-minta-pelantikan-direksi-pdam-badung-ditunda/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Mar 2013 10:46:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sutiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Badung]]></category>
		<category><![CDATA[Bali Region]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Politika]]></category>
		<category><![CDATA[Perdata]]></category>
		<category><![CDATA[Top News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metrobali.com/?p=22571</guid>
		<description><![CDATA[Denpasar (Metrobali.com)- Proses seleksi rekrutmen calon direksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mangutama Kabupaten Badung, Bali diadukan ke Ombudsman RI Perwakilan Bali di Denpasar. Hal ini terkait dengan adanya sejumlah nama yang lolos dalam seleksi  tersebut pernah tersangkut kasus temuan  oleh Badan Pemeriksa Keuangan RI. Nama-nama tersebut adalah Made Subargayasa yang saat itu menjabat [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Denpasar (Metrobali.com)-</strong><br />
Proses seleksi rekrutmen calon direksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mangutama Kabupaten Badung, Bali diadukan ke Ombudsman RI Perwakilan Bali di Denpasar. Hal ini terkait dengan adanya sejumlah nama yang lolos dalam seleksi  tersebut pernah tersangkut kasus temuan  oleh Badan Pemeriksa Keuangan RI.</p>
<p>Nama-nama tersebut adalah Made Subargayasa yang saat itu menjabat sebagai Plh. Direktur Bidang Umum dan Keuangan, dan IB Gede Wimbardi sebagai Kepala bagian Produksi di PDAM Tirta Mangupura Badung.</p>
<p>Asisten Ombudsman RI Perwakilan Bali, Ni Nyoman Sri Widhiyanti kepada wartawan  di Denpasar, Senin (4/3) mengaku masih akan mengkaji laporan dari seseorang yang identitasnya dirahasiakan itu. Namun berdasarkan berkas laporan yang disertai lampiran tentang temuan BPK RI itu, pihaknya mengimbau  kepada pihak-pihak berkompeten untuk menunda dulu pelantikan calon direksi terpilih sambil  menunggu semuanya menjajdi jelas. Sebab menurut informasi, agenda pelantikan direncanakan pada Rabu (6/3) lusa.</p>
<p>“Dari membaca sepintas laporan yang masuk, kami himbau agar pelantikan calon terpilih ditunda dulu sambil menunggu semuanya clear,” harap Sri Widhiyanti.  Bahkan bukan tidak mungkin pada hasil akhir setelah melakukan verifikasi dan klarifikasi, pihaknya bisa saja mengeluarkan rekomendasi kepada atasan terlapor/Tim Seleksi untuk mengulang seluruh proses seleksi tersebut.</p>
<p>Sebagai langkah awal yang akan dilakukan Ombudsman, kata Sri, adalah  melakukan verifikasi laporan yang masuk yang dilanjutkan klarifikasi ke panitia seleksi. Dalam berkas pengaduan itu dilampirkan tindak lanjut rekomendasi BPK RI tentang kelebihan pembayaran perjalanan dinas, pendidikan dan pelatihan, dan studi banding luar daerah sebesar Rp 183 juta lebih.</p>
<p>Atas rekomendasi dari BPK RI tersebut, akhirnya kelebihan biaya tersebut sudah dikembalikan termasuk oleh beberana nama yang lolos dalam seleksi calon direksi PDAM Tirta Mangupura tersebut.</p>
<p>Sri mengakui untuk melakukan verifikasi tersebut, pihaknya masih perlu SK (surat keputusan) tentang pembentukan Tim Seleksi guna mengetahui tugas pokok dan fungsi dari tim seleksi tersebut. SK inilah yang masih belum dilampirkan oleh pelapor, namun sudah disanggupi oleh pelapor.</p>
<p>Tim Seleksi yang terdiri dari berbagai unsur instansi ini diketuai oleh Gusti Ngurah Oka Darmawan dengan jumlah semuanya 11 orang. Tim ini mulai melakukan seleksi administrasi pada 23 Februari yang pada awalnya diikuti 15 peserta.</p>
<p>Selanjutnya dari 15 peserta yang dinyatakan lolos ke tahap berikutnya yakni uji kelayakan dan kepatutan yang dilakukan pada 24 dan 25 Februari adalah 11 orang, yang akhirnya meloloskan 3 calon direksi yakni Made Subargayasa, IB Gede Wimbardi (dari PDAM Tirta Mangupura) dan IB Wardana.</p>
<p>Sementara itu Ketua Tim Seleksi Oka Darmawan belum berhasil dikonfirmasi terkait laporan proses seleksi tersebut ke Ombudsman. <strong>SUR-MB</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metrobali.com/2013/03/04/ombudsman-minta-pelantikan-direksi-pdam-badung-ditunda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Arjaya Sayangkan Puspayoga Berebut Kursi DPR-RI</title>
		<link>http://metrobali.com/2013/02/20/arjaya-sayangkan-puspayoga-berebut-kursi-dpr-ri/</link>
		<comments>http://metrobali.com/2013/02/20/arjaya-sayangkan-puspayoga-berebut-kursi-dpr-ri/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Feb 2013 10:27:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sutiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bali Region]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Legislatif]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Politika]]></category>
		<category><![CDATA[Perda Kab Gianyar]]></category>
		<category><![CDATA[Perdata]]></category>
		<category><![CDATA[Top News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metrobali.com/?p=21740</guid>
		<description><![CDATA[Denpasar (Metrobali.com)- Kader militant PDi Perjuangan Bali I Made Arjaya mengingatkan elit PDI Perjuangan untuk tetap mengedepankan etika dan kepentingan rakyat terutama menjelang perhelatan Pilgub Bali 15 Mei mendatang. “Beri keyakinan pada rakyat dan konstituen bahwa PDI Perjuangan dan para kadernya memang benar-benar memikirkan kepentingan mereka dan bukannya sibuk saling berebut posisi demi kepentingan-kepentingan politis [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p id="yui_3_7_2_1_1361353818278_12929"><strong>Denpasar (Metrobali.com)-</strong></p>
<p>Kader militant PDi Perjuangan Bali I Made Arjaya mengingatkan elit PDI Perjuangan untuk tetap mengedepankan etika dan kepentingan rakyat terutama menjelang perhelatan Pilgub Bali 15 Mei mendatang.</p>
<p id="yui_3_7_2_1_1361353818278_12927">“Beri keyakinan pada rakyat dan konstituen bahwa PDI Perjuangan dan para kadernya memang benar-benar memikirkan kepentingan mereka dan bukannya sibuk saling berebut posisi demi kepentingan-kepentingan politis jangka pendek,” ujarnya Rabu sore.</p>
<p id="yui_3_7_2_1_1361353818278_12701">Arjaya menunjukkan munculnya nama AA Puspayoga dalam penjaringan bakal calon legislatif PDI Perjuangan untuk DPR RI sebagai sebuah contoh yang bisa menghilangkan keyakinan rakyat dan konstituen PDI Perjuangan.</p>
<p id="yui_3_7_2_1_1361353818278_12938">“Saya sayangkan bahwa nama Jung (Puspayoga,-red) bisa muncul dan kemungkinan besar akan didukung DPD PDI Perjuangan Bali. Ini kan bisa menimbulkan persepsi di kalangan konstituen PDI Perjuangan bahwa Jung, yang sudah menjadi calon resmi Gubernur dari PDI Perjuangan, ternyata masih ingin berebut kursi DPR RI dengan kader-kader PDI Perjuangan lainnya,”</p>
<p id="yui_3_7_2_1_1361353818278_12939">Persepsi lain yang mungkin timbul adalah bahwa Jung ingin main aman sehingga kalau seandainya kalah dalam Pilgub Bali masih akan tetap memiliki peluang  untuk meneruskan karir politiknya di DPR RI.</p>
<p id="yui_3_7_2_1_1361353818278_12940">“Hal-hal seperti ini kan bisa ditafsirkan oleh rakyat dan konstituen bahwa Jung-nya tidak percaya diri, tidak yakin akan mampu memenangkan Pilgub. Ini buruk buat semangat para kader kita di bawah,” tegas Ketua Komisi I DPRD Bali ini.</p>
<p id="yui_3_7_2_1_1361353818278_12941">Arjaya membantah kalau statemennya ini dipicu oleh kekecewaannya karena PDI Perjuangan Bali tidak akan lagi mencalonkan namanya sebagai calon legislatif untuk DPRD Bali. Nama Arjaya yang muncul dalam penjaringan dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten sebagai calon potensial untuk anggota DPRD Bali tiba-tiba saja lenyap dari daftar dan justru muncul sebagai calon untuk DPR RI.</p>
<p id="yui_3_7_2_1_1361353818278_12943">“Tidak sama sekali, saya ini kader yang selalu taat pada keputusan partai. Tanya saja sama para elit dan sesepuh PDI Perjuangan Bali apakah Arjaya pernah lempas, pernah tidak taat pada apa yang digariskan partai sebagai keputusan resmi?”</p>
<p id="yui_3_7_2_1_1361353818278_12945">Namun Arjaya mengingatkan bahwa dia akan melawan kalau ternyata penghapusan namanya itu merupakan hasil rekayasa segelintir oknum di kalangan elit PDI Perjuangan Bali.</p>
<p>“Kalau bukan keputusan resmi partai dan hanya akal-akalan segelintir orang, ya saya akan lawan, ibaratnya sampai mati pun akan saya lawan,” ujarnya sembari tertawa.</p>
<p id="yui_3_7_2_1_1361353818278_12967">
<p>Arjaya tidak membantah bahwa penghapusan namanya  terkait dengan kesan bahwa selama ini posisinya selalu membela Gubernur Bali Made Mangku Pastika.</p>
<p id="yui_3_7_2_1_1361353818278_12947">“Mereka itu tidak tahu bahwa yang saya bela itu bukan orangnya, bukan individunya, tetapi program-programnya. Program Bali Mandara itu program-nya PDI Perjuangan, saya ikut merancangnya dan jelas-jelas program-program itu sangat membantu rakyat, sangat sejajar dengan semangat ideologi PDI Perjuangan, tentu saja saya bela. Seharusnya semua kader PDI Perjuangan bisa melihat hal ini dan membela program ini,”</p>
<p id="yui_3_7_2_1_1361353818278_12949">Program seperti Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM), Bedah Rumah, Simantri dan Gerbang Sadu, menurut Arjaya adalah kebijakan yang bernafas Marhaen, yang pro wong cilik.</p>
<p id="yui_3_7_2_1_1361353818278_12951">“Selain itu memang ada segelintir elit PDI Perjuangan Bali yang tidak senang sama saya. Mungkin karena takut disaingi. Kalau jaman dulu kan raja pasti tidak mau disaingi, kalau ada tokoh yang muncul dan dianggap saingan pasti langsung dihabisi,”</p>
<p id="yui_3_7_2_1_1361353818278_12953">Intrik politik semacam ini, menurutnya, tidak akan menyurutkan kecintaannya kepada PDI Perjuangan. Arjaya mengungkapkan betapa seharian ini dia sibuk menerima telpon dari tokoh-tokoh PDI Perjuangan yang menyayangkan hilangnya nama Arjaya dari daftar calon.</p>
<p id="yui_3_7_2_1_1361353818278_12955">“Saya dan keluarga saya itu PDI Perjuangan tulen. Pada saat-saat seperti ini saya menjadi terkenang kepada almarhum ayah saya dan keteguhan hatinya untuk selalu membela PDI Perjuangan,”</p>
<p id="yui_3_7_2_1_1361353818278_12957">Ayah Arjaya, almarhum I Nyoman Lepug, adalah tokoh PDI Perjuangan dari Sanur yang kerap pasang badan ketika PDI Perjuangan menghadapi ancaman fisik di jaman Orde Baru.</p>
<p>“Saya ingat saat almarhum ayah dan saya berhadap-hadapan dengan massa bersenjata di Denpasar Selatan, atau saat bentrok besar di Jimbaran. Dalam periode yang paling berat bagi PDI Perjuangan, keluarga saya tetap setia pada partai ini dan saya tidak akan ngambul gara-gara masalah ini,”</p>
<p id="yui_3_7_2_1_1361353818278_12959">Hanya saja, Arjaya mengingatkan elit PDI Perjuangan Bali untuk selalu mengedepankan etika politik dan menghentikan upaya-upaya tidak etis yang selama ini telah menyebabkan hengkangnya sejumlah kader militant.</p>
<p id="yui_3_7_2_1_1361353818278_12961">“Harus diingat, bahwa intrik-intrik seperti ini dengan cepat dibaca oleh massa di bawah dan akan membuat mereka kecewa dan kehilangan rasa percaya pada elit-elitnya,”</p>
<p id="yui_3_7_2_1_1361353818278_12963">Sejumlah pendukung fanatik Arjaya sendiri sudah menyatakan niat mereka untuk mengibarkan bendera putih dalam Pilgub mendatang. <strong>RED-MB</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metrobali.com/2013/02/20/arjaya-sayangkan-puspayoga-berebut-kursi-dpr-ri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>62</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ratusan Bebek Itu Akhirnya Dimusnahkan</title>
		<link>http://metrobali.com/2012/10/23/ratusan-bebek-itu-akhirnya-dimusnahkan/</link>
		<comments>http://metrobali.com/2012/10/23/ratusan-bebek-itu-akhirnya-dimusnahkan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Oct 2012 09:20:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sutiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Metro Politika]]></category>
		<category><![CDATA[Perda Kab Gianyar]]></category>
		<category><![CDATA[Perdata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metrobali.com/?p=15744</guid>
		<description><![CDATA[Jembrana (Metrobali.com)- Kesempatan yang diberikan kepada Arianti  pemilik ratusan unggas yang diduga diselundupkan untuk mengurus dokument dalam  24 jam ternyata tidak bisa dilakukannya. Sehingga Selasa (23/10) akhirnya diputuskan untuk dimusnahkan oleh pihak Karantina Pertanian Terpadu (KPT) wilayah kerja (Wilker) Gilimanuk. Petugas yang mencoba memusnahkan ratusan bebek itu dengan racun Strichnine yang dilarutkan dalam air agar [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jembrana (Metrobali.com)-</strong><br />
Kesempatan yang diberikan kepada Arianti  pemilik ratusan unggas yang diduga diselundupkan untuk mengurus dokument dalam  24 jam ternyata tidak bisa dilakukannya. Sehingga Selasa (23/10) akhirnya diputuskan untuk dimusnahkan oleh pihak Karantina Pertanian Terpadu (KPT) wilayah kerja (Wilker) Gilimanuk.<br />
Petugas yang mencoba memusnahkan ratusan bebek itu dengan racun Strichnine yang dilarutkan dalam air agar bebek tersebut meminumnya ternyata tidak berhasil dan hanya beberapa bebek yang mati. Akhirnya ratusan bebek tersebut dimusnahkan dengan cara digorok dan langsung dimasukkan ke dalam  lubang yang sudah disiapkan dan langsung dibakar.</p>
<p>Penanggung Jawab KPT Wilker Gilimanuk Drh. Nyoman Budiarta mengatakan,  pemilik sudah diberikan kesempatan namun tidak bisa memenuhi dokumen. &#8221; Karena tidak bisa memenuhi dokumen, ratusan bebek itu harus kita musnahkan.”jelasnya.</p>
<p>Ratusan bebek itu dimusnahkan karena melanggar  pasal 6 huruf a dan c, pasal 9 ayat 1 UU nomor 16 tahun 1992 tentang Karantina serta Peraturan Gubernur nomor 44 tahun 2005 tentang larangan unggas masuk ke Bali, kecuali unggas yang sudah di potong.  “Kita lakukan ini untuk memberikan efek jera, apalagi dengan menggunakan modus baru penyelundupan saat turun dari kapal mencoba mengelabui petugas dengan  suara musik yang sangat keras, mungkin dimaksudkan agar suara bebek tidak terdengar, ”ujarnya.</p>
<p>Arianto yang juga turut memabantu memusnahkan ratusan bebek yang berkiasaran harga hingga RP.25 juta itu, hanya bisa meratapi nasib. “Kalau sudah disalahkan saya pasrahkan saja, dan saya juga tidak tahu kalau ada peraturan seperti itu,” keluhnya. <strong>DEW-MB</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metrobali.com/2012/10/23/ratusan-bebek-itu-akhirnya-dimusnahkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Spesialis Ngembat di Masjid Ditangkap Polisi</title>
		<link>http://metrobali.com/2012/08/10/spesialis-ngembat-di-masjid-ditangkap-polisi/</link>
		<comments>http://metrobali.com/2012/08/10/spesialis-ngembat-di-masjid-ditangkap-polisi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Aug 2012 10:06:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sutiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Eksekutif]]></category>
		<category><![CDATA[Perdata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metrobali.com/?p=11508</guid>
		<description><![CDATA[Klungkung (Metrobali.com)- Sehari jelang dilaksanakan Oprasi Ketupat Agung 2012 oleh Polres Klungkung, Kamis ( 9/8 ) specialis ngembat di Masjid ditangkap polisi. Modus operandi yang dipakai pelaku berpura &#8211; pura ikut solat, mencari sasaran saat umat melakukan persembahyangan. Pelaku yang kerap kali ngembat di masjid tersebut diketahui bernama Supriono (19). Pelaku yang tinggal di Jalan [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Klungkung (Metrobali.com)-</strong><br />
Sehari jelang dilaksanakan Oprasi Ketupat Agung 2012 oleh Polres Klungkung, Kamis ( 9/8 ) specialis ngembat di Masjid ditangkap polisi. Modus operandi yang dipakai pelaku berpura &#8211; pura ikut solat, mencari sasaran saat umat melakukan persembahyangan. Pelaku yang kerap kali ngembat di masjid tersebut diketahui bernama Supriono (19).</p>
<p>Pelaku yang tinggal di Jalan Soka tidak  bisa berbuat apa apa langsung dikelr kepolsek kota guna proses lebih lanjut. Sementara Jumat ( 10/8 ) sekira pukul 11.00 wita, Kanit Reskrim. IPTU Wiastu Andre atas seijin Kapolsek Kota Kompol I Ketut Suartha, SH.MH membenarkan penangkapan Supriono.</p>
<p>Dari hasil pengembangan Polisi, pelaku mengaku sudah tiga kali melakukan pencurian di TKP dan barang yang diambil tiga jenis HP serta uang sejumlah Rp 671 ribu. ‘’Sekarang pelaku dan barang bukti kita amankan untuk proses lebih lanjut, ujar Andre.</p>
<p>Sementara saat ditemui <em><strong>Metrobali</strong> </em>di polsek kota pelaku mengakui perbuatannya dan uang dari hasil mencuri habis dipakai pesta miras bersama teman dan beli pakaian, akunya. &#8220;Saya tinggal bersama Bu De, di kos, ditempat kos itu juga saya mencuri uang milik penghuni kos tapi uangnya tidak seberapa&#8221; ujar pelaku jujur.</p>
<p>Terpantau selain korban Asrol, juga ada korban yang datang untuk melapor kehilangan HP saat ditinggal sembahyang di TKP. Dia adalah H solehudin 53 alamat jln Merpati GG Kenanga 4 Denpasar. Korban kehilang HP merk Nokia X1 pada hari Rabu (8/8) sore sekira pukul 16.00 wita.</p>
<p>Mendapat laporan korban, Kanit Reskrim Wiastu Andre bersama anak buahnya langsung mengajak pelaku untuk menunjukan di mana dijual HP tersebut. Dan tidak menunggu lama  Polisi berhasil mendapatkan barang korban. Diketahui pelaku mengaku HP tersebut dijual RP 100 ribu, ujar Andre. <strong>SUS-MB</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metrobali.com/2012/08/10/spesialis-ngembat-di-masjid-ditangkap-polisi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nomenklatur SD di Pemkot Amburadul</title>
		<link>http://metrobali.com/2012/08/08/nomenklatur-sd-di-pemkot-amburadul/</link>
		<comments>http://metrobali.com/2012/08/08/nomenklatur-sd-di-pemkot-amburadul/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Aug 2012 11:28:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sutiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bali Region]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Eksekutif]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Politika]]></category>
		<category><![CDATA[Perdata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metrobali.com/?p=11362</guid>
		<description><![CDATA[Denpasar (Metrobali.com)- Di tengah sorotan publik terhadap kualitas guru, rupanya masalah klasik lainnya tentang nomenklatur pada jenjang pendidikan dasar (SD) di Kota Denpasar masih amburadul. Seperti kekacauan penomoran SD di Desa Pemogan. Terdapat SDN 1,3,6,11 dan 13 Pemogan, tapi justru SDN 2, 4, 5, 7, 8, 10 dan 12 Pemogan tidak ada. Begitu pula, dengan [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Denpasar (Metrobali.com)-</strong></p>
<p><strong></strong>Di tengah sorotan publik terhadap kualitas guru, rupanya masalah klasik lainnya tentang nomenklatur pada jenjang pendidikan dasar (SD) di Kota Denpasar masih amburadul. Seperti kekacauan penomoran SD di Desa Pemogan. Terdapat SDN 1,3,6,11 dan 13 Pemogan, tapi justru SDN 2, 4, 5, 7, 8, 10 dan 12 Pemogan tidak ada. Begitu pula, dengan SDN 27 Pemecutan, padahal lokasinya berada di wilayah Desa Tegal Harum.</p>
<p>Menyikapi hal itu, Ketua Komisi D DPRD Kota Denpasar, Wayan Sugiarta mendesak Disdikpora Kota Denpasar melakukan pendataan ulang terhadap proses penomoran SD negeri di Kota Denpasar.</p>
<p>Menurutnya, kekacauan momenklatur SD negeri itu sangat potensial memicu kebingungan di masyarakat. Selain itu, juga secara tidak langsung dapat merugikan sekolah bersangkutan. Pasalnya, jika gedung sekolah bersangkutan memerlukan renovasi dengan sumber dana dari APBD Bali harus sesuai dengan usulan desa setempat. “Makanya, Disdikpora Kota Denpasar harus bergerak cepat untuk mengatasi persoalan nomenklatur yang amburadul tersebut,” tegasnya.</p>
<p>Kepala Disdikpora Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya mengakui merespon positif usulan itu dan berjanji secepatnya berkoordinasi dengan instansi terkait di Pemkot Denpasar untuk kepentingan itu. ”Secara pribadi, saya sepakat agar nomenklatur SD negeri di Denpasar ditata ulang. Dan, tentunya dikaji sesuai peraturan yang ada,” katanya.</p>
<p>Diakuinya, kekacauan nomenklatur SD lantaran adanya sejumlah SD negeri yang di-<em>regrouping</em> dan sejumlah desa yang terkena kebijakan pemekaran wilayah. “Yang jelas, kekacauan nomenklatur sejumlah SD itu memang harus segera diluruskan,” tegasnya.<strong> IJA-MB<br />
</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metrobali.com/2012/08/08/nomenklatur-sd-di-pemkot-amburadul/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ONE Bali : Satu Bali Tanpa Terkecuali</title>
		<link>http://metrobali.com/2012/07/31/one-bali-satu-bali-tanpa-terkecuali/</link>
		<comments>http://metrobali.com/2012/07/31/one-bali-satu-bali-tanpa-terkecuali/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jul 2012 12:43:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sutiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bali Region]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Eksekutif]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Politika]]></category>
		<category><![CDATA[Perdata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metrobali.com/?p=10932</guid>
		<description><![CDATA[Denpasar (Metrobali.com)- Doa kepada Tuhan melalui apapun itu keyakinannya,sangat urgen untuk dilantunkan dalam waktunya masing -masing. Terlebih dalam kodisi dan situasi kehidupan dewasa ini yang sedemikian komplek dengan permasalahan yang ada. Nah, untuk itu, GBI Rock Lembah Pujian kembali akan menggelar acara yang kali ini dengan tajuk Bali Memuji dan Berdoa; One Bali. “ Bahwa [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Denpasar (Metrobali.com)-</strong></p>
<p>Doa kepada Tuhan melalui apapun itu keyakinannya,sangat urgen untuk dilantunkan dalam waktunya masing -masing. Terlebih dalam kodisi dan situasi kehidupan dewasa ini yang sedemikian komplek dengan permasalahan yang ada. Nah, untuk itu, GBI Rock Lembah Pujian kembali akan menggelar acara yang kali ini dengan tajuk <strong><em>Bali Memuji dan Berdoa; One Bali</em></strong>. “ Bahwa kita adalah satu, siapapun itu. Dan kegiatan ini kita lakukan dalam rentang dua tahun sekali, “ ujar Sinyo Hendra Dinata sebagai humas acara dengan didampingi oleh panitia inti seperti Pendeta Rudi, Joni, Frans, Hendro dan lainnya, Selasa (31/7).</p>
<p>Esensi dari acara ini adalah <strong><em>Satu Kasih, Satu Jiwa dan Satu Tujuan</em></strong>. Menariknya pula, akan diisi pula oleh suguhan seni budaya sebagai satu rangkaian dalam kegiatan itu. “ Bahwa sajian seni budaya dalam acara ini satu konteks dengan tujuan dari kegiatan yang kami beri nama Bali Memuji dan Berdoa melalui seni budaya. Pegelarannya akan digelar pada Selasa 7 Agustus 2012 mulai pukul 18.30 – selesai di Lembah Pujian, Jl. Antasura Denpasar,” tambahnya.</p>
<p>Maka selain lantunan doa dan pujian yang menjadi tema acara, bahwa seni hiburannya yang akan diisi dari paduan suara, tarian, drama musical serta gamelan Bali, yang melibatkan ratusan personal didalamnya. Kegiatan ini juga melibatkan sekitar 17 gereja di Denpasar dan Badung.</p>
<p>Dalam Rundown acara Bali Memuji dan Berdoa Melaui Seni dan Budaya pertama diisi oleh doa pembukaan, menyusul peniupan sangsakala, sambutan ketua panitia oleh Pdt, DR Sumbut Yermianto, disusul kemudian opening dengan tampilan tarian Tuhan penuh kemuliaan, presentasi penciptaan (pantomim), presentasi perusakan (drama dan tarian). Berikutnya,acara seremoni, antara lain pujian dan penyembahan, dan lainnya oleh para Pendeta. Disusul paduan suara (tim pesparawi), dan ditutup khotbah oleh pendeta DR. Ir Timotius Arifin Tedja Sukmana, serta diakhiri dengan semua peserta maju kedepan sambil bergandengan tangan, sebagai simbol One Bali.</p>
<p>Acara ini dilatarbelakangi suatu kerinduan untuk membuat sebuah pagelaran pujian dan doa yang disertai oleh pentas seni budaya. Bahwa seni budaya juga berasal dari Tuhan, maka bersama doa dan pujian akan dicoba untuk dimanifestasikan kepada para umat dan pengunjung lainnya. “ Kita terbuka untuk umum, karena symbol dan tujuan murni adalah One Bali, satu Bali tanpa terkecuali,” ujar panitia serempak. <strong>HP -MB </strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metrobali.com/2012/07/31/one-bali-satu-bali-tanpa-terkecuali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemkab Bangli Bakti Pangayar di Pura Mandara Giri Semeru</title>
		<link>http://metrobali.com/2012/07/09/pemkab-bangli-bakti-pangayar-di-pura-mandara-giri-semeru/</link>
		<comments>http://metrobali.com/2012/07/09/pemkab-bangli-bakti-pangayar-di-pura-mandara-giri-semeru/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Jul 2012 13:12:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sutiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bangli]]></category>
		<category><![CDATA[Eksekutif]]></category>
		<category><![CDATA[Perdata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metrobali.com/?p=9819</guid>
		<description><![CDATA[DALAM rangka karya Ngusaba pada purnama sasih ka tiga yang datang setahun sekali maka pada hari kamis (8/7) kemarin Pemkab Bangli melaksanakan bakti penganyar yang dipimpin oleh Bupati Bangli I Made Gianyar beserta Ibu dan jajarannya. Kabag Kesra I Wayan Rupa mengatakan kegiatan ini adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya sebagai wujud bakti kita [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div><strong>DALAM</strong> rangka karya Ngusaba pada purnama sasih ka tiga yang datang setahun sekali maka pada hari kamis (8/7) kemarin Pemkab Bangli melaksanakan bakti penganyar yang dipimpin oleh Bupati Bangli I Made Gianyar beserta Ibu dan jajarannya.</div>
<div>Kabag Kesra I Wayan Rupa mengatakan kegiatan ini adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya sebagai wujud bakti kita dan rasa syukur kepada Ida Sangyang widhi yang berstana di pura tersebut yang barang tentu tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memohon keselamatan agar pemerintah kabupaten Bangli pada khususnya dan umat manusia pada umumnya mendapatkan petunjuk dan  diberkahi baik dalam melaksanakan  tugas maupun dalam kehidupan bermasyarakat sehari hari.</div>
<div>Dijelaskan lebih lanjut rombongan kali ini berangkat dengan 4 bus yang terdiri dari pimpinan unit kerja dan beberapa staf perwakilan yang mana biayanya dibebankan pada APBD. Untuk kedepan mudah-mudahan kita bisa mengikutkan lebih banyak peserta kalau anggaranya mencukupi,&#8221; ungkapnya. HB-MB</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metrobali.com/2012/07/09/pemkab-bangli-bakti-pangayar-di-pura-mandara-giri-semeru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gubernur Gugat Bali Post Rp150,17 Miliar</title>
		<link>http://metrobali.com/2011/12/15/gubernur-gugat-bali-post-rp15017-miliar/</link>
		<comments>http://metrobali.com/2011/12/15/gubernur-gugat-bali-post-rp15017-miliar/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Dec 2011 11:37:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sutiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Badung]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Politika]]></category>
		<category><![CDATA[Perdata]]></category>
		<category><![CDATA[Pidana]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metrobali.com/?p=3329</guid>
		<description><![CDATA[Denpasar (Metrobali.com)- Gubernur Bali Made Mangku Pastika resmi menggugat Harian Bali Post dengan nilai ganti rugi Rp150,17 miliar dalam sidang perdana di Pengadilan Negeri Denpasar, Kamis. Dalam sidang gugatan perdata yang dipimpin Majelis Hakim Amzer Simanjuntak itu, dihadiri oleh kuasa hukum dari kedua belah pihak, yakni Nyoman Sudiantara sebagai kuasa hukum Bali Post dan Robert [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div>
<div>Denpasar (Metrobali.com)-</div>
<div>Gubernur Bali Made Mangku Pastika resmi menggugat Harian Bali Post dengan nilai ganti rugi Rp150,17 miliar dalam sidang perdana di Pengadilan Negeri Denpasar, Kamis.<br />
Dalam sidang gugatan perdata yang dipimpin Majelis Hakim Amzer Simanjuntak itu, dihadiri oleh kuasa hukum dari kedua belah pihak, yakni Nyoman Sudiantara sebagai kuasa hukum Bali Post dan Robert Khuana selaku kuasa hukum Gubernur Bali.<br />
Pastika menggugat harian tersebut dengan nilai ganti kerugian sebesar Rp 150,17 miliar akibat pemberitaan yang dinilai bohong. Pemberitaan yang digugat berjudul &#8220;Gubernur: Bubarkan Saja Desa Pakraman&#8221; yang dimuat harian itu edisi Senin (19/9).<br />
Pada sidang itu, pihak Bali Post maupun Pastika sepakat menjalani proses mediasi selama 40 hari. Disepakati pula, hakim mediasi yang ditunjuk adalah John Pieter Purba.<br />
Kuasa hukum Bali Post, Nyoman Sudiantara menyampaikan harapan supaya proses mediasi dapat menghasilkan keputusan yang adil dan sempurna. &#8220;Ini sebenarnya perkara kecil. Kami harapkan proses mediasi bisa menghasilkan &#8216;win-win solution&#8217;. Harapannya agar keputusan ini nanti menyenangkan semua pihak,&#8221; ujarnya.<br />
Sementara itu, Robert Khuana, kuasa hukum Gubernur Bali, mengatakan bahwa pintu perdamaian antara kedua belah pihak sangat terbuka. &#8220;Namun, perdamaian itu harus yang berkeadilan. Kalau itu memang tidak benar, katakan sejujurnya. Sampaikan permintaan maaf, biar publik tahu. Yang fair saja,&#8221; ucapnya.(ant)</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metrobali.com/2011/12/15/gubernur-gugat-bali-post-rp15017-miliar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kasus Vila: Penggugat Asal New Zealand Ajukan Bukti</title>
		<link>http://metrobali.com/2011/11/28/kasus-vila-penggugat-asal-new-zealand-ajukan-bukti/</link>
		<comments>http://metrobali.com/2011/11/28/kasus-vila-penggugat-asal-new-zealand-ajukan-bukti/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Nov 2011 11:47:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sutiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Politika]]></category>
		<category><![CDATA[Perdata]]></category>
		<category><![CDATA[Pidana]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metrobali.com/?p=3137</guid>
		<description><![CDATA[Denpasar (Metrobali.com): Sidang lanjutan gugatan salah satu pemilik villa C151 di Seminyak Kuta, John Mark Winders (John) beserta istrinya Julia Hudiastuti Winders (Julia) terhadap pengelola yakni  PT Maximus Bali  (MB) memasuki babak baru di Pengadilan Negeri Denpasar,  Senin (28/11). Dalam sidang  yang dipimpin Ketua majelis hakim, Istiningsih Rahayu, penggugat yang diwakili kuasa hukumnya, N. Christine [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Denpasar (Metrobali.com):</p>
<p>Sidang lanjutan gugatan salah satu pemilik villa C151 di Seminyak Kuta, John Mark Winders (John) beserta istrinya Julia Hudiastuti Winders (Julia) terhadap pengelola yakni  PT Maximus Bali  (MB)<br />
memasuki babak baru di Pengadilan Negeri Denpasar,  Senin (28/11).</p>
<p>Dalam sidang  yang dipimpin Ketua majelis hakim, Istiningsih Rahayu, penggugat yang diwakili kuasa hukumnya, N. Christine Purba, SH., mengajukan sejumlah alat bukti tertulis untuk menguatkan gugatan terhadap PT Maximus Bali yang diwakili kuasa hukumnya  I Made Budi Pernatha, SH., I Ketut Gede Suarnata, SH., dan I Ketut Suiga Arya Dauh, SH.</p>
<p>Di hadapan majelis hakim,  Christine Purba membeberkan sejumlah dokumen yang membuktikan PT Maximus Bali selaku pengelola C151 The Smart Villa Seminyak, Kuta, Badung gagal mengelola vila yang dibeli John Mark Winders.</p>
<p>Atas kegagaln yang dinilai sebagai kelalain dalam mengelola vila tersebut,  sejumlah  pemilik vila meminta diadakan audit ulang karena audit sebelumnya dinilai tidak memenuhi standar  oleh lembaga akuntan publik independen dan yang bertaraf internasional, mengingat  pemilik vila seluruhnya orang asing. Menurut Christine, awalnya PT Maximus Bali tidak mau audit ulang, namun akhirnya mau  karena desakan penggugat  termasuk pemilik vila lainnya.</p>
<p>&#8220;Sejumlah alat bukti berupa email dan perjanjian sewa vila temasuk pembagian keuntungan yang dibagi merata semua vila akan memberi kesaksian PT Maximus Bali telah lalai mengelola vila,&#8221; ungkap Christine, usai persidangan.</p>
<p>Bukti lain yang dibeberkan adalah berupa perjanjian pemilik vila lain yang ternyata ada yang mendapat pendapatan tetap yang tidak diketahui pemilik vila lainnya. &#8220;Ini membuktikan bahwa PT Maximus Bali yang berwenang mengelola vila tidak professional,&#8221; tegas Christine.</p>
<p>Pengelola juga tidak mengurus manajemen vila seperti dalam  perjanjian dengan pemilik vila yang tidak sama, dan bahkan ada pemilik vila yang tidak diwajibkan membayar biaya pengelolaan, perawatan, dan pemasaran vila juga diajukan sebagai bukti tertulis.</p>
<p>&#8220;Untuk memperkuat pengajuan alat bukti di persidangan, pihak penggugat masih akan mengajukan bukti tertulis ke persidangan Senin (5/12) mendatang. Selain itu masih ada dua bukti lain yang harus diterjemahkan terutama email dari PT MB untuk membayar tunggakan pajak. Padahal seharusnya seluruh pembayaran pajak menjadi kewajiban manajemen MB sesuai dengan perjanjian sebelumnya.</p>
<p><strong>Ancam Kepemilikan</strong><br />
Terhadap alat bukti gugatan tersebut, kuasan hukum tergugat, Budi Pernatha mengingatkan kuasa hukum penggugat, khususnya para pemilik vila akan akibat gugatan ini yang bisa membatalkan perjanjian kepemilikan vila.  &#8220;Akibat batalnya perjanjian yang dipermasalahkan oleh penggugat<br />
kepemilikan vila bisa kembali menjadi PT Maximus Bali,&#8221; lonatar Budi Pernatha.</p>
<p>Menurut Budi, hal ini berdasarkan PP No.41 Tahun 1996 tentang Pemilikan Rumah Tempat Tinggal Hunian oleh Orang Asing yang berkedudukan di Indonesia, karena perjanjian kepemilikan vila tidak melalui PPAT, namun hanya lewat Perjanjian 3M (marketing, management, mantenance) yang dibuat<br />
para pemilik vila dengan PT Maximus Bali. &#8220;Dengan batalnya perjanjian ini akan malah merugikan para pemilik vila secara keluruhan,&#8221; tandas Pernatha. (rus)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metrobali.com/2011/11/28/kasus-vila-penggugat-asal-new-zealand-ajukan-bukti/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
