<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>metrobali.com &#187; Retail</title>
	<atom:link href="http://metrobali.com/category/metro-bisnis/retail/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://metrobali.com</link>
	<description>Berita Bali Online</description>
	<lastBuildDate>Sun, 19 May 2013 14:06:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>Tekstil Penyumbang Devisa Tertinggi Di Bali</title>
		<link>http://metrobali.com/2011/07/28/tekstil-penyumbang-devisa-tertinggi-di-bali/</link>
		<comments>http://metrobali.com/2011/07/28/tekstil-penyumbang-devisa-tertinggi-di-bali/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Jul 2011 06:09:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sutiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Retail]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metrobali.com/?p=375</guid>
		<description><![CDATA[Denpasar (Metro Bali) - Tekstil dan produk tekstil (TPT) merupakan penyumbang devisa tertinggi yakni 59,8 juta dolar AS atau 27,8 persen dari total ekspor nonmigas Bali mencapai 214,5 juta dolar selama Januari-Mei 2011.Disusul perdagangan tuna segar maupun yang dibekukan bernilai 34 juta dolar atau 16,8 persen dari seluruh perolehan devisa dalam periode yang sama, kata [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div>
<div><strong>Denpasar (Metro Bali) -</strong></div>
<div>Tekstil dan produk tekstil (TPT) merupakan penyumbang devisa tertinggi yakni 59,8 juta dolar AS atau 27,8 persen dari total ekspor nonmigas Bali mencapai 214,5 juta dolar selama Januari-Mei 2011.Disusul perdagangan tuna segar maupun yang dibekukan bernilai 34 juta dolar atau 16,8 persen dari seluruh perolehan devisa dalam periode yang sama, kata Kepala Seksi Ekspor Disperindag Bali, Putu Bagiada SE di Denpasar, Kamis.Aneka kerajinan berbahan baku kayu hasil karya seniman Bali mampu meraup devisa terbesar ketiga yakni 24 juta dolar dalam lima bulan I-2011 atau sekitar 11 persen dari total nilai ekspor.</p>
<p>Bagiada menambahkan, ketiga komoditas itu memang terus melaju pengirimannya ke pasaran ekspor, hal itu bisa disaksikan dari permintaan atas surat asal barang yang ditandatangi setiap hari sebagai dokumen ekspor.</p>
<p>Vanili hasil perkebunan rakyat Bali tempo hari pernah mendominasi ekspor nonmigas Bali, bahkan sempat memperoleh devisa tertinggi, namun sejak tanaman perkebunan itu diserang hama busuk batang perdagangannya melorot drastis.</p>
<p>Petani vanili yang umumnya berada di Bali bagian barat, yakni Jembrana, Tabanan, Buleleng, Bali bagian utara dan Bangli sejak penyakit itu belum teratasi tuntas kurang berminat menanamnya kembali.</p>
<p>Apalagi harga hasil perkebunan itu di pasaran dunia melorot drastis, maka kegairahan pekebun semakin sirna, walau ada vanili yang diekspor tahun ini jumlahnya relatif sedikit hanya 31 ton bernilai 491 ribu dolar.</p>
<p>Ia mengatakan, pakaian buatan masyarakat Bali sempat redup dalam perdagangan ke luar negeri, karena khawatir adanya persaingan ketat dari produk yang sama dari China, Malaysia, India dan negara tetangga lainnya.</p>
<p>Pengusaha Bali yang kreatif dalam mengembangkan rancangan pakaian yang dipadukan dengan perkembangan pasar mancanegara, maka realisasi ekspornya bertambah terus baik dalam volume maupun perolehan devisanya.</p>
<p>Nilai ekspor pakaian Bali yang bernilai 59,8 juta dolar lima bulan I-2011 hasil pengapalan 24,8 juta pcs, naik 11,6 persen dari periode sama 2010 hanya 53 juta dolar atas penjualan 22,4 juta pcs.(*)</p>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metrobali.com/2011/07/28/tekstil-penyumbang-devisa-tertinggi-di-bali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Harga Bahan Pangan kembali Melonjak *Didominasi Beras dan Bawang Merah</title>
		<link>http://metrobali.com/2011/07/12/harga-bahan-pangan-kembali-melonjak-didominasi-beras-dan-bawang-merah/</link>
		<comments>http://metrobali.com/2011/07/12/harga-bahan-pangan-kembali-melonjak-didominasi-beras-dan-bawang-merah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Jul 2011 06:04:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Metro Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Retail]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metrobali.com/?p=224</guid>
		<description><![CDATA[Denpasar (Metrobali.com) – Belum memasuki rerahinan Kuningan dan bulan puasa, harga beberapa komoditi bahan pangan kembali merangkak naik. Utamanya pada komoditi beras, telur ayam dan bawang merah yang dirasa pergerakannya kian mahal. Kondisi ini berimbas pada lesunya daya beli masyarakat. Wendri, pengepul bahan pangan di Pasar Badung, Senin (11/7) kemarin mengatakan, harga bahan pangan masih fluktuatif ditawarkan di [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Denpasar (Metrobali.com) – </strong>Belum memasuki <em>rerahinan </em>Kuningan dan bulan puasa, harga beberapa komoditi bahan pangan kembali merangkak naik. Utamanya pada komoditi beras, telur ayam dan bawang merah yang dirasa pergerakannya kian mahal. Kondisi ini berimbas pada lesunya daya beli masyarakat.</p>
<p>Wendri, pengepul bahan pangan di Pasar Badung, Senin (11/7) kemarin mengatakan, harga bahan pangan masih fluktuatif ditawarkan di pasaran. Terutama bahan sembako dan bumbu dapur masih terasa peningkatannya.</p>
<p>“Untuk bumbu dapur bisa dikatakan relatif aman, hanya bawang merah yang merangkak naik. Jika kondisi di luar Bali bergejolak bisa jadi bumbu dapur kembali merangkak naik,” katanya. Harga bawang merah saat ini dikisaran Rp 10.000-Rp 20.000 per kg tergantung kualitas dan jenis mulai Birma, Peking hingga lokal. Harga cabai besar normal dikisaran Rp 5.000 per kg, cabai kecil Rp 10.000 per kg, tomat Rp 5.000 per kg dan bawang putih Rp 12.000-Rp15.000 per kg.</p>
<p>Diakui, kondisi pasar relatif sepi saat ini, karena belum pulih transaksi pembelian masyarakat. Masyarakat lebih memikirkan anak masuk sekolah.</p>
<p>Hal serupa dikatakan Agung, dari distributor sembako lainnya. Harga beras dan gula pasir beberapa hari terakhir ada kenaikan, namun tergolong kecil. Permintaan masyarakat pun relatif wajar, tidak ada pembelian secara besar-besaran persiapan menjelang <em>rerahinan </em>Kuningan.</p>
<p>Harga beras dikisaran Rp 8.000 per kg dari biasanya Rp 7.000- Rp 7.500 per kg. Untuk gula pasir dikisaran Rp 11.000 per kg. ‘&#8217;Kenaikan masih dikisaran Rp 500-Rp 1.000 per kg tergantung jenis beras. Terutamanya beras super yang banyak didatangkan dari Jawa,” katanya.</p>
<p>Mahalnya harga beras, kata dia, telah terjadi di Jawa karena stok yang kurang. Kondisi ini membuat pasokan beras ke Bali ikut berkurang. Menghadapi bulan puasa mendatang, ada kemungkinan faktor psikologis akan banyak mempengaruhi harga beras.</p>
<p>Sementara itu, Made Astara, penjual telur ayam lainnya mengatakan, harga telur ayam beberapa hari terakhir relatif naik. Dari awalnya berkisar Rp 900 per butir kini bisa menjadi Rp 1.100-Rp 1.200 per butir tergantung ukuran. Mahalnya harga telur seiring mahalnya harga.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metrobali.com/2011/07/12/harga-bahan-pangan-kembali-melonjak-didominasi-beras-dan-bawang-merah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Harga Daging Ayam Naik 20 Persen</title>
		<link>http://metrobali.com/2011/07/12/harga-daging-ayam-naik-20-persen/</link>
		<comments>http://metrobali.com/2011/07/12/harga-daging-ayam-naik-20-persen/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Jul 2011 06:00:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Metro Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Retail]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metrobali.com/?p=221</guid>
		<description><![CDATA[Denpasar (Metrobali.com) – Beberapa pedagang daging ayam di Pasar Badung mengakui, saat ini harga daging ayam naik hingga 20 persen. Menurut Sumiati, salah satu pedagang daging ayam di pasar Badung, Senin (11/7) kemarin, harga daging ayam dalam kurun 10 hari belakangan ini terjadi kenaikan. Saat ini harga daging ayam boiler dikisaran Rp 24.000-Rp 25.000 per kg, [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Denpasar (Metrobali.com) – </strong>Beberapa pedagang daging ayam di Pasar Badung mengakui, saat ini harga daging ayam naik hingga 20 persen.</p>
<p>Menurut Sumiati, salah satu pedagang daging ayam di pasar Badung, Senin (11/7) kemarin, harga daging ayam dalam kurun 10 hari belakangan ini terjadi kenaikan. Saat ini harga daging ayam boiler dikisaran Rp 24.000-Rp 25.000 per kg, naik dari sebelumnya Rp 20.000- Rp 22.000 per kg sedangkan harga daging ayam kampung masih tetap stabil dikisaran Rp 35.000-Rp 36.000 per kg.</p>
<p>Dikatakan, naiknya harga daging ayam membuat permintaan konsumen saat ini sepi. Permintaan broiler jika sebelumnya bisa mencapai 35 kg per hari, saat ini hanya 10 kg saja per hari, begitu pula dengan permintaan daging ayam kampung yang hanya dua ekor saja per hari.</p>
<p>Hal senada juga diakui Martini, penjual daging ayam potong lainnya. Kata dia, permintaan ayam potong broiler ditempatnya saat ini hanya 10 kg saja per hari, sedangkan sebelumnya bisa mencapai 20 kg per hari. Kenaikan harga daging ayam potong juga lebih jauh, diakuinya, terjadi saat ini rata-rata Rp 24.000-Rp 25.000 per kg. Kenaikan harga tersebut, menurutnya, lebih dikarenakan hari raya serta pasokan yang saat ini terjadi penurunan dari peternak.</p>
<p>Penjual ayam hidup di Pasar Badung, Suarni, mengungkapkan, permintaan ayam hidup saat ini sepi, diperkirakan dua atau tiga hari akan ramai. Selama hari Raya Galungan lalu, bisa menjual 50 ekor ayam hidup untuk potong maupun upacara, sedangkan untuk saat ini permintaan hanya 20-25 ekor per hari. Dikatakan, harga ayam hidup saat ini dikisaran Rp 75.000 untuk ayam jago, Rp 50.000 untuk ayam babon, ayam tanggung Rp 35.000, sedangkan ayam kecil rata-rata Rp25.000.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metrobali.com/2011/07/12/harga-daging-ayam-naik-20-persen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tomat Rp 3000/kg</title>
		<link>http://metrobali.com/2011/07/10/tomat-rp-3000kg/</link>
		<comments>http://metrobali.com/2011/07/10/tomat-rp-3000kg/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Jul 2011 15:22:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Metro Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Retail]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metrobali.com/?p=71</guid>
		<description><![CDATA[Harga Tomat yang dipantau oleh metrobali.com di Pasar Kumbasari pada kisaran Rp 3000/kg di waktu malam senin 10/17/2011]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Harga Tomat yang dipantau oleh metrobali.com di Pasar Kumbasari pada kisaran Rp 3000/kg di waktu malam senin 10/17/2011</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metrobali.com/2011/07/10/tomat-rp-3000kg/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cabe Rawit Rp 18000/kg</title>
		<link>http://metrobali.com/2011/07/10/cabe-rawit-rp-18000kg/</link>
		<comments>http://metrobali.com/2011/07/10/cabe-rawit-rp-18000kg/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Jul 2011 15:11:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Metro Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Retail]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metrobali.com/?p=65</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Harga Cabe Rawit yang dipantau oleh metrobali.com di Pasar Kumbasari pada kisaran Rp 18000/kg di waktu malam senin 10/17/2011]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>Harga Cabe Rawit yang dipantau oleh metrobali.com di Pasar Kumbasari pada kisaran Rp 18000/kg di waktu malam senin 10/17/2011</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metrobali.com/2011/07/10/cabe-rawit-rp-18000kg/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
