BPBD Kota Denpasar Bentuk “Barisan Relawan Bencana”

Metro Bali
single-image

 

Respon  Cepat Dalam Mengatasi Bencana Kebakaran

Pelatihan BPBD (1)

Pendidikan dan Pelatihan Pencegahan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran dengan membentuk Barisan Relawan Bencana (Balana) yang diikuti 40 orang  perwakilan seluruh SKPD di Lingkungan Pemerintahan Kota Denpasar pada Kamis (21/4) di Hotel Oranjje Denpasar/MB

Denpasar (Metrobali.com)-

Dalam upaya penanganan ,penanggulangan serta memberi pelayanan yang cepat mengatasi  bencana menuju Kota Denpasar yang aman, nyaman, dan sehat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar melaksanakan Pendidikan dan Pelatihan Pencegahan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran dengan membentuk Barisan Relawan Bencana (Balana) yang diikuti 40 orang  perwakilan seluruh SKPD di Lingkungan Pemerintahan Kota Denpasar pada Kamis (21/4) di Hotel Oranjje Denpasar. Acara yang dibuka langsung Kepala Pelaksana Badan Penangulangan Bencana Daerah Kota Denpasar dr. I Made Sudhana Satrigraha.

Kepala Pelaksana Badan Penangulangan Bencana Daerah Kota Denpasar dr. I Made Sudhana Satrigraha yang ditemui di sela-sela acara mengatakan, Pendidikan dan Pelatihan pencegahan dan pengendalian bahaya kebakaran yang diikuti 40 orang dari masing-masing perwakilan seluruh SKPD di Lingkungan Kota Denpasar yang bertujuan untuk mempercepat dalam pencegahan serta penanggulangan dalam bahaya kebakaran dan memberi pertolongan pertama kepada orang yang sedang membutuhkan pertolongan. Dalam mengatasi bencana seperti kebakaran ataupun bencana lainnya dari pihak Balana bisa langsung berkoordinasi dengan perangkat BPBD Kota Denpasar dengan menelpon ke 223333.

“ Tujuan pelaksanaan kegiatan ini merupakan meningkatkan kapasitas dari setiap Aparatur Sipil Negara (ASN)  yang ada di Kota Denpasar, dalam konteks ini merupakan capasity building serta pemahaman dari setiap pegawai di seluruh SKPD yang ada di Lingkungan Pemerintah Kota Denpasar akan lebih meningkat”, ujarnya.

Lebih lanjut dr. Made Sudhana mengatakan selain BPBD yang merupakan instansi dalam penanggulangan bencana juga dibutuhkan sinergitas dari pegawai di masing-masing SKPD di Lingkungan Kota Denpasar  dalam mempercepat penjegahan dan penanggulangan serta melatih dalam situasi normal agar kapasitasnya meningkat. “Ketika ada bencana kita bisa menggerakan orang –orang yang sudah terlatih , serta sinergitas antara Pemerintah, Swasta, serta Lembaga Masyarakat bisa saling bahu membahu dalam mengatasi bencana yang tidak bisa diprediksi” tegasnya.

Sedangkan Ketua Panitia Pendidikan dan Pelatihan Pencegahan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran I Made Poniman mengatakan, BPBD Kota Denpasar tidak bosan-bosan dalam meningkatkan kapasitas relawan penanggulangan bencana, yang ini dicerminkan dengan di ruang kelas dilaksanakan pelatihan  seperti teknik penanganan, pengurangan bencana, mengetahui potensi bencana, simulasi bencana, life saving tentang kesehatan bagaimana menolong korban sebelum petugas sampai di lokasi memberi pertolongan pertama (P3K) dan kemudian setiap tahun di dalam rangka menyongsong Ulang Tahun Pemkot membuat lomba-lomba yang melibatkan semua elemen seperti Pemerintah, Swasta serta Masyarakat . “Harapan kami makin banyak SDM yang terlatih seperti ini otomatis penanggulangan bencana bisa dipercepat serta mudah dalam memberikan pertolongan pertama kepada masyarakat” katanya. EKA-MB

Bagikan :
Baca Juga :
Aceh Keluarkan Fatwa Haram PUBG, Ini Reaksi Tim eSports RRQ

Leave a Comment

Your email address will not be published.