Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Biaya Hidup Tinggi, Pentingnya Kewirausahaan Bagi Orang Tua Difabel

Metro Bali
single-image
Suasana Lokakarya ‘Membuat Siomay Untuk Orang Tua Difabel bersama BEDO dan Cutam Kuliner’ di Annika Linden Center, Denpasar, Sabtu (15/9/2019).
Tak dapat dipungkiri betapa beratnya beban ekonomi yang diemban oleh para orang tua yang dikarunia memiliki anak dengan kebutuhan khusus atau disabilitas seperti biaya hidup, dana pendidikan dan terapi kesehatan, biaya pendampingan dsb. Berangkat dari hal tersebut, Bali Export Development Organization (BEDO), Rumah Sanur Creative Hub, Yayasan Puspadi Bali dan Annika Linden Center mencoba untuk memberikan pelatihan kewirausahaan kepada orang tua difabel.
“Salah satu pelatihan yang diberikan adalah bagaimana membangkitkan ‘gairah dagang’ agar mereka mempunyai dana tambahan untuk menutupi kehidupan sehari-hari,” kata Irene dari BEDO saat Lokakarya ‘Membuat Siomay Untuk Orang Tua Difabel bersama BEDO dan Cutam Kuliner’ di Annika Linden Center, Denpasar, Sabtu (15/9/2019).
Menurutnya, pemberdayaan ekonomi melalui kegiatan wirausaha mutlak diperlukan untuk menopang biaya hidup tinggi para orang tua disabilitas, “Tinggal dicermati apa jenis usahanya serta bagaimana menjalankan promosi usahanya dengan benar,” tambah Irene.
“Rumah Sanur Creative Hub sangat mendukung acara ini, sebab diperlukan suatu bentuk¬† kepedulian kita semua terhadap kaum disabilitas,” kata Summa Juri dari Sanur Creative Hub.
Menurutnya, Inisiasi program yang menyentuh pemberdayaan ekonomi para orang tua disabilitas masih sangat jarang dilakukan, “Selama ini masyarakat dan LSM masih hanya terpaku dalam kepedulian terhadap penyandang difabilitasnya saja dan belum memikirkan cara bagaimana para orang tua disabilitas untuk menopang kehidupannya sehari-hari,” terang Summa.
Tak hanya itu, lanjutnya, Rumah Sanur Creative Hub bekerjasama dengan BEDO Bali, Cutam Kuliner dan Annika Linden Center juga didukung oleh Planet Wheeler dan Australia Volunteers International (AVI) melakukan kegiatan dari mulai Fotografi, Seni dan Kerajinan, Teknik Pemasaran secara online untuk usaha kecil dan menengah (UMKM) untuk peningkatan keahlian (skill) dan kesiapan kerja.  Hidayat
Bagikan :
Baca Juga :
RSD Mangusada Rayakan Hut ke-17 : Wabup Suiasa Ajak memberikan pelayanan sepenuh hati

Leave a Comment

Your email address will not be published.