Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Bhakti Penganyar di Pura Merajan Kanginan, Besakih

Metro Bali
single-image

KSTD dan Manca Agung Ngaturang Bhakti Penganyar, Senin 9 September 2019.

 

Karangasem (Metrobali.com)-

            Hyang Bharadah adalah seorang tokoh sejarah yang telah ikut berperan aktif dalam membangun peradaban di tanah Jawa ditandai dengan terbentuknya Kerajaan Daha, Kerajaan Jenggala dan Kerajaan Panjalu. Hyang Bharadah yang berasrama di suatu daerah pegunungan bernama Lemah Tulis adalah seorang pandita yang arif bijaksana dan dipercaya sebagai purohita kerajaan ketika bertahtanya raja Airlangga di Kerajaan Daha tahun 1019-1042.

            Bagi masyarakat Bali, figur Hyang Bharadah telah dikenal luas berdasarkan ungkapan naskah-naskah tradisonal yang diimplementasikan melalui karya seni rupa dan seni pertunjukan baik drama tari topeng, calonarang, dan sejenisnya. Berdasarkan keyakinan masyarakat Bali, bahwa tokoh Hyang Bharadah telah meninggalkan jejak sejarah yang monumental berupa tempat suci seperti Pura Merajan Kanginan di Pura Agung Besakih sebagai peringatan bahwa sang pandita sempat melakukan pemujaan di tempat suci terbesar di Bali tersebut menurut lontar Sulayang Ghni.

            Setiap Tumpek Krulut dilaksanakan piodalan di Pura Merajan Kanginan Besakih. Pada Tumpek Krulut, 7 September 2019 piodalan di Pura Merajan Kanginan Besakih di hadiri Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Arta Ardhana Sukawati, perwakilan Pemerintah Kabupaten Buleleng, pemedek lainnya dipuput oleh Ida Shri Bhagawan Putra Natha Nawa Wangsa Pemayun. Piodalan berlangsung selama 3 hari dan akan nyineb pada selasa 10 September 2019. Masing masing prati santana keturunan dari Hyang Bharadah mendapatkan kesempatan untuk nganyarin di Pura Merajan Kanginan Besakih.

            KSTD Provinsi Bali dan Manca Agung Trah Ida Dhalem Shri Aji Tegal Besung melaksanakan bhakti penganyar pada Senin 9 September 2019. Dipentaskan juga topeng yang di bawakan oleh team kesenian Manca Agung. Penganyar di hadiri oleh Pengageng Ageng Kertha Semaya Trah Dhalem Provinsi Bali Drs.Dewa Made Suamba Negara serta Pengageng Ageng Manca Agung Trah Ida Dhalem Shri Aji Tegal Besung Dr.Drs.I Dewa Nyoman Oka M.Pd. serta pasemetonan perwakilan kabupaten kota se Bali. Bhakti Penganyar di mulai pk.15.00 wita dan di Puput Ida Shri Bhagawan Putra Natha Nawa Wangsa Pemayun.

Baca Juga :
Sidang MK, MK Jamin Keamanan Saksi Pemohon

 

Sumber : Manca Agung

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.